Kisah Perjalanan Pendiri YCAB Veronica Colondam Journey to Impact.jpg

Berita Kawasan

Journey to Impact, Kisah Perjalanan Pendiri YCAB Veronica Colondam

Siapa yang tidak mengenal Veronica Colondam? Jika Anda belum tahu sosoknya, dia merupakan wanita cerdas pendiri dan juga CEO Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) yang sudah berdiri sejak tahun 1999 ketika usianya 26 tahun. Yayasan tersebut didirikannya atas hasil perjalanan spiritualnya dalam menemukan makna dalam hidupnya sebagaimana dilansir wawancara insprationalwomanseries.org (26/2/2019).

Selain mendirikan organisasi nirlaba berbasis di Indonesia untuk promosi program pengembangan pemuda melalui program pemberdayaan ekonomi dan pendidikan di YCAB Foundation, Veronica baru saja menghasilkan sebuah buku dari terbaru berjudul Journey to Impact yang juga dari hasil perjalanan spiritualnya hidupnya.

Peluncuran buku terbarunya berlangsung di The Residence on Five, Grand Hyatt, Jakarta (22/2/2019). Dalam buku terbarunya, Veronica mengisahkan perjalanan hidup, pengalaman spiritual, dan termasuk latar belakang pendirian YCAB.

[Baca Juga: Inspiratif! Melirik Perjalanan Bisnis Kopi Legendaris di Pasar Jatinegara]

"Ada beberapa chapter penting dalam hidup saya, yang ingin saya bagi," ujarnya di sela-sela peluncuran buku terbarunya seperti dilansir herworld.co.id (26/2/2019).

Bagi Veronica, buku sangat berpengaruh dan berharap dapat menginspirasi banyak orang melalui cerita dalam buku terbarunya

Buku Journey to Impact menceritakan rangkaian pengalaman spiritual diri Veronica yang ingin melakukan sesuatu yang lebih sehingga orang bisa mengingat dia selamanya dan berkat sang ibu juga mendorongnya memulai YCAB Foundation.

"Dari beberapa chapter, bagian pertama yang mengisahkan orangtua saya merupakan yang paling emosional, dan di samping itu, ada juga bagian di mana saya mengalami tidak enaknya merasakan putus sekolah sehingga berdampak pada diri saya di kemudian hari," ujarnya.

YCAB sudah berjalan 20 tahun dan terus berkembang menjadi program percontohan usaha sosial global di negara lain seperti Myanmar, Afghanistan, Pakistan, Uganda, Mongolia, Laos dan akan diperluas lebih banyak di kawasan Asia Tenggara.

Kolaborasi Karya

Pada malam peluncuran buku Journey to Impact, Veronica menggandeng sejumlah seniman tanah air dan donatur untuk menyumbangkan produk atau hasil karya mereka untuk dilelang pada para undangan yang hadir. Kolaborasi tersebut karena Veronica memercayai dan menyadari kolektif dan usaha bersama bisa menciptakan hasil dan manfaat yang jauh lebih besar.

Seniman dan donatur yang turut mendukung acara pelelangan karya mereka di antaranya desainer furniture Andi Lim dengan koleksinya 'Revoliving', Rinaldy A Yunardi yang membuat empat rak buku yang dirancang khusus dengan batu mulia, Sebastian Gunawan dengan lima clutch berhiaskan permata, serta Ducati yang melelang sepeda motorsport Scrambler Sixty2. 

Kolaborasi karya dalam peluncuran buku terbaru Veronica dikatakan Rinaldy A Yunardi sebagai bentuk apresiasi terhadap karya Veronica Colondam dan YCAB.

[Baca Juga: Komunitas Taufan, Penggerak Relawan untuk Anak Penderita Kanker]

"Rak buku yang saya buat merupakan bentuk dukungan saya terhadap YCAB dalam membantu anak-anak agar dapat bisa pergi ke sekolah. Mengapa rak buku? Karena seperti YCAB, rak buku merupakan penopang serta menandakan dukungan terhadap ilmu sehingga bisa berdiri dan terlihat," ujar Rinaldy. 

Sebastian Gunawa juga menyampaikan hal senada, dia menghadirkan lima clutch berhiaskan permata dalam beragam bentuk dan warna karena terinspirasi dari semangat YCAB yang dirintis Veronica. Dia juga berharap peluncuran buku Journey to Impact yang juga sekaligus malam penggalangan dana dari pelelangan karyanya mampu mengumpulkan uang untuk biaya pendidikan 1000 anak putus sekolah. 

Bagi Anda yang ingin tahu lebih bagaimana perjalanan hidup Veronica Colondam hingga YCAB dibentuk, Anda bisa dapatkan di toko buku Periplus dan Kinokuniya, serta amazon.com.   


Read More

Artikel Lainnya

Berupaya Dapatkan Pendanaan serta Coaching, 120 Tim Ikut Proses Hackaton IDPB MTPM

Bisnis

Berupaya Dapatkan Pendanaan serta Coaching, 120 Tim Ikut Proses Hackaton IDPB MTPM

05 December 2022, 16:14

Inisiatif East Ventures melalui IDPB MTPM saat ini telah mencapai tahap coaching serta hackaton dengan total ada 120 tim yang mengikutinya.

Tingkatkan Kepedulian Sungai di Jakarta, Festival Dayung Ciliwung 2022 Digelar.jpg

Berita Kawasan

Tingkatkan Kepedulian Sungai di Jakarta, Festival Dayung Ciliwung 2022 Digelar

05 December 2022, 14:15

Festival Dayung Ciliwung 2022 berhasil digelar pada akhir pekan kemarin yang disebut digelar untuk meningkatkan kepedulian publik Ibu Kota untuk menjaga lingkungan sungai.

Dorong Kualitas Industri Kopi, Jakart a Barista League 2022 Sukses Digelar.jpg

Berita Kawasan

Dorong Kualitas Industri Kopi, Jakarta Barista League 2022 Sukses Digelar

05 December 2022, 10:14

Pada akhir pekan kemarin, Pemprov DKI Jakarta sukses menggelar event Jakarta Barista League 2022 yang menjadi wadah kompetisi bagi para barista dari berbagai wilayah Tanah Air.

Setu Babakan Jadi Lokasi Temu Nasional Seni Budaya Muslimin Indonesia 2022.jpg

Berita Kawasan

Setu Babakan Jadi Lokasi Temu Nasional Seni Budaya Muslimin Indonesia 2022

02 December 2022, 18:12

Lesbumi-NU mulai hari ini hingga 3 Desember 2022 menjadikan Kampung Budaya Betawi Setu Babakan sebagai ‘rumah’ rakornas sekaligus Temu Nasional Ses Budaya Muslimin Indonesia 2022.


Comments


Please Login to leave a comment.