Pondok-Indah-Properti-Kebayoran-Baru-3.jpg

Properti dan Solusi

Kebayoran Baru, Kota Taman Pertama Karya Anak Bangsa (Part II)

Pada artikel sebelumnya, PingPoint.co.id sudah mengulas mengenai kawasan Kebayoran Baru dengan konsep garden city-nya. Lantas puluhan tahun setelah berdirinya kawasan di Jakarta Selatan tersebut, apa yang terjadi dengan Kebayoran Baru kini? Artikel ini akan mengulasnya lebih lanjut.

Kebayoran Baru Kini

Wilayah Kebayoran kini bisa dikatakan sebagai area dengan sarana yang lengkap. Dari mulai fasilitas pendidikan yang di mana setiap kelurahan rata-rata memiliki sekolah dasar negeri. SMP dan SMA dari negeri serta swasta pun tersedia di sini. Untuk tingkat perguruan tinggi, di sini ada Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Universitas Al-Azhar dan lainnya. Dengan berbagai tempat ibadah serta kesehatan pun tersedia di kawasan ini.

[Baca Juga: Ini Hunian Kelas Premium Baru di Kebayoran Baru Jakarta]

Namun dengan seiring berjalannya waktu, wajah DKI Jakarta pun berubah dan hal yang serupa juga terjadi di Kebayoran Baru. Pada awalnya, kawasan ini terbagi menjadi blok yang membentang dari Blok A hingga Blok S. Karena ada pengembangan dan alih fungsi, nama-nama tersebut pun berganti. Berikut ini nama-nama tersebut:

  • Kelurahan Pulo merupakan gabungan dari Blok A, Blok O serta Blok P.
  • Kelurahan Kramat Pela merupakan gabungan dari Blok B, Blok C serta Blok D.
  • Kelurahan Melawai merupakan gabungan Blok M (komplek pertokoan) bergabung dengan pemukiman Blok N.
  • Kelurahan Petogogan dulunya adalah Blok Q.
  • Kelurahan Rawa Barat merupakan gabungan Blok R dan Blok S.

Kebayoran Baru Kota Taman Pertama

Sayangnya perubahan ini juga menyebabkan terkikisnya beberapa titik di Kebayoran Baru dan tidak sejalan lagi dengan konsep green planning & design dari kota taman. “Sudah ada yang dipugar dan tidak menggunakan lagi konsep tersebut dan ada yang berubah fungsi bangunan menjadi tempat usaha (melanggar peruntukan lahan),” ucap Nirwono.

[Baca Juga: 8 Taman Kota di Kawasan Pasar Minggu]

Tapi di satu sisi, Anda masih bisa melihat sejumlah bangunan yang dikonservasi agar tetap menjadi cerminan sejarah kota taman Kebayoran Baru. Sebagaimana dilansir dari jakarta.go.id (10/12/2018), bangunan bangunan itu terdiri dari:

  1. Rumah besar yang berlokasi di Jalan Sriwijaya, Jalan Adityawarman, Jalan Galuh, Jalan Kertanegara, Jalan Daksa, Jalan Erlangga, Jalan Pulokambeng (Blok J dan L).
  2. Rumah berukuran sedang di Jalan Lamandau dan Jalan Mendawai (Blok D).
  3. Rumah berukuran kecil di Jalan Kerinci (Blok E) dan di Jalan Gandaria (Blok C).
  4. Rumah Jengki di Jalan Sinabung.
  5. Rumah berderet di Jalan Brawijaya, gedung dan flat Bank Indonesia di area Blok J.

Nirwono pun menyampaikan harapannya agar Kebayoran Baru tetap dapat menjadi kota taman yang menjadi percontohan untuk wilayah lainnya. “Kebayoran Baru sebenarnya sudah bagus sejak awal, hanya pengendalian tata ruang yang harus diperketat. Hal ini agar tidak terjadi perubahan tata ruang dan terutama fungsi tata bangunannya, seperti rumah tinggal berubah menjadi kantor, kafe resto yang berakibat pada kepadatan lalu lintas dan kemacetan yang semakin parah,” pungkasnya.

Read More

Artikel Lainnya

Geliat Bisnis Properti Masa Era New Normal di Kota Semarang

Properti dan Solusi

Geliat Bisnis Properti Era New Normal di Kota Semarang

10 April 2021, 18:47

“Hikmah dari kebijakan di rumah saja membuat para penghuni rumah mulai menyadari bahwa rumah yang mereka tinggali perlu pembenahan di beberapa bagian,” ujar Hafid Santoso pemilik H+S Architect, usaha konsultan arsitek di kota Semarang

Tirta Nirwana 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Tirta Nirwana Songgoriti: Pertemuan Kerajaan Medang, Singosari, dan Tionghoa

10 April 2021, 18:07

Berwisata ke Tirta Nirwana kita bisa sedikit mencuil pelajaran pertemuan sejarah kerajaan di Indonesia dan Tionghoa. Lebih dari itu, bermain air di sini sangatlah menyenangkan.

Teletubies 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Menghabiskan Waktu di Bukit Teletubies Bersama Gunung Arjuno

10 April 2021, 17:08

Berwisata di tempat menyejukkan yang tak perlu bayar tiket atau parkir ada di Kota Batu, yakni Bukit Teletubies.

Pebisnis Louhan 1.jpg

Bisnis

Cerita Pebisnis Ikan Louhan, Berawal dari Hobi Hingga Untung Jutaan Rupiah

10 April 2021, 16:09

Memiliki keunikan tersendiri, ikan louhan diminati banyak orang. Ada yang menjadi hiasan di rumah, sampai menjadikannya peluang usaha.


Comments


Please Login to leave a comment.