Kebab Jalanan 2.jpg

Kuliner

Kebab Rp3.000 Ala Pak Ranto Depan SDN 1 Pandanrejo

Kebab merupakan makanan khas Turki yang juga dikembangkan di Mesir dan Arab Saudi. Perkembangannya yang pesat menciptakan ruang kreasi tak terbatas di berbagai daerah di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Umumnya, kebab merupakan sebuah gulungan adonan tepung dengan isian daging domba atau sapi dengan kisaran harga mulai dari Rp15.000 untuk yang dijual di pinggiran jalan dan bisa sampai ratusan bahkan jutaan ribu rupiah untuk memakannya di restoran. Namun demikian, berbeda dengan Kebab ala Pak Ranto di depan SDN 1 Pandanrejo yang dijual dengan harga Rp3.000 saja.

Kebab kreasi Pak Ranto ini menggunakan sosis dan irisan daging burger tipis sebagai rasa utamanya. Sebagai pelengkapnya, kubis diris cacah untuk menambah rasa segar sayuran dalam setip gigitannya. Berbeda dengan kebab pada umumnya yang diisi dengan pokcoy atau sawi dan irisan wortel tipis. Jajanan kreasi Pak Ranto ini juga menggunakan adonan martabak sebagai kulit kebab daripada memakai adonan tepung pada umumnya. Adonan ini terkesan lebih tipis dan mudah sobek. Namun, ketika dipanggang di atas wajan dengan margarin mendidih rasa kriuk dari kulitnya sudah terasa bahkan sebelum dikunyah.

Kebab Jalanan 1.jpg

Jajanan murah ini memang cocok untuk anak-anak Sekolah Dasar yang memang pada umumnya hanya membawa bekal seadanya. Rasanya yang mirip kebab itu menjadi semakin gurih dengan semprotan kaldu ayam ketika proses pemanggangan dilakukan. Tak ayal, cita rasa jalanan yang lezat ini mejadi primadona di hati anak-anak sekolah dasar ketika jam istirahat atau sepulang sekolah. Bahkan, ada yang merelakan untuk kembali lagi ke sekolah setelah jam belajar usai hanya untuk membeli jajanan ini.

Ranto membawa gerobak dengan motor yang di parkirkan di depan SDN 1 Pandanrejo sejak pukul 08.00 dan baru pulang sekitar pukul 16.30 WIB. Hal ini ia lakukan untuk menjajakan makanan yang lezat dan mengenyangkan bagi anak-anak SD yang berkegiatan sampai sore hari, yakni ketika ekstrakulikuler berlangsung.

“Hari ini anak saya seharusnya gak ada ekstra, ngajinya tuh di selatan Pandanrejo, tapi pengen mampir sini dulu sebelum kehabisan katanya,” ungkap Yuli seorang wali siswa yang PingPoint temui di lokasi pada 11 Januari 2021.


Read More

Artikel Lainnya

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi.jpg

Bisnis

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi

18 January 2022, 16:06

Walau menjelang perayaan Imlek 2022, pengrajin barongsai di Kota Tangerang mengaku kesulitan menjual produknya akibat pandemi COVID-19.

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu .jpg

Pendidikan

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu

18 January 2022, 15:01

SMPN 6 Yogyakarta menghadirkan tugu khusus dengan tujuan menggaungkan budaya literasi di sekolahnya.

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun.jpg

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun

18 January 2022, 14:02

Dengan tujuan semakin mendorong geliat minat baca di Ibu Kota, program tantangan Baca Jakarta di tahun 2022 ini siap digelar lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad.jpg

Pendidikan

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad

18 January 2022, 13:03

Mendikbudristek Nadiem pada pekan ini berkunjung ke Unpad untuk membahas mengenai penerapan program MBKM di universitas negeri tersebut.


Comments


Please Login to leave a comment.