Kebun Raya Bogor Didorong Masuk Daftar Resmi Warisan Dunia UNESCO

Berita Kawasan

Kebun Raya Bogor Dorong Masuk Daftar Resmi Warisan Dunia UNESCO

Baru-baru ini, Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI menggelar workshop yang menggandeng Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Pada pertemuan di workshop itu, Pemkot Bogor memberikan komitmennya untuk bersinergi dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam pengelolaan Kebun Raya Bogor demi mendorong situs bersejarah ini masuk ke dalam daftar resmi Situs Warisan Dunia atau World Heritage Sites UNESCO.

Pemkot Bogor yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim sempat memberikan sambutannya di workshop yang digelar pada 21 Agustus 2019 itu. Ia menjelaskan, langkah sinergi antara perencanaan pengelolaan Kota Bogor dan perencanaan LIPI merupakan aspek yang penting demi melancarkan proses pengajuan Kebun Raya Bogor ke UNESCO. Dedie menegaskan, Pemkot Bogor sangat mendukung Kebun Raya Bogor untuk masuk ke daftar Situs Warisan Dunia Unesco.

Kebun Raya Bogor Didorong Masuk Daftar Resmi Warisan Dunia UNESCO

“Kota Bogor mendukung dipilihnya Kebun Raya Bogor sebagai World Heritage Site oleh UNESCO. Forum seperti inilah yang harus dilakukan untuk menjaga komunikasi dengan para ahli, seperti ahli cagar budaya, serta budayawan yang kemudian nanti perencanaan ini akan mengakomodir seluruh kepentingan-kepentingan,” ucap Wakil Wali Kota Bogor itu, sebagaimana dikutip dari kotabogor.go.id (23/8/2019).

[Baca Juga: Perkembangan Kebun Raya Bogor dari Zaman ke Zaman]

Aspek penting yang muncul dari masuknya Kebun Raya Bogor ke daftar Situs Warisan Dunia UNESCO adalah area bersejarah ini semakin dikenal oleh publik, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga luar negeri. Jadi ada kemungkinan besar, wisatawan asing pun akan semakin meningkat jumlahnya yang berkunjung ke Kota Hujan dan Pemkot Bogor disebut harus mulai mempersiapkan berbagai hal agar dapat mengakomodir hal tersebut.

Sekadar informasi, pengajuan Kebun Raya Bogor agar masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia sebenarnya sudah dilakukan semenjak tahun 2017. Kemudian pada 26 April 2019, UNESCO secara resmi memasukkannya Kebun Raya Bogor ke daftar sementara atau tentatif dari Situs Warisan Dunia. Namun untuk masuk secara resmi sepenuhnya ke dalam daftar tersebut, pengajuan nominasinya akan dikirimkan pihak LIPI pada Septmber 2019.

[Baca Juga: Pilihan Eduwisata di 4 Museum Sekitar Bogor Botanical Garden]

“Sampai saat ini kita sudah masuk di dalam tentative list, itu sudah menjadi pencapaian yang luar biasa karena beberapa nominasi yang lain untuk sekadar di tentative list saja membutuhkan waktu bertahun-tahun,” tutur Pelaksana Tugas Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya R. Hendrian. Ia menambahkan, langkah selanjutnya yang akan diambil pihaknya adalah mengirimkan volunteer submission pada akhir September 2019 dan mengikuti proses mekanisme dari UNESCO.

Read More

Artikel Lainnya

Ramai-ramai Galang Donasi, Banjir Jakarta Menarik Banyak Simpati

Berita Kawasan

Apakah Fungsi Ada Kotak Biru di Stasiun LRT?

27 February 2020, 13:00

Apakah Pointers pernah melihat ada kotak biru di seluruh stasiun LRT Jakarta? Kota itu akan ada sampai 2 Maret 2020. Kotak apakah itu?

Ini Alasan Roti Sourdough Lebih Sehat dari Roti Biasa

Kuliner

Ini Alasan Roti Sourdough Lebih Sehat dari Roti Biasa

27 February 2020, 12:00

Tahukah Anda kandungan nutrisi dalam roti sourdough terbilang lebih baik untuk tubuh manusia dibandingkan roti konvensional?

Ramai-ramai Galang Donasi, Banjir Jakarta Menarik Banyak Simpati

Berita Kawasan

Ramai-ramai Galang Donasi, Banjir Jakarta Menarik Banyak Simpati

27 February 2020, 11:00

Terendamnya 94 titik di Jakarta telah menarik simpati berbagai pihak. Solidaritas untuk sesama, PT LRT Jakarta dan ACT Sulsel galang donasi bagi warga korban banjir.

Gelar Produk IKM Jakarta Digelar Hingga 1 Maret di Sarinah

Bisnis

Gelar Produk IKM Jakarta Digelar Hingga 1 Maret di Sarinah

27 February 2020, 10:00

Gelar Produk IKM Jakarta dilangsungkan di Mal Sarinah. Pusat perbelanjaan tertua di Jakarta ini memang fokus pada UKM.


Comments


Please Login to leave a comment.