Kala Pandemi, DPPKB Kota Yogyakarta Tetap Gencarkan Program KB

Kesehatan

Kala Pandemi, DPPKB Kota Yogyakarta Tetap Gencarkan Program KB

Walau sekarang pemerintah menggalakkan program untuk tetap di rumah saja, pemerintah juga mendorong masyarakat untuk tetap menjalankan program Keluarga Berencana (KB). Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saja program ini tetap dilakukan dengan melakukan sistem jemput bola kepada para Aksepto atau peserta KB.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Yogyakarta Emma Rahmi Ariyani menyebutkan, di tengah masa pandemi COVID-19 ini pihaknya aktif mendatangi masyarakat sebagai salah satu inovasi pelayanan jemput bola, yaitu dengan membagikan alat kontrasepsi langsung ke rumah-rumah.

Kala Pandemi, DPPKB Kota Yogyakarta Tetap Gencarkan Program KB

Menurut Emma, selama masa pandemi COVID-19 ini, pihaknya aktif membagikan langsung kepada peserta KB di Kota Yogyakarta. Kegiatan ini juga telah melewati proses koordinasi dengan Dinas Kesehatan.

Mengutip dari jogjakota.go.id (29/5/2020) alat kontrasepsi yang diberikan kepada peserta KB merupakan pil KB dan kondom. Dengan sistem pelayanan jemput bola ini, harapannya semoga tidak ada lagi pasangan yang putus KB di DIY dan tetap menjalani perencanaan keluarga.

[Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Tunda Program Gandes Luwes Hingga Tahun Depan]

“Kita data di wilayah yang menggunakan pil dan kondom supaya tidak putus, tetap KB meski di tengah wabah seperti ini,” ujar Emma. Bahkan, pihaknya juga membentuk daerah binaan di wilayah sesuai keputusan dan koordinasi bersama PKB, staff, dan struktural. Biasanya sebelum ada pandemi, peserta KB harus datang sendiri ke fasilitas kesehatan terdekat dari rumah, misalnya Puskesmas, Klinik kesehatan, ataupun Rumah Sakit.

“Sekarang melalui Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) bisa membagikan langsung ke wilayah, sebelumnya dengan mekanisme permohonan ke Puskesmas,” kata Emma.

Namun pelayanan ini hanya dibatasi untuk peserta KB lama, sedangkan peserta KB baru tetap dianjurkan untuk melakukan konsultasi di fasilitas kesehatan. Karena menurut Emma, pil KB bisa mempengaruhi hormon sehingga diwajibkan berkonsultasi dulu dengan tenaga kesehatan yang dituju.

[Baca Juga: Alasan Yogyakarta Tak Berlakukan PSBB Meskipun Kasus Bertambah]

Bagi peserta KB suntik, implan maupun IUD yang sudah habis masa berlakunya Emma menganjurkan untuk mendatangi fasilitas kesehatan terdekat dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu sehingga tak butuh antre terlalu lama dan tetap menjalani physical distancing.

Pihaknya juga masih menjalani proses penyuluhan KB, prosesnya dilakukan secara daring melalui maupun dengan memanfaatkan mobil unit penerangan yang diterjunkan langsung ke wilayah.

“Kami sudah keliling 14 kecamatan dengan mobil tersebut untuk mengingatkan kepesertaan KB sekaligus mensosialisasikan pencegahan COVID-19 kepada masyarakat, juga membagikan masker di sejumlah titik,” pungkas Emma.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.