Kafe-dari-Singapura-Ini-Buka-Gerai-Baru-di-Jakbar.jpg

Bisnis

Kafe dari Singapura Ini Buka Gerai Baru di Jakbar

Berbicara mengenai kafe, Jakarta memiliki beragam jenis dengan konsep serta target pasar yang berbeda. Namun semua kafe ini memiliki satu pandangan yang sama yaitu generasi muda Ibu Kota menyukai rasa kopi yang berkualitas. Karena itulah brand kafe asal Singapura yaitu Joe & Dough pun memutuskan untuk membuka gerai keduanya. Kali ini lokasi yang mereka pilih adalah di Jakarta Barat (Jakbar), tepatnya berada di Puri Indah Mall.

Sekadar informasi, perjalanan Joe & Dough dimulai pada 2009 di Singapura oleh pasangan suami-istri Damien Koh dan Dawn Wee. Nama kafe ini berasal dari dua kata yaitu joe dan dough yang memang memiliki kaitan erat dengan apa yang mereka sajikan. Dalam bahasa Inggris di Amerika Serikat, joe sebenarnya berasal dari kata cup of joe yang merupakan istilah lain dalam penyebutan secangkir kopi. Sedangkan dough berarti adonan yang mengambarkan kue-kue yang ada di kafe ini.

Pemilik Joe & Dough Damien Koh dan Dawn Wee

“Kami telah melalui pertimbangan pasar di beberapa negara yang akhirnya membuat kami memutuskan untuk membuka gerai Jakarta, Indonesia. Pertimbangan pertama, karena jumlah generasi muda di Jakarta yang tinggi. Selain itu, orang-orang di sini mengerti kopi yang sophisticated dan menghargai kualitas. Karena itu kami percaya produk kami dapat diterima di sini,” jelas Damien Koh.

[Baca Juga: Langkah Mendekorasi Kafe dan Restoran Agar Menarik Pelanggan]

Ekpansi pertama brand kafe ini di Indonesia adalah di Plaza Indonesia. Kemudian setelah melihat terdapat potensi bisnis di area Jakarta Barat maka pasangan suami-istri itu pun memutuskan Puri Indah Mall sebagai lokasi yang tepat untuk menghadirkan gerai kafe kedua mereka di sana.

“Saya melihat Mall Puri Indah sebagai tempat berkumpul keluarga. Jadi orangtua bisa datang ke sini (Joe and Dough) dengan membawa anaknya untuk menikmati pastry dan kopi,” ucap Dawn Wee kepada awak media di pembukaan kafe Joe & Dough, Puri Indah Mall (14/12/2018).

Kafe asal Singapura Joe & Dough

Dawn Wee menuturkan, kopi yang dihadirkan di kafe Joe & Dough berasal dari biji kopi Arabica terbaik. Pemilihan biji kopi ini dipandang sebagai langkah mereka untuk mendorong kopi lokal berkualitas dapat dinikmati anak-anak muda. Selain itu karena Arabica juga memiliki rasa yang tidak terlalu pahit dengan sensasi asam yang tinggi, kopi ini dipandang tepat untuk disandingi dengan kue-kue pastry.

[Baca Juga: Bisnis Coworking Space Merambah Kawasan Puri Kembangan]

Secara resmi, gerai Joe & Dough di Puri Indah Mall baru dibuka untuk umum pada 18 Desember 2018 dengan harga secangkir kopi yang dimulai dari Rp30.000-an. Sedangkan untuk pastry serta kue-kuenya di mulai dari harga sekira Rp20.000-an. Selain selama periode 18-20 Desember 2018, ada promosi croissant gratis untuk 50 pembeli pertama.

Read More

Artikel Lainnya

The Changcuters Suguhkan Pengalaman Baru Menikmati Musik dalam Augmented-reality

Hobi dan Hiburan

The Changcuters Suguhkan Pengalaman Baru Menikmati Musik dalam Augmented-reality

20 September 2020, 16:00

Ada aplikasi baru menghadirkan musisi dan band langsung ke rumah Anda. The Changcuters jadi salah satu pelopor yang menggunakannya.

Tumpeng Mini, Alternatif Hidangan Perayaan yang Lebih Personal

Kuliner

Tumpeng Mini, Alternatif Hidangan Perayaan yang Lebih Personal

20 September 2020, 10:00

Tumpeng menjadi hidangan wajib dalam berbagai perayaan. Mulai dari ulang tahun hingga syukuran menyajikan tumpeng. Tumpeng mini ini menjadi jawaban sajian di tengah pandemi.

Targetkan Ibu Muda untuk Berkreasi di Dapur, Masako Gandeng Isyana Sarasvati .jpg

Bisnis

Targetkan Ibu Muda untuk Berkreasi di Dapur, Masako Gandeng Isyana Sarasvati

19 September 2020, 17:15

Brand bumbu penyedap Masako baru-baru ini mengumumkan Isyana Sarasvati sebagai brand ambassador mereka yang baru sejalan dengan target konsumen Masako saat ini.

Pemkot Semarang Terima Bantuan 10 Ton Beras dari Krematorium Kedungmundu

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Terima Bantuan 10 Ton Beras dari Krematorium Kedungmundu

19 September 2020, 16:00

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10 ton beras diserahkan Ketua Yayasan Aman Gautama kepada Pemerintah Kota Semarang.


Comments


Please Login to leave a comment.