Kasus Omicron di Jakarta Terus Meningkat, Pemprov 86% Pelaku Perjalanan Luar Negeri.jpg

Kesehatan

Kasus Omicron di Jakarta Terus Meningkat, Mayoritas dari Luar Negeri

Kekhawatiran pemerintah mengenai potensi meningkatnya kasus COVID-19 varian Omicron di momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 ternyata semakin terlihat benar adanya dengan perkembangan kasus penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 tersebut. Di mana berdasarkan temuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta total orang yang berada di Ibu Kota yang positif terinfeksi Omicron sudah menyentuh angka 407 orang. Dengan pihak Pemprov mengklaim mayoritas ratusan orang yang terpapar varian terbaru dari COVID-19 itu merupakan pelaku perjalanan luar negeri.

Paparan mengenai perkembangan pandemi COVID-19 di Ibu Kota, khususnya yang dipicu Omicron, disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia pada 9 Januari 2022. Ia mengungkapkan bahwa saat ini kasus aktif COVID-19 di wilayahnya dengan pasien yang masih menjalani perawatan atau isolasi ada di angka 1.874. Di mana penambahan 281 kasus baru terjadi pada akhir pekan kemarin.

Kasus Omicron di Jakarta Terus Meningkat, Pemprov 86% Pelaku Per jalanan Luar Negeri.jpg

“Perlu digarisbawahi bahwa 1.415 orang dari jumlah kasus aktif adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sedangkan, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 393 orang sehingga total 867.302 kasus, yang mana 294 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri," ungkapnya, sebagaimana dikutip dari rilis yang diunggah di laman ppid.jakarta.go.id (9/1/2022).

Lebih detailnya lagi, Dwi menyebut bahwa total temuan kasus Omiron di DKI Jakarta telah terhitung ada 407 orang. Namun ia menegaskan, 86 persen atau sekira 350 orang dari total kasus positif itu merupakan para pelaku perjalanan luar negeri dengan 57 lainnya yang memang penularan lokal. Oleh karena itulah, Pemprov DKI Jakarta memberikan peringatan kepada masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan agar benar-benar mematuhi protokol kesehatan karena peningkatan kasus varian terbaru dari COVID-19 ini di Ibu Kota.

[Baca Juga: Kasus Omicron Terus Bertambah, Ini Pesan Dokter Spesialis RSA UGM]

Melihat mayoritas kasus Omicron memang dibawa oleh warga negara asing (WNA) serta masyarakat Indonesia yang baru kembali dari luar negeri, pemerintah pusat siap ambil langkah tegas. Dengan salah satunya adalah menutup akses sementara terhadap WNA yang berasal dari Afrika Selatan, Botswana, Norwegia, Prancis, Angola, Xambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, Lesotho, Inggris, dan Denmark.

Sedangkan untuk WNI masih diperbolehkan kembali ke Indonesia dengan catatan wajib mengikuti syarat karantina dari pemerintah. Dari sisi WNI yang baru kembali dari luar negeri, menurut Kementerian Kesehatan, paling banyak kasus Omicron ditemukan dari mereka yang berasal dari Turki dan Arab Saudi.


Read More

Artikel Lainnya

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi.jpg

Bisnis

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi

18 January 2022, 16:06

Walau menjelang perayaan Imlek 2022, pengrajin barongsai di Kota Tangerang mengaku kesulitan menjual produknya akibat pandemi COVID-19.

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu .jpg

Pendidikan

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu

18 January 2022, 15:01

SMPN 6 Yogyakarta menghadirkan tugu khusus dengan tujuan menggaungkan budaya literasi di sekolahnya.

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun.jpg

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun

18 January 2022, 14:02

Dengan tujuan semakin mendorong geliat minat baca di Ibu Kota, program tantangan Baca Jakarta di tahun 2022 ini siap digelar lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad.jpg

Pendidikan

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad

18 January 2022, 13:03

Mendikbudristek Nadiem pada pekan ini berkunjung ke Unpad untuk membahas mengenai penerapan program MBKM di universitas negeri tersebut.


Comments


Please Login to leave a comment.