Berlakukan Ganjil-Genap, Pemkot Bogor Volume Kendaraan Turun 47 Perse n.jpg

Berita Kawasan

Kasus COVID-19 Meningkat, Pemkot Bogor Kembali Terapkan Ganjil-Genap

Pemerintah Kota Bogor kemungkinan akan menerapkan kembali ganjil-genap bagi kendaraan bermotor di Kota Bogor pada akhir pekan guna menekan angka penularan COVID-19 yang kembali meningkat dalam sepekan terakhir.

“Kasus positif COVID-19 di Kota Bogor dalam sepekan terakhir cenderung meningkat. Ada peningkatan sampai 20 persen dibandingkan pekan sebelumnya,” kata Wali Kota Bogor seperti yang diberitakan jabar.antaranews.com, Selasa (27/4/2021).

Kasus Positif COVID-19 Kembali Meningkat, Pemkot Bogor Kembali Terapkan Ganjil-Genap.jpg

Diketahui usai menghadiri rapat koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, Bima mengungkapkan Forkopimda sepakat untuk menekan penularan COVID-19 di Kota Bogor agar memberlakukan kembali penerapan ganjil-genap untuk kendaraan bermotor pada akhir pekan.

“Peningkatan kasus positif COVID-19 di Kota Bogor yang mencapai 20 persen, harus disikapi secara bersungguh-sungguh. Jangan sampai lengah dan kemudian terjadi lonjakan kasus positif COVID-19 gelombang kedua,” ujar Bima.

[Baca Juga: Pemkot Bogor Resmi Tiadakan Kebijakan Ganjil-Genap, Kenapa Ya?]

Berdasarkan data COVID-19 dari Dinas Kesehatan Kota Bogor, tercatat penularan kasus COVID-19 di Kota Bogor pada hari Jumat (23/4/2021) ada 38 kasus, pada hari Sabtu (24/4/2021) ada 58 kasus, dan pada hari Minggu (25/4/2021) ada 65 kasus. Total akumulasi penambahan kasus positif di Kota Bogor dalam tiga hari tersebut sebanyak 161 kasus, sedangkan jumlah kasus positif yang dinyatakan sembuh sebanyak 84 kasus.

Kebijakan Ganjil-Genap Akhir Pekan di Kota Bogor Diperpanjang

Menurut Bima, jika dalam beberapa hari ke depan trennya terus meningkat, kemungkinan akan diberlakukan lagi penerapan ganjil-genap untuk kendaraan bermotor pada akhir pekan. Hal serupa juga diungkapkan langsung Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro. Susatyo mengatakan, pihaknya sepakat dengan rencana Wali Kota Bogor yang ingin menerapkan kembali ganjil-genap kendaraan bermotor pada akhir pekan guna menekan angka penularan COVID-19 di Kota Bogor.

[Baca Juga: Kebijakan Ganjil-Genap Akhir Pekan di Kota Bogor Diperpanjang]

“Kalau dalam beberapa hari ke depan kasus positif COVID-19 di Kota Bogor terus meningkat, sebaiknya diberlakukan penerapan ganjil-genap,” katanya.

Menurut Susatyo, keputusan penerapan ganjil-genap ada pada Wali Kota sebagai ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor.

Selain itu, rapat tersebut juga membahas mengenai pembentukan tim gabungan kewaspadaan pemudik dan pendatang yang beranggotakan 1.500 orang guna mengawasi mobilitas masyarakat untuk mencegah penularan COVID-19 di Kota Bogor.

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Pemkot Bogor Dukung Larangan Mudik 2.jpg

Kombes Pol Susatyo mengatakan tim gabungan tersebut terdiri dari anggota Satpol PP dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dari Pemkot Bogor, anggota polisi dari Polresta Bogor Kota, serta anggota TNI dari Kodim 0606 dan Denpom III/1 Bogor.

“Tim gabungan juga melibatkan aparat wilayah di tingkat kecamatan dan kelurahan, serta relawan RW siaga yang bertugas mengawasi secara ketat pemudik dan pendatang,” jelas Susatyo.

Nantinya, tim gabungan ini akan bertugas melakukan pengawasan terhadap mobilitas masyarakat yang mudik baik dari luar wilayah ke Kota Bogor maupun dari Kota Bogor yang akan mudik ke luar kota. Diharapkan dengan adanya tim gabungan tersebut tidak ada lagi peningkatan kasus penularan COVID-19 di Kota Bogor.

Ganjil-Genap di Bogor Turunkan Mobilitas Warga dan Kasus COVID-19

Susatyo menjelaskan, larangan mudik lebaran ini sudah diatur oleh pemerintah pusat yang sebelumnya mulai berlaku pada 6-17 Mei 2021, kemudian direvisi mulai berlaku mulai 22 April-24 Mei 2021, untuk menekan penularan dan mencegah lonjakan kasus COVID-19. “Kami di daerah siap melaksanakan dari pusat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan tersebut akan menyiapkan enam lokasi penyekatan di Kota Bogor, serta menyiapkan dua posko di terminal dan stasiun. Enam lokasi penyekatan tersebut, diantaranya di dekat pintu gerbang tol Bogor Outher Ring Road (BOR), di Jalan Wangun, dan di simpang Yasmin. “Operasi larangan mudik ini berlaku pada 6-17 Mei 2021, sesuai aturan dari pemrintah pusat,” katanya.

Susatyo menambahkan, pada peraturan dari pemerintah pusat tersebut, warga Kota Bogor dibolehkan melakukan mobiltas ke wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) dan sebaliknya warga dari Jadetabek boleh ke Kota Bogor dengan catatan memiliki hasil tes swab antigen negatif.


Read More

Artikel Lainnya

Mulai Hari Ini! Tangerang Great Sale Digelar Hingga 31 Desember 2022.jpg

Bisnis

Mulai Hari Ini! Tangerang Great Sale Digelar Hingga 31 Desember 2022

01 December 2022, 13:32

Menjelang momen Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, pesta diskon serta pameran UMKM bertajuk Tangerang Great Sale siap digelar sampai 31 Desember 2022.

Permudah Belanja Kebutuhan Natal dan Tahun Baru di ruparupa.com.jpg

Bisnis

Permudah Belanja Kebutuhan Natal dan Tahun Baru di ruparupa.com

01 December 2022, 10:30

Bagi Anda yang saat ini sudah bersiap untuk berbelanja kebutuhan di rumah untuk sambut momen Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, maka ruparupa.com dapat jadi solusi mudahnya.

Sambut Momen Akhir Tahun, realme Gelar Promo Golden Carnival.jpg

Bisnis

realme Gelar Promo Golden Carnival di Momen Akhir Tahun 2022

30 November 2022, 14:25

Dalam rangka mendekatkan diri dengan realme Fans, realme akan menggelar promo serta event dengan tema Let It Gold dalam rangka menyambut momen akhir tahun 2022.

Bantu Permodalan Pembudidaya Ikan, Amartha Gandeng eFishery.jpg

Bisnis

Bantu Permodalan Pembudidaya Ikan, Amartha Gandeng eFishery

30 November 2022, 14:24

Dalam rangka mendukung UMKM di ranah budidaya ikan, Amartha bekerjasama dengan perusahaan eFishery untuk membantu memberikan akses peminjaman modal usaha.


Comments


Please Login to leave a comment.