Kecamatan di Jakarta Utara Ini Miliki 60 Bank Sampah

Berita Kawasan

Kecamatan di Jakarta Utara Ini Miliki 60 Bank Sampah

Keberadaan bank sampah di sejumlah wilayah Ibu Kota dipandang memiliki dampak positif bagi para nasabah serta lingkungan. Sehingga tak heran bila di hampir setiap kecamatan DKI Jakarta pasti terdapat bank sampah. Contohnya adalah di Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Tak kira-kira, kecamatan ini memiliki sekitar 60 bank sampah dengan salah satunya yang bahkan berhasil mengolah limbah drum menjadi barang daur ulang, yaitu sofa.

Kecamatan di Jakarta Utara Ini Miliki 60 Bank Sampah

Kehadiran puluhan bank sampah ini bagi masyarakat serta otoritas di kecamatan Koja menjadi berkah tersendiri. Mengingat selain mengurangi volume tumpukan sampah yang akan dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, sampah-sampah yang dibawa nasabah ke bank sampah juga menjadi penghasilan tambahan untuk mereka.

“Dari data yang kami punya di tahun 2016, baru ada 15 bank sampah di Kecamatan Koja. Kemudian terus bertambah dan hingga kini tercatat ada 60 bank sampah,” ungkap Camat Koja Ade Himawan pada program Bank Sampah Berkah binaan CSR PT Pertaminan Lubricants di Kantor Lurah Tugu Selatan, Jln. Bend. Melayu Utara No.1, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, sebagaimana dikutip dari utara.jakarta.go.id (13/11/2019).

[Baca Juga: Nabung di Bank Sampah Ini Bisa Liburan ke Luar Negeri]

Menurut Ade, keberadaan puluhan bank sampah di Kecamatan Koja ini seharusnya dapat mengedepankan perubahaan pola pikir masyarakat sekitar, khususnya terkait penanganan sampah. “Melalui bank sampah, warga akan diberikan pemahaman mengenai cara mengolah sampah menjadi sesuatu yang bernilai,” imbuh Camat Koja itu.

Satu di antara puluhan bank sampah di Kecamatan Koja itu, baru-baru ini berhasil membuat sofa yang dibuat dari limbah drum. Di mana program ini merupakan hasil kerjasama antara Bank Sampah Berkah dengan PT Pertamina Lubricant. Melalui CSR PT Pertamina Lubricant, perusahaan itu menyerahkan limbah drumnya yang kemudian dibuat menjadi satu set sofa. Pihak Bank Sampah Berkah mengklaim, dalam proses pembuatan sofa ini dibutuhkan waktu sekitar satu hingga dua bulan dengan faktor pendukung utamanya adalah cuaca.

[Baca Juga: 3 Furnitur Ini Bisa Dibuat dari Sampah]

“Sampah yang tadinya tidak ada nilainya kita jadikan bernilai. Selain mengolah limbah drum, Bank Sampah Berkah juga mengelola limbah plastik. Sedangkan nasabah bank sampah merupakan anggota PPSU Tugu Selatan yang juga mengelola botol plastik dan dikumpulkan dalam bentuk tabungan. Selama ini sudah berjalan dan ada nasabah yang tabungannya mencapai Rp1.000.000,” ujar Lurah Tugu Selatan Sukarmin.

Read More

Artikel Lainnya

180 Guru di Depok, Ikuti Workshop Inovasi Pendidikan

Pendidikan

180 Guru di Depok, Ikuti Workshop Inovasi Pendidikan

15 December 2019, 16:00

Workshop Inovasi Pendidikan bertujuan ingin menyamakan persepsi tentang perbedaan karakteristik pembelajaran terhadap peserta didik.

Dulu Kumuh, Sekarang Berubah Jadi Taman Utan Jati

Berita Kawasan

Dulu Kumuh, Sekarang Berubah Jadi Taman Utan Jati

15 December 2019, 15:00

Banyak fasilitas umum gratis disediakan di Taman Utan Jati. Warga setempat bisa menikmatinya kapan pun secara gratis.

Review Knives Out Penampilan Segar Chris Evans Usai Avengers End Game

Berita Kawasan

Review Knives Out: Penampilan Segar Chris Evans Usai Avengers End Game

15 December 2019, 14:00

Bukan hanya jual nama artis-artis besar, film Knives Out juga menghibur dengan plot yang sudah jarang ditemui. Inilah pilihan terbaik film akhir tahun untuk Anda.

Synthesis Kemang Tawarkan Hunian Berkonsep Jawa Modern

Properti dan Solusi

Synthesis Kemang Tawarkan Hunian Berkonsep Jawa Modern

15 December 2019, 13:00

Synthesis Development secara resmi mengadakan acara topping off untuk hunian kelas atas di wilayah Kemang, Jakarta Selatan.


Comments


Please Login to leave a comment.