Dinas LH Kampanyekan Kantong Belanja Ramah Lingkungan di Pasar Mayestik

Berita Kawasan

Kampanye Kantong Belanja Ramah Lingkungan di Pasar Mayestik

Masalah lingkungan merupakan masalah yang cukup serius di Indonesia, salah satu masalah lingkungan yang sedang ramai adalah masalah plastik. Baru-baru ini banyak sekali berita mengenai sampah plastik yang belum terurai sejak puluhan tahun lalu, sampah plastik yang ditelan oleh biota laut, maupun sampah plastik yang menumpuk sehingga menyebabkan banjir.

Berdasarkan hal tersebut, pemerintah dan masyarakat sudah mulai peduli dengan sampah plastik dengan menggaungkan kampanye untuk mengganti kantong platik dengan yang lebih ramah lingkungan. Pemerintah sendiri telah menerapkan kantong plastik berbayar di tempat perbelanjaan ritel sejak 21 Febuari 2016. Konsumen akan dikenakan biaya sebesar Rp200 ketika menggunakan kantong plastik.

[Baca Juga: Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang]

Kebijakan ini merupakan tahap awal untuk mempromosikan gaya hidup peduli lingkungan. Kebijakan ini dibuat untuk mengajak masyarakat untuk membawa tas belanja sendiri yang lebih awet dan tidak menjadi sampah. Sampai saat ini, kampanye tersebut masih terus dipromosikan Pemerintah.

Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta baru baru ini melakukan kegiatan untuk penggunaan kantong belanja ramah lingkungan. Kegiatan ini dilakukan Dinas LH di Pasar Mayestik, Kelurahan Gunung, Jakarta Selatan pada 3 Juli 2019. Kampanye ini mendapatkan respon positif dari masyarakat yang tengah berbelanja di pasar tersebut.

[Baca Juga: Saruga Package Bisnis yang Peduli dengan Lingkungan]

Salah satu warga yang sedang berbelanja Nani mengaku, telah lama tidak menggunakan kantong plastik ketika berbelanja. Menurutnya, ia sudah tidak menggunakan plastik sebelum adanya kampanye. Oleh karena itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang kian gencar mengkampanyekan gerakan tanpa plastik. "Lebih baik kita kembali lagi ke alam. Bawalah kantong belanja dari rumah, saya sendiri bawa kantong. Semoga negara kita menjadi lebih baik lagi, kasihan anak cucu kita,” ujar Nani.

Melansir dari selatan.jakarta.go.id (4/7/2019) pengunjung Pasar Mayestik lainnya Nurbaiti mengaku, sangat setuju jika masyarakat bisa beralih ke kantong belanja ramah lingkungan. Menurutnya, masyarakat sekarang sudah mulai sadar akan dampak dari sampah plastik dan mulai beralih ke kantong yang lebih ramah lingkungan.. “Mudah-mudahan semua warga Jakarta beralih menggunakan kantong ramah lingkungan, untuk kebaikan bumi. Karena kantong plastik ini memang tidak terurai,” pungkas Nurbaiti.


Read More

Artikel Lainnya

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta

12 August 2022, 16:43

Pada 14 Agustus 2022, Sirkuit Internasional E-Prix Jakarta akan menjadi lokasi acara puncak karnaval bernama Jakarnaval yang digelar untuk geliatkan wisata di Ibu Kota.

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluars a.jpg

Kesehatan

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluarsa

12 August 2022, 14:41

Setelah ramainya kabar mengenai balita di wilayahnya yang diberikan obat kadaluarsa, Dinkes Kota Tangerang berikan edukasi publik

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini.jpg

Bisnis

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini

12 August 2022, 10:30

Pada pekan ini, berkat kolaborasi PT Fast Food Indonesia dan PT Agra Surya Energi, KFC Indonesia meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di salah satu gerainya.

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandun g.jpg

Properti dan Solusi

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandung

11 August 2022, 17:17

Jika Anda berencana wisata sejarah di Kota Bandung jelang HUT RI ke-77 maka gedung yang berada di area Jalan Braga ini menjadi salah satu objek yang bisa Anda kunjungi.


Comments


Please Login to leave a comment.