Slide1.JPG

Hobi dan Hiburan

Kampung Wisata Edukasi Anggrek, Tawarkan Pelatihan dan Pameran

Sebagai kota wisata, Batu tidak hanya menawarkan wisata alam sebagai destinasi bagi para pengunjung yang datang. Kota Batu juga menawarkan wisata edukasi yang dikemas dalam pelbagai jenis kampung, salah satunya Kampung Anggrek. Terletak di daerah Dadaprejo, Kota Batu, Kampung Anggrek menawarkan wisata edukasi pelbagai hal yang berhubungan dengan anggrek.

Wisata edukasi anggrek ini, selain menawarkan pelbagai jenis anggrek, ditawarkan juga cara budidaya, pembibitan, dan pemasaran anggrek kepada pengunjung yang datang. Untuk edukasi tentang anggrek ini, pengunjung akan mendapatkan ilmunya, langsung dari petani anggrek setempat, yaitu dari Dedek Setia Budi. Saat ditemui PingPoint di kediamannya (25/4/2021), pria yang sukses menemukan 150 hingga 200 jenis anggrek baru setiap bulannya, bercerita mengenai wisata edukasi kampung anggrek.

Slide3.JPG

“Di sini, kita juga mengembangkan wisata edukasi anggrek. Jadi ada pelatihan. Yang mau belajar anggrek, bisa ikut pelatihan di sini. Setelah pelatihan, kita juga menawarkan pengunjung untuk keliling-keliling di kampung sini, jadi mereka juga bisa beli produk yang dibuat masyarakat sini. Di sini, dijual batik yang motifnya anggrek, ada juga kerajinan dari gerabah yang bisa dipake potnya anggrek”, cerita pria yang mulai menekuni bisnis anggrek sejak tahun 2007 tersebut.

Kampung Anggrek ini, diawali oleh kesuksesan bisnis anggrek yang dijalankan oleh Dedek, yang juga membantu perekonomian masyarakat setempat agar makin maju. Cara yang digunakan Dedek untuk membantu masyarakat setempat adalah dengan menjalankan sistem mitra binaan dengan warga setempat. Bahkan, dengan digunakannya sistem ini, kebun anggrek yang ada di wilayah ini hingga mencapai 110 kebun banyaknya.

[Baca Juga: Dedek Setia Budi, Petani Anggrek Ini Hasilkan 150 Jenis Anggrek Baru Tiap Bulan]

Dalam sistem mitra binaan, menurut Dedek, “Kalau ada yang ingin nanam anggrek, kita ajak Kerjasama. Kalau dia tidak ada modal, biasanya kita buatkan green house atau kebun yang bisa dia pakai. Setelah itu, kita kasih bibit, mereka tanam, hasilnya nanti kita beli. Nah, kalau anggrek kan kesulitannya butuh waktu lama sampai berbunga, jadi kita kasihnya bibit, mereka tanam, terus bulan depannya, kita kasih yang anggrek remaja, dewasa, kemudian bunga, nanti apa yang mereka tanam, kita beli tiap bulan, begitu seterusnya. Jadi mereka nggak perlu nunggu lama untuk bisa jual anggrek yang mereka tanam."

Slide6.JPG

Dari sistem tersebut, akhirnya banyak warga setempat yang menanam anggrek, hingga akhirnya wilayah mereka dikenal sebagai Kampung Anggrek. Kampung wisata edukasi anggrek ini, sudah ada sejak tahun 2020 dan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Kota Batu. Dinas Pariwisata dan Dinas Pertanian juga memberikan dukungan mereka kepada masyarakat, agar wisata Kampung Anggrek ini dapat terus berjalan.

Tidak hanya memberikan dukungan dengan melakukan promosi, pemerintah juga memberikan bantuan kepada petani, dengan menyediakan pelbagai kebutuhan mereka untuk budidaya anggrek. Namun, meskipun didukung pemerintah Kota Batu, wisata Kampung Anggrek ini tetap dikelola sendiri oleh masyarakat setempat.

[Baca Juga: Segarkan Mata di Taman Anggrek Ragunan]

“Kampung wisata anggrek ini, semua dikelola oleh warga sini, mulai dari acaranya, snack-nya, makanannya, pernak-perniknya, dari warga semua. Kampung ini sudah berjalan satu tahun lebih, dulu pertama kali dibuka, tepat sebelum corona, akhirnya harus tutup dulu sementara waktu, tapi akhirnya sudah buka, sudah dikunjungi orang-orang juga, terakhir sebelum puasa, sempat ada tur wisata di sini, nanti akan ada lagi setelah lebaran. Untuk yang akan ikut setelah lebaran itu, sudah ada lebih dari 100 orang yang daftar,” Dedek menjelaskan kepada PingPoint.co.id (30/4/2021).

Pendaftaran untuk mengikuti tur wisata di Kampung Anggrek dilakukan dengan memanfaatkan media sosial. Selain pendaftaran peserta tur, media sosial juga dimanfaatkan untuk mempromosikan wisata ini. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan untuk mengadakan pameran anggrek yang biasanya diselenggarakan di Among Tani. Untuk terlaksananya pelbagai kegiatan wisata Kampung Anggrek, masyarakat juga menjalin Kerjasama dengan hotel atau pun penginapan yang ada di daerah Batu, agar promosi wisata berjalan lebih maksimal.


Read More

Artikel Lainnya

t5.jpg

Kuliner

5 Tempat Nongkrong yang Hits di Tangerang

29 July 2021, 18:08

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi tempat nongkrong di Tangerang yang hist dan bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu saat akhir pekan.

tatiloOK2.jpg

Kecantikan dan Fashion

Cakep! Perusahaan Siswa SMAN 3 Semarang Produksi Tas “Tatilo”

29 July 2021, 17:35

Para siswa tersebut tak hanya memproduksi tas saja, sebagai bentuk komitmen dan keseriusan untuk menjalankan usaha ini, siswa-siswi SMA 3 Semarang membentuk sebuah perusahaan yang diberi nama “Wignesa”.

cov.jpg

Bisnis

Ngopi Sambil Bermain Billiard di Kriwul Coffee and Pool

29 July 2021, 17:05

Lantai satu digunakan sebagai bar sekaligus kedai kopi. Sedangkan lantai dua digunakan sebagai bar dan juga tempat untuk bermain billiard.

Slide2.PNG

Kuliner

Nongkrong Asik dan Murah di Pancong99 Depok

29 July 2021, 16:04

Pancong 99 merupakan warung makan yang menyediakan berbagai macam hidangan dengan menu utamanya adalah pancong.


Comments


Please Login to leave a comment.