Kantor Walikota Jakarta Utara Kini Sediakan Taman Penitipan Anak.jpg

Berita Kawasan

Kantor Wali Kota Jakarta Utara Kini Sediakan Taman Penitipan Anak

Dalam rangka mempermudah para karyawannya yang membawa anak ke kantor Wali Kota Jakarta Utara, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara membuka Taman Penitipan Anak (TPA) Negeri Yos Sudarso.

Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Kota Jakarta Utara Wawan Budi Rohman mengatakan, penyediaan TPA Negeri Yos Sudarso ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur DKI Jakarta. Pihaknya menginginkan setiap kantor pemerintahan memiliki TPA.

[Baca Juga: Jakarta Utara Tambah Sarana dan Prasarana Disabilitas]

Pada awalnya, TPA yang berlokasi di Lantai Dasar Blok R, kantor Wali Kota Jakarta Utara ini diperuntukan bagi karyawan di lingkungan Pemkot Jakarta Utara. Diharapakan, keberadaan TPA ini bisa membuat para karyawan bekerja tenang tanpa pusing memikirkan anak.

Namun, TPA itu tidak hanya bisa dimanfaatkan karyawan di kantor wali kota. Warga yang sedang mengurus berbagai keperluan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara ini bisa menitipkan anaknya di TPA Negeri Yos Sudarso secara cuma-cuma.

Anak yang dititipkan akan diurus mulai dari datang hingga pulang. Nantinya juga, pembukaan TPA akan dilaksanakan hingga tingkat kecamatan. TPA ini mempunyai luas 40 meter persegi yang bisa menampung 12 anak berusia dua sampai enam tahun.

[Baca Juga: Bangun Karakter Anak Sejak Dini Melalui Reward dan Diskusi]

“Ini merupakan TPA Negeri kedua di Jakarta, setelah di Gedung Balai Kota. Saat ini kita baru bisa fasilitasi 12 anak, tapi ke depan akan kita sesuaikan dengan animo,” katanya seperti dikutip dari Berita Jakarta (1/3/2019).

Taman penitipan anak Negeri Yos Sudarso buka setiap hari kerja dengan jam operasional pukul 07.30-16.00 WIB pada Senin-Kamis. Sedangkan pada Jumat, Taman penitipan anak ini beroperasi pukul 07-16.30 WIB.

Layanan Belajar, Bermain, dan Mandi

Wawan juga menjelaskan, TPA Negeri Yos Sudarso bukan hanya menjadi tempat bermain dan belajar bagi anak. Anak yang dititpkan di TPA Negeri Yos Sudarso juga akan mendapat layanan mandi pagi dan mandi sore setiap harinya.

“Karyawan rata-rata rumahnya jauh, misalnya di apergi tidak sempat mendikan anak. Sampainya di TPA sama kepala sekolah dan pengurus kami mandikan,” kata Wawan.

[Baca Juga: Mengurangi Diskriminasi, Ancol Rekrut 4 Karyawan Difabel]

Sore harinya, anak-anak yang dititpkan juga akan dimandikan supaya anak itu tidak perlu menunggu sampai rumah pada malah hari untuk mandi. Oleh karena itu, pihaknya akan menyiapkan kamar mandi khusus anak di dekat TPA.

Wawan menambahkan, pihaknya juga berencana untuk menyediakan fasilitas tempat tidur supaya anak-anak yang dititipkan tetap dapat beristirahat siang. Kegiatan-kegiatan edukatif yang menyenangkan juga akan diberikan kepada anak-anak. Sejumlah mainan dan buku juga disediakan bagi anak-anak.

Read More

Artikel Lainnya

Geliat Bisnis Properti Masa Era New Normal di Kota Semarang

Properti dan Solusi

Geliat Bisnis Properti Era New Normal di Kota Semarang

10 April 2021, 18:47

“Hikmah dari kebijakan di rumah saja membuat para penghuni rumah mulai menyadari bahwa rumah yang mereka tinggali perlu pembenahan di beberapa bagian,” ujar Hafid Santoso pemilik H+S Architect, usaha konsultan arsitek di kota Semarang

Tirta Nirwana 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Tirta Nirwana Songgoriti: Pertemuan Kerajaan Medang, Singosari, dan Tionghoa

10 April 2021, 18:07

Berwisata ke Tirta Nirwana kita bisa sedikit mencuil pelajaran pertemuan sejarah kerajaan di Indonesia dan Tionghoa. Lebih dari itu, bermain air di sini sangatlah menyenangkan.

Teletubies 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Menghabiskan Waktu di Bukit Teletubies Bersama Gunung Arjuno

10 April 2021, 17:08

Berwisata di tempat menyejukkan yang tak perlu bayar tiket atau parkir ada di Kota Batu, yakni Bukit Teletubies.

Pebisnis Louhan 1.jpg

Bisnis

Cerita Pebisnis Ikan Louhan, Berawal dari Hobi Hingga Untung Jutaan Rupiah

10 April 2021, 16:09

Memiliki keunikan tersendiri, ikan louhan diminati banyak orang. Ada yang menjadi hiasan di rumah, sampai menjadikannya peluang usaha.


Comments


Please Login to leave a comment.