Kebayoran Lama Punya Lorong Tanaman Obat Keluarga.jpg

Berita Kawasan

Kebayoran Lama Punya Lorong Tanaman Obat Keluarga

Kawasan Kebayoran Lama ternyata memiliki Lorong Tanaman Obat Keluarga (Lorga) yang tepatnya berada di pemukiman RW 02, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebagaimana dilansir beritajakarta.id, tanaman obat yang ada di Lorga bisa dimanfaatkan warga dan juga bermanfaat untuk penghijauan.

Ada sekitar 227 tanaman obat di Lorga yang dikelola Uti Sutriati yang merupakan warga RW 07 Kebayoran Lama Selatan. Menurut Uti, tanaman obat-obatan di Lorga membutuhkan perawatan dan perhatian ekstra dengan harus disiram dua kali sehari dan sebulan sekali dipupuk. Selain itu, tanaman obat juga perlu dijauhi dari hama agar bisa tumbuh subur dan bermanfaat seperti tuturan Tutiek di beritajakarta.id (27/2/2019).

[Baca Juga: Apartemen Bisa Jadi Hunian Sehat dengan Bantuan Tanaman]

Penanaman tanaman obat di Lorga menggunakan pot dan pipa paralon yang tersusun rapi dengan berbagai jenis tanaman obat seperti jahe merah, kumis kucing, daunt mint dan lain lain yang masing-masing memiliki manfaat sebagai obat untuk penyakit yang berbeda-beda, seperti daun mint yang bisa jadi obat batuk dan sesak nafas.

Menariknya, pot-pot yang ada di Lorga bukan pot biasa, tetapi hasil daur ulang berupa botol-botol minuman. Uti Sutriati bercerita dalam video Youtube yang diunggah Suaradotcom (27/2/2019) daur ulang yang ada di Lorga berawal dari lomba Jakarta Green and Clean pada tahun 2009 dan Uti beserta warga yang tergabung dalam PKK RW 07 berhasil menjadi juara satu dalam lomba tersebut dengan salah satu lombanya membuat barang-barang kerajinan dari plastik.

“Setelah lomba Jakarta Green and Clean, saya punya ide untuk mendirikan Lorga ini kemudian saya bawa rapat PKK RW 07 dan ternyata dapat sambutan dan antusias yang bagus dari ibu RW beserta pengurusnya. Akhirnya saya dirikan Lorga ini dan diwajibkan satu orang pengurus untuk menyumbangkan tiga pot tanaman obat,” jelas Uti.

Dengan terkumpulnya pot dari para pengurus RW 07, Lorga akhirnya memiliki tanaman obat yang cukup banyak memenuhi Lorga. Selain itu, Lorga juga menjadi tempat workshop kerajinan daur ulang yang bahan-bahannya didapat dari Bank Sampah yang dikelola dari kader-kader PKK RW 07.

[Baca Juga: Jangan Takut Konsumsi Obat Demi Kesehatan Jiwa]

“Kelurahan Kebayoran Lama Selatan mendapat apresiasi yang bagus dari pihak luar seperti salah satunya Lorga, kebun sayur dari RW 01 sampai RW 12 yang juga berprestasi dari tanaman sayuran bahkan sudah dijual secara online dan jadi pemasok di rumah makan,” ujar Uti.

Uti juga menjelaskan keinginannya mendirikan Lorga didasarkan keprihatinannya terhadap ibu-ibu atau warga sekitar rumahnya yang membutuhkan obat untuk anak-anak atau keluarga yang sakit dan belum sempat dibawa ke dokter. Menurutnya, tanaman obat bisa digunakan sebagai pertolongan pertama pada orang yang sakit.

Dengan adanya Lorga, Uti merasa bersyukur karena sudah banyak warga yang tertolong sebelum mendapatkan pertolongan dokter dan dia mengaku butuh banyak membaca untuk menambah wawasan manfaat tanaman obat agar bisa terus digunakan untuk menolong warga yang butuh obat.

Read More

Artikel Lainnya

Java Aquatic, Hobi Biota Laut yang Dikembangkan Jadi Bisnis   .jpg

Bisnis

Java Aquatic, Hobi Biota Laut yang Dikembangkan Jadi Bisnis

28 September 2020, 20:19

Berkat hobi biota laut, Nico dan rekannya berhasil dirikan toko Java Aquatic yang berlokasi di kawasan Kebayoran Lama Jakarta Selatan

Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Utara Gelar Gerebek Lumpur.jpg

Berita Kawasan

Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Utara Gelar Gerebek Lumpur

28 September 2020, 16:55

Pada akhir pekan kemarin, Pemkot Jakarta Utara memanfaatkannya untuk mengadakan kegiatan demi mencegah terjadinya banjir di musim hujan.

Setelah Viral di Medsos, Kafe di Galaxy Bekasi Disegel.jpg

Berita Kawasan

Setelah Viral di Medsos, Kafe di Galaxy Bekasi Disegel

28 September 2020, 14:41

Pada akhir pekan kemarin, jagat medsos Jabodetabek dihebohkan dengan pengunjung kafe di area Galaxy Kota Bekasi yang ramai berjoget tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Gantikan Mohammad Idris, Dedi Supandi Jabat Pjs Wali Kota Depok.jpg

Berita Kawasan

Gantikan Mohammad Idris, Dedi Supandi Jabat Pjs Wali Kota Depok

28 September 2020, 13:43

Resmi mulai menjalani cuti untuk Pilkada Depok 2020, jabatan Mohammad Idris untuk sementara digantikan Dedi Supandi.


Comments


Please Login to leave a comment.