ads
Kampus PUPR Jadi Contoh Greenship Neighborhood.jpg

Properti dan Solusi

Kampus PUPR Jadi Contoh Greenship Neighborhood

Kampus Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) yang dikembangkan Kementerian PUPR sebagai percontohan Greenship Neighborhood telah mendapat sertifikasi dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Secara bertahap, kawasan tersebut telah dikembangkan dengan meliputi pembangunan Gedung Utama Kementerian PUPR yang telah selesai pada tahun 2015 dan mendapatkan sertifikasi bangunan hijau.

Pengembangan kawasan Kampus PUPR dilaksanakan di Jalan Pattimura 20, Jakarta Selatan. Target dilanjutkan hingga mencapai kategori Greenship Neighboorhood dengan standar tertinggi, yakni Platinum.Pada tahun 2017-2018 telah dibangun pengendali banjir, gedung parkir, dan tampungan air bawah tanah (ground water tank).

[Baca Juga: Jakarta Timur Akan Jadi Kawasan Ramah Lingkungan dan Disabilitas]

Dengan adanya konsep Greenship Neigbhorhood, konsep ini membawa banyak manfaat. Selain ramah lingkungan dan hemat energi. Saat bekerja, bagi ASN Kementerian PUPR akan merasakan kenyamanan sehingga menstimulasi kreatifitas dalam menjalankan tugasnya dalam pelayanan infastruktur di Indonesia.

Adanya ruang terbuka hijau (RTH) sangat berguna untuk bersantai di luar ruang dan sebagai akses penghubung antar bangunan yang bisa dinikmati di dalam ruang kerja.

Seperti dilansir dari pu.go.id (19/02/2019) Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau pengembangan kawasan Kampus PUPR, sekaligus meresmikan gedung parkir motor mengatakan, “Dengan kawasan kerja yang nyaman akan mendukung kualitas kerja. Apa yang sudah dibangun harus dipelihara dan dijaga kebersihannya.”

Dalam pengembangannya, akan ditargetkan zero run off dengan melakukan rain water harvesting, recycling dan reuse. Pada saat air hijan turun di area resapan, lalu akan dialirkan masuk ke dalam drainase kawasan. Air hujan yang tinggi dengan kelebihan aliran air, disalurkan ke dua tampungan air bawah tanah dengan kapasitas total 1.200 meter kubik lalu didaur ulang sebagai air untuk menyiram tanaman, flushing urinoir dan air cooling tower.

Parkir Motor dengan Panel Surya

Bangunan untuk parkir motor dibuat dengan tinggi 5 lantai dengan kapasitas sekitar 1.250 motor. Sebelum ada gedung parkir, parkir motor menjadi tidak tertata rapi. Dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Permukiman, Balitbang Kementerian PUPR, memasang panel surya yang dilengkapi dengan PVROOF untuk atap gedung. Dengan pemakaian PVROOF, biaya penggunaan listrik gedung parkir bisa hemat 50 persen.

Selain ramah lingkungan, pembangunan jalan Kampus PUPR yang menggunakan aspal plastik, juga dilengkapi guiding blok untuk penyandang difabel, sculputure, taman sanita, taman abipraya, jalur sepeda, prototype rumah adat papua, yaitu rumah honai, area batu refleksi 1x3 meter dan drinking water fountain.

[Baca Juga: Baru Memulai Gaya Hidup Zero Waste? Ikuti Langkah Ini]

Dalam pembangunannya, pekerjaan dilakukan kontraktor PT. Brantas Abipraya (Persero), Konsultan Perencana PT. Arkonin dan Konsultan Manajemen Konstruksi PT. Ciriajasa Cipta Mandiri. Turut mendampingi Menteri Basuki yakni Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga, Direktur Bina Penataan Bangunan Diana Kusumastuti, dan Kepala Biro Umum Sriyanto.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

Kuliner

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

22 March 2019, 11:00  |  10 Views

Menurut pencerita kuliner Ade Putri Paramadita mi yang enak bergantung pada empat hal. Simak penjelasannya berikut ini.

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Kesehatan

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

22 March 2019, 12:00  |  4 Views

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa penduduk dewasa berusia di atas 18 tahun yang mengalami obesitas sebesar 21,8 persen dan meningkat dari tahun 2013.

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia

Berita Kawasan

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia, Bukan untuk Jual Beli

22 March 2019, 10:00  |  25 Views

Penjual hewan biasanya ikut komunitas hobi untuk bisa lebih dekat dengan konsumen. Tidak demikian di Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia yang melarang jual-beli.

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

Kesehatan

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

22 March 2019, 14:00  |  5 Views

Mencegah demensia sejak awal adalah langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melindungi kesehatan otak. Tidak perlu menunggu hingga usia 65 tahun.


Comments


Please Login to leave a comment.

ads