Kampung Buah Jasindo Manfaatkan Lorong Sempit Untuk Urban Farming

Berita Kawasan

Kampung Buah Jasindo Manfaatkan Lorong Sempit untuk Urban Farming

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marulla Matali pada 17 Desember 2019 meresmikan Kampung Buah Jasindo dan memberikan apresiasi dan terima kasihnya kepada PT Jasindo serta Yayasan Inspirasi Anak Bangsa (YIAB), yang telah turut membantu berdirinya Kampung Buah Jasindo.

Kampung Buah Jasindo Manfaatkan Lorong Sempit Untuk Urban Farming

Kampung Buah Jasindo sendiri terletak di Gang K, RT 001 / RW 02 Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Kampung Buah ini memanfaatkan lorong jalan yang letaknya berada di gang. Kini memiliki kebun buah di lokasi penduduk bukanlah hal yang sulit, buktinya pada gang kecil sekalipun warga bisa memanfaatkan penanaman buah dengan biaya yang efisien.

Melansir dari selatan.jakarta.go.id (18/12/2019) Marullah menambahkan, pemanfaatan ruang terbatas untuk bercocok tanam buah semoga bisa menginspirasi wilayah lain untuk melakukan hal yang sama.

[Baca Juga: Kampung Alpukat di Bogor Diharapkan Jadi Destinasi Agrowisata]

Pemanfaatan lorong jalanan atau gang yang tidak terlalu besar untuk bercocok tanam buah-buahan tersebut dapat menginspirasi wilayah lainnya untuk ikut serta melakukan hal yang sama. “Patut dikembangkan di kelurahan lain yang memilih wilayah serupa agar dapat memafaatkan lahannya dengan baik,” ujar Marullah.

Sementara Ketua Yayasan Inspirasi Anak Bangsa (YIAB) Eko Syahputra menyebutkan, kampung ini sebelumnya bernama Kampung Buah Ngank Fruit namun diubah menjadi Kampung BUah Jasindo, sebagai komitmen PT Jasindo dan YIAB dalam mewujudkan kampung tematik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kampung Buah Jasindo Manfaatkan Lorong Sempit Untuk Urban Farming

Menurut Eko, Kelurahan Pengadegan memiliki potensi urban farming yang hasilnya bisa dimanfaatkan oleh warga. Perwujudan kampung buah merupakan program bina lingkungan yang mampu buat warga lebih mandiri, sehat, dan meningkatkan perekonomian dengan memanfaatkan hasil panen. Kampung Buah Jasindo sendiri memiliki berbagai jenis buah merambat seperti stroberi, melon, semangka, labu, dan anggur.

Lurah Pengadegan Azhari menyebutkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama untuk mewujudkan Kampung Buah Jasindo. Menurutnya, berkat kerja sama dan kolaborasi yang baik dari kelompok tani baik dari RT, RW, dan kader-kader PKK dengan suka cita membantu menyukseskan acara. “Kita telah berhasil mendayagunakan lahan yang sempit dengan tanaman buah dan kolam gizi lele ini dengan sangat baik," kata Azhari.

[Baca Juga: Pemkot Bogor Siap Kembangkan Kampung Tematik Ciharashas]

Ketua Kelompok Tani Ngank Fruit Kelurahan Pengadegan Syahrullah mengatakan, hasil panen buah-buahan yang dihasilkan akan dimanfaatkan kader PKK untuk membuat produk olahan makanan untuk dipasarkan kembali. “Karena keterbatasan lahan kita harus menyesuaikan instalasi hidroponik. Karena di bawah membutuhkan banyak ruang, maka itu kita manfaatkan teknik hidroponik dengan media menggunakan atap merambat agar tidak menggangu jalanan," sebut Syahrullah.

Read More

Artikel Lainnya

Warga Tambakrejo Dapat Segera Tempati Kampung Nelayan Semarang

Properti dan Solusi

Warga Tambakrejo dapat Segera Tempati Kampung Nelayan Semarang

26 January 2021, 20:09

Kini sesuai janji Wali Kota Semarang, Kampung Nelayan sekarang telah didirikan Pemerintah Kota Semarang yang diperuntukkan bagi warga Tambakrejo.

Di Bawah Rp2 Jutaan! Realme Watch S Pro Sudah Bisa Dibeli Hari Ini.jpg

Properti dan Solusi

Di Bawah Rp2 Jutaan! Realme Watch S Pro Sudah Bisa Dibeli Hari Ini

26 January 2021, 19:09

Hadir dengan desain yang lebih premium serta fitur yang lebih oke dibandingkan pendahulunya, realme Watch S Pro dibanderol di bawah Rp2 jutaan.

Krematorium Wahana Mulia Abadi Beroperasi Kebali dengan Alat Ramah Lingkungan

Berita Kawasan

Krematorium di Yogyakarta Gunakan Alat Ramah Lingkungan

26 January 2021, 18:09

Wali kota pun sangat mengapresiasi keberadaan krematorium dan berharap tempat tersebut memang disiapkan sehingga bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di Kota Yogyakarta.

Penambahan Satu Jam Operasional untuk Mal di Jakarta Tak Berdampak

Bisnis

Penambahan Satu Jam Operasional untuk Mal Tidak Tingkatkan Bisnis

26 January 2021, 18:05

Penambahan jam operasi pusat perbelanjaan dan restoran sebanyak satu jam di PPKM tahap dua dinilai tidak akan membawa dampak signifikan.


Comments


Please Login to leave a comment.