Kebon Bibit Agro Wisata Cilangkap Panen Melon.jpg

Berita Kawasan

Kebun Bibit Agro Wisata Cilangkap Penen 450 Kilogram Melon

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, memanen 450 kilogram melon di Kebun Bibit Agro Wisata Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Darjamuni mengatakan, melalui pola pemanfaatan lahan tersebut sebanyak 300 pohon yang ditanam seluruhnya menghasilkan buah.

"Sebetulnya, penanaman ini masih dalam tahap uji coba, tapi kita bersyukur ternyata membuahkan hasil baik," ujarnya seperti dikutip dari beritajakarta.id (19/2/2019). Darjamuni menjelaskan, hasil panen tersebut akan dibagikan kepada warga di sekitar Kebun Bibit Agro Wisata Cilangkap sebagai menu tambahan makanan sehat.

[Baca Juga: 7 Makanan untuk Sarapan Sehat Anda]

"Kualitas melonnya sangat bagus, dan memiliki potensi besar untuk dipasarkan secara luas di kemudian hari," terangnya. Ia menambahkan, saat ini Dinas KPKP DKI memiliki 14 kebun bibit yang tersebar di lima wilayah kota, salah satunya di Agro Wisata Cilangkap.

"Seluruh kebun bibit itu akan kita optimalkan lagi untuk menanam berbagai komoditas," tandasnya.

Meskipun kawasan DKI Jakarta telah padat dengan gedung dan pemukiman, ternyata bisa tetap produktif menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. Bukan hanya melon, beberapa waktu lalu, sayuran yang ditanam di kawasan Jakarta Selatan juga panen besar.

[Baca Juga: Wali Kota Jakarta Timur Targetkan 1 Juta Biopori]

Kelompok Tani (Poktan) Seruni RW 10 dan RW 09 yang di Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, memanen sayuran sebanyak 149 kg. Lurah Kebayoran Lama Selatan Fachrudin menyebutkan, 149 kg tersebut didapat dari 77 kg sayuran yang dipanen oleh Poktan Seruni RW 10 dan sisanya didapatkan dari Poktan Kemuning RW 09. Hasil panen ini akan dijual ke warga sekitar dan dibagikan ke petugas yang mengurus lahan tersebut.

Dalam kesempatan yang berbeda, Ketua Kelompok Wanita Tani Seruni Indah RW 10 Eka Yulianti menjelaskan, total hasil panen poktannya yang mencapai 77 kg itu terdiri dari 25 kg sayur pakcoy, 18 kg kangkung, 17 kg sawi dan 17 kg selada. “Sayur yang kita tanam merupakan sayuran organik. Hasil panennya kita jual via WhatsApp, ada juga yang kita bagikan dan diubah menjadi makanan olahan seperti nugget sayur,” ujarnya.


Read More

Artikel Lainnya

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampu ng Pancasila.jpg

Berita Kawasan

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampung Pancasila

20 April 2021, 15:05

Kampung Sawah baru-baru ini mendapatkan apresiasi dari Pemkot Bekasi karena berhasil menjadi percontohan konsep Kampung Pancasila.

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamvu Ini.jpg

Pendidikan

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamu Ini

20 April 2021, 14:08

Para pelajar SMP Negeri 1 Surabaya baru-baru ini kedatangan Kapolrestabes Surabaya yang menjadi guru tamu dalam simulasi sekolah tatap muka.

Slide2.JPG

Berita Kawasan

Kondisi Masyarakat Dusun Sumbermanggis Pasca Gempa di Malang

20 April 2021, 13:08

Pasca terjadinya gempa di wilayah Malang Selatan dengan skala M 6.1, banyak sekali dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat yang hidup di wilayah Malang dan sekitarnya

20210417_123323.jpg

Berita Kawasan

Pantauan Harga Kebutuhan Pangan di Pasar Tangerang selama Ramadan

20 April 2021, 12:09

Setiap Bulan harga jual di pasar mengalami kenaikan. Seperti saat ini, di Bulan Ramadan harga pasar pun kerap mengalami kenaikan. Kenaikan harga cukup membuat beberapa pedagang mengalami keluhan.


Comments


Please Login to leave a comment.