Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Kesehatan

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Gaya hidup tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik memicu timbulnya berbagai masalah kesehatan dan gangguan metabolik. Seperti halnya timbulnya penyakit obesitas, yang merupakan salah satu penyakit yang dapat menurunkan angka harapan hidup seseorang.

Sejumlah penelitian juga mengungkapkan hubungan antara obesitas dan risiko beragam penyakit tidak menular. Obesitas dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit lain, seperti tingginya kadar kolesterol, diabetes militus, hipertensi, dang gangguan vaskular lainnya.

[Baca Juga: Atasi Obesitas, Mohammad Naufal Abdillah Jalani Bedah Bariatrik]

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukan penduduk dewasa di Indonesia berusia di atas 18 tahun yang mengalami kegemukan atau obesitas adalah sebesar 21,8 persen dan merupakan peningkatan pesat dari tahun 2013 ketika angka jumlah penduduk dengan obesitas mencapai 14,8 persen. Riset yang sama menunjukan pravalnesi penyakit tidak menular (PTM) terus meningkat, bahkan kini penderitanya semakin banyak yang berusia muda.

[Baca Juga: Turun Berat 20 kg, Ira Kurniati Juara lightWEIGHT Challenge]

Obesitas dibedakan berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) masing-masing orang dan terdiri dari empat kategori yakni berat badan berlebih dengan IMT antara 23-24,9, obesitas tingkat I dengan IMT 25-29,9, obesitas tingkat II dengan IMT 30-37,4, dan obesitas morbid dengan IMT 37,5 atau lebih. Berat badan berlebih yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi obesitas morbit dengan resiko gangguan kesehatan yang semakin tinggi.

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Dr. dr. Peter Ian Limas, Sp. B-KBD, dokter spesialis bedah konsultan bedah digestif RS Pondok Indah – Pondok Indah menjelaskan, salah satu tindakan penanganan untuk kasus obesitas adalah bedah bariatrik. Tindakan ini dapat dilakukan apabila pasien sudah dikategorikan sebagai obesitas morbid dan memiliki IMT yang tinggi.

“Selain diperuntukkan bagi para pasien obesitas morbid, bedah bariatrik juga dapat dimanfaatkan untuk membantu pasien yang memiliki IMT sedang, namun mempunyai risiko tinggi terhadap penyakit diabetes dan hipertensi,” katanya seperti dalam keterangan rilis yang diterima PingPoint.co.id (15/3/2019).

[Baca Juga: Kasus Obesitas Bisa Ditangani dengan Bedah Bariatrik]

Namun, yang harus diingat, meski mampu menurunkan bobot tubuh dengan cepat, bedah bariatrik bukanlah peluru emas yang selalu tepat sasaran, tindakan ini hanya sebagai pendukung. Faktor utama keberhasilan bariatrik adalah komitmen dan konsistensi yang kuat dari pasien untuk mengubah gaya hidup mereka seumur hidup.

Bedah bariatrik yang paling sering dilakukan adalah sleeve gastrectomy, bypass lambung, dan ikat lambung. Ketiga tindakan ini sama-sama memiliki hasil akhir penurunan berat badan akibat berubahnya bentuk organ pencernaan pasien sehingga memengaruhi pola makan dan penyerapan makanan di dalam tubuh.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.