Kafe Ubi 2.jpg

Kuliner

Kafe Ubi Mengejak Pelanggannya Mengilhami Berkebun

Kota Batu tak pernah habis menyajikan tempat relaksasi. Dari jalan-jalan kotanya yang dipenuhi interaksi pengunjung dan pendatang sampai alam terintegrasi yang memberi nuansa hangat. Seperti Kafe Ubi di antara perkebunan warga yang selalu berubah-ubah isinya. Bermula dari musim panas yang berisikan ubi jingga khas Kota Batu yang memenuhi perkebunan warga, di situ pulalah Kafe Ubi menamai dirinya. Namun, secara berkala, perkebunan warga di sekitar lokasi Kafe Ubi, kini berlanskap dinamis, musim menentukan tanaman yang dibudidayakan.

Pada musim kemarau seperti sekarang, buah-buahanlah yang bertumbuh di sekitar Kafe Ubi. Tak ayal apabila pelanggan yang berdatangan ke lokasi ini akan menemui jeruk dan apel sebagai tanaman perkebunan yang melingkungi Kafe Ubi. Dalam keadaan super dingin di Kota Batu seperti bulan Juni sampai Agustus, menu Nasi Jagung dan kopi susu hangat menjadi pilihan terbaik dengan pemandangan perkebunan di sekitarnya.

Sebagaimana namanya, ubi dan berbagai jenis makanan umbi-umbian menjadi camilan yang tidak boleh dilewatkan setiap kali nongkrong di Kafe Ubi. Ragam ubi di kafe ini dapat dipesan dalam kondisi direbus sebagaimana makanan tradisional nusantara. Kulit ubi yang melepuh membalut akar manis itu ada yang berwarna jingga, ungu, dan putih kecokelatan. Setiap warna ubi ini berasal dari tanaman perkebunan yang dibeli dari petani Bumiaji.

Kafe Ubi 1.jpg

Selain disajikan dengan direbus, ragam umbi-umbian seperti kentang, singkong, dan ketela pohon bisa pula dipesan dalam kondisi digoreng. Gorengan umbi-umbian di Kafe Ubi ini bisa dipilih yang berselimut tepung krispi atau gorengan original dengan bumbu rendaman air bawang, gula, dan garam yang menghasilkan rasa gurih. Sajian ini biasa dinikmati dengan secangkir kopi hitam dengan obrolan ngalor-ngidul di spot yang menghadap perkebunan di Kedai Ubi.

Berbagai makanan menggiurkan dan nuansa perkebunan di daerah agrowisata Bumiaji ini bisa dinikmati dengan harga mulai dari Rp5.000. Mengajak keluarga di akhir pekan atau ketika berlibur dan tidak ada wisata yang buka sebab pembatasan semasa pandemi menjadikan Kafe Ubi sebagai salah satu rekomendasi berwisata yang membahagiakan.

“Tidak berharap lebih ketika mau ke sini. Tapi sumpah, ternyata keren. Sederhana, tidak neko-neko.
Lokasi nyaris benar-benar di tengah alam dan persawahan, kebun jeruk, kebun apel dan kebun sayur. Meski begitu tidak terlalu jauh dari jalan raya. Hanya sekitar 500 meteran. Itupun akses ke lokasi sudah cukup enak. Jalan berpafing rapi dengan pemandangan keren di samping kiri dan kanan.Di dalam kafe tempatnya asik. Benar-benar dihimpit oleh kebun jeruk di kanan kirinya. Ditambah dengan aneka tanaman hias di dalam kafe. Penataan enak dilihat. Artistik dan rapi. Serba kayu dan bambu, dari tempat pengunjung hingga display dan booth kafe. Serba enak dipandang. Ada dua bagian untuk pengunjung. Meja kursi kayu biasa dan ada juga empat set gazebo lesehan. Semuanya nyaman,” terang Mehdi S. Nowo.


Read More

Kafe Ubi

Sebuah kafe untuk bersantai di tengah perkebunan dengan ubi sebagai menu orisinalnya.

None
None

Artikel Lainnya

Kolepa.jpg

Bisnis

Uniknya Kolepa, Merasakan Nuansa Coffe Shop Bersanding Mini Golf

05 August 2021, 22:31

Berbeda dengan coffe shop pada umumnya, Kolepa di Kota Tangerang Selatan tawarkan nuansa ngopi dan fasilitas mini-golf di sekelilingnya.

Menelusuri Rumah Pengabdi Setan di Bukit Pangalengan, Bikin Merinding!.jpg

Hobi dan Hiburan

Rumah Pengabdi Setan di Bukit Pangalengan Bikin Merinding!

05 August 2021, 22:02

Anda penikmat horor? Silakan datang ke Rumah Pengabdi Setan yang berada di Kawasan Perkebunan Teh Kertamanah Pangalengan, Kab. Bandung. Rasakan sensasinya!

Endik 1.jpg

Bisnis

Bengkel Endik, Tanpa Perlu Nama Mobil-Mobil Sudah Berdatangan

05 August 2021, 21:09

Tanpa perlu memasang papan nama, sebuah bangunan petak milik Mas Endik didatangi pengendara mobil untuk servis.

Kalijaga 2.jpg

Berita Kawasan

Musala Sunan Kalijaga Kota Batu, Bangunan Kecil Bersejarah

05 August 2021, 20:08

Memberikan nuansa bersejarah dalam sebuah musala kecil di pinggir jalan Giripurno, Musala Sunan Kalijaga bikin hati dipenuhi berkah.


Comments


Please Login to leave a comment.