KAI.jpg

Bisnis

KAI Perpanjang Masa Berlaku Surat Bebas COVID-19 Bagi Penumpang KA Jarak Jauh

KAI menyesuaikan syarat naik Kereta Api Jarak Jauh dengan terbitnya SE Gugus Tugas Covid-19 No 9 Tahun 2020 tentang kriteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi new normal atau kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman dari COVID-19.

Penumpang yang akan naik Kereta Api Jarak Jauh tetap diharuskan menunjukkan surat bebas COVID-19 yang masih berlaku pada saat boarding. Namun, sesuai SE No 9 Tahun 2020 tersebut, masa berlaku hasil PCR dan Rapid Test kini diperpanjang menjadi 14 hari.

“Dengan diperpanjangnya masa berlaku hasil tes tersebut, penumpang yang akan melakukan perjalanan pulang pergi dalam rentang waktu yang singkat tidak perlu melakukan tes ulang selama masih memiliki hasil tes COVID-19 yang masih berlaku,” ujar Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia Joni Martinus, dalam rilis yang diterima PingPoint.co.id (29/6/20).

[Baca Juga: Daop 2 Bandung Kembali Operasikan Kereta Api Jarak Jauh]

Selain itu, setiap individu yang melaksanakan perjalanan tetap wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan, serta mengunduh aplikasi Peduli Lindungi. Secara umum seluruh penumpang kereta api diharuskan dalam kondisi sehat, memiliki suhu tubuh maksimal 37,3 derajat Celsius, memakai pakaian lengan panjang atau jaket.

Khusus penumpang yang akan bepergian dari dan menuju Provinsi DKI Jakarta, diharuskan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta. “KAI berkomitmen untuk mematuhi seluruh protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah agar kereta api menjadi moda transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan seluruh penumpang sehat sampai tujuan,” tambah Joni.

[Baca Juga: Menelusuri Jejak Stasiun Kereta Api Pertama di Semarang]

Sejak dioperasikannya kembali KA Reguler di era new normal pada 12 Juni hingga 26 juni, KAI telah melayani 379.109 penumpang yang terdiri dari 47.924 penumpang KA Jarak Jauh dan 331.185 KA Lokal. Selain itu, terdapat 8.287 calon penumpang yang ditolak berangkat karena tidak melengkapi persyaratan.

Selain angkutan penumpang, KAI juga tetap berkomitmen melayani angkutan barang untuk masyarakat pada masa pandemi COVID-19 mulai dari angkutan bahan pangan, e-commerce, kendaraan bermotor roda dua, dan lainnya melalui layanan Rail Express.

Read More

Artikel Lainnya

Toko Roti Masion Weiner Sudah 83 Tahun di Kwitang, Jakarta Pusat

Kuliner

Toko Roti Masion Weiner Sudah 83 Tahun di Kwitang, Jakarta Pusat

03 July 2020, 18:00

Pertama didirikan tahun 1936, toko kue dan roti Maison Weiner masih terus menjual roti dan kue hingga sekarang. Produksinya ditangani oleh generasi ke-3, Heru Laksana.

Pemprov Jabar Sudah Ambil Puluhan Ribu Sampel Swab Test COVID-19.jpg

Kesehatan

Pemprov Jabar Sudah Ambil Puluhan Ribu Sampel Swab Test COVID-19

03 July 2020, 17:00

Pemprov Jabar mengumumkan sudah mengambil lebih dari 70.000 sampel swab test COVID-19 dalam usaha mengejar standar minimal WHO.

Indonesia-dan-WHO-Kerja-Sama-Studi-COVID-19.jpg

Kesehatan

Sinergi Indonesia dan WHO Untuk Lakukan Studi COVID-19

03 July 2020, 15:00

Berpartisipasi dalam studi internasional ini adalah cara untuk mendapatkan lebih banyak informasi mengenai COVID-19.

Jadi Alumni ILVP, Ini yang Dibawa Dahlan Iskan ke Indonesia.jpg

Pendidikan

Jadi Alumni ILVP, Ini yang Dibawa Dahlan Iskan ke Indonesia

03 July 2020, 14:00

Ternyata aspek modernisasi di media pada era Orde Baru didorong Dahlan Iskan usai ia mengikuti program ILVI ke Amerika Serikat.


Comments


Please Login to leave a comment.