Kantor Walikota Jaktim Sediakan Penitipan Kendaraan untuk Pemudik

Berita Kawasan

Kantor Wali Kota Jaktim Sediakan Penitipan Kendaraan untuk Pemudik

Sejak kemarin (28/5/2019) sudah terlihat beberapa orang memulai tradisi tahunan menjelang Lebaran, yaitu mudik atau pulang ke kampung halaman. Untuk menempuh perjalanan yang cukup panjang, beberapa orang memilih menggunakan transportasi umum agar tak terlalu lelah jika dibandingkan dengan mambawa kendaran pribadi.

Namun, jika meninggalkan kendaraan pribadi di rumah tanpa penghuni rasanya terlalu berisiko mengingat tingkat kejahatan saat Lebaran cukup tinggi. Mengetahui keresahan ini, kantor Wali Kota Jakarta Timur menyediakan penitipan kendaraan pribadi yang ditinggal mudik Lebaran.

Melansir dari timur.jakarta.go.id (29/5/2019) Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Uus Kuswanto dalam kegiatan Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2019 jelang Hari Raya Idul Fitri di halaman Museum Purna Bakti, Taman Mini Indonesia Indah menyebutkan, “Personil keamanan dari Pemkot Jakarta Timur sudah kami persiapkan untuk membantu aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan situasi kemanan dan ketertiban masyarakat (kamtibnas).”

[Baca Juga: KA Pangrango Tambahan Diharap Kurangi Beban Arus Mudik]

Ia juga menambahkan, penitipan kendaraan bermotor untuk pemudik bukan hanya ada di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, namun juga ada di kantor pemerintahan lainnya. “Kantor pemerintah dari kelurahan, kecamatan dan Kantor Wali Kota Jakarta Timur boleh menitipkan kendaraan warga yang ingin mudik ke kampung halaman," ujar Uus.

Uus juga berpesan kepada warga yang akan mudik ke kampung halaman untuk berhati-hati di perjalanan dan jangan lupa untuk menjaga barang-barang berharga.

“Rumah yang ditinggal mudik bisa dititipkan oleh tetangga yang tidak mudik atau sodara terdekat. Jangan meninggalkan barang berharga dirumah, agar lebih aman dan tidak was-was,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan, tujuan Apel Operasi Ketupat Jaya 2019 tersebut untuk mengecek kesiapan mudik Lebaran dengan seluruh jajaran yang terlibat. Pihak jajaran Polres Metro Jakarta Timur bersama Dandim 0505 Jakarta Timur akan berpatroli untuk mencegah gangguan keamanan saat mudik berlangsung. Rencananya akan ada 10 pos pengamanan yang akan disiapkan untuk mengawasi keamanan mudik.

[Baca Juga: Menkes Himbau Cek Kesehatan Sebelum Berangkat Mudik]

Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2019 ini diikuti oleh 1.500 personel gabungan, yang dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Ady Wibowo. Hadir pula Dandim 0505 Jakarta Timur Letkol Inf. Dwi Yanu Luthfi Saleh dan semua Kapolsek di Jakarta Timur, jajaran Polres Metro Jakarta Timur, dan Kodim 0505 Jakarta Timur.

Kemudian dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, hadir pula Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Suku Dinas Perhubungan, dan Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur.

Read More

Artikel Lainnya

Unik Pemukiman di Penjaringan Disemprot Disinfektan dengan Drone

Berita Kawasan

Unik! Pemukiman di Penjaringan Disemprot Disinfektan dengan Drone

30 March 2020, 17:00

Pemandangan unik terlihat pada akhir pekan lalu di salah satu kawasan Jakarta Utara dengan drone yang terbang dan menyemprotan cairan disinfektan.

Ketahui Sejumlah Manfaat Kulit Jeruk Bagi Tubuh

Kesehatan

Antisipasi Covid-19, IPB Sarankan Jus Jeruk dengan Sedikit Kulitnya

30 March 2020, 16:00

IPB baru-baru ini menyarankan untuk masyarakat mencoba mengonsumsi jus jeruk yang dicampur dengan kulitnya dalam mengantisipasi infeksi Virus Corona.

Lakukan Disinfeksi Cegah Covid-19, Ini Alokasi Biaya PMI Depok

Berita Kawasan

Lakukan Disinfeksi Cegah Covid-19, Ini Alokasi Biaya PMI Depok

30 March 2020, 15:00

Walau PMI Depok tak memungut biaya untuk kegiatan penyemprotan disinfektan, organisasi ini memberi tahu masyarakat berapa biaya persiapan disinfeksi.

Penyemprotan Chlorine Ke Seluruh Tubuh Tak Efektif Bunuh Virus Corona

Kesehatan

Penyemprotan Chlorine Ke Seluruh Tubuh Tak Efektif Bunuh Virus Corona

30 March 2020, 14:00

Selain berbahaya bila terkena kulit serta lapisan lendir di mata dan mulut, penyemprotan cairan tersebut juga tidak efektif membunuh virus corona.


Comments


Please Login to leave a comment.