BEKASI-BISNIS-KEDAI IWATA RESTORAN JEPANG PERTAMA DI TAMBUN-KIKI-1100 px X 600 px-02.jpg

Kuliner

Kedai Iwata, Bisnis Restoran Jepang Pertama di Tambun

Ramen merupakan salah satu makanan andalan dari Negeri Sakura. Bukan hanya disukai oleh warganya, ramen juga disukai banyak masyarakat Indonesia. Di Jakarta bahkan sudah banyak restoran yang menjadikan ramen sebagai menu utama mereka. Namun di daerah Kabupaten Bekasi khususnya Tambun, masih jarang menemukan restoran khas Jepang.

Kedai Iwata merupakan salah satu tempat makan yang menyajikan menu masakan Jepang pertama di Tambun. Kedai ini pertama kali dibuka pada tahun 2011. Konsep membuka tempat makan yang menjual makanan khas Jepang ini sudah muncul sejak Juni 2011, kemudian Lestari Utami atau lebih sering disapa Tari, mulai membuka tempat makan khas Jepang yang ia namakan Kedai Iwata dengan orang tuanya.

[Baca Juga: Memajukan UMKM Kabupaten Bekasi dengan Produk Digital]

Nama Kedai Iwata diambil dari Kota Iwata, Jepang. Kota ini memiliki makna khusus bagi Tari karena ketika ia menginjak umur tiga tahun, sang ayah menetap di kota tersebut selama enam bulan. Ia memutuskan membuka Kedai Iwata karena di daerah tersebut belum ada restoran Jepang saat itu. Dengan bermodalkan Rp10 juta, Tari memulai bisnis kuliner ini dengan memenuhi kebutuhan dapur seperti peralatan masak, peralatan finishing, dan keperluan food & beverage lainnya.

Kedai Iwata di Tambun, Bekasi

Dengan menyajikan menu-menu Jepang seperti Ramen, Sushi, Bento, dan lainnya. Tari menyasar anak sekolah sebagai pengunjung kedainya, karena lokasi pembukaan Kedai Iwata juga tak jauh dari beberapa sekolah yang ada di Tambun. Hal ini tentu memengaruhi harga jual menu yang disajikan di sana, Anda bisa menikamati beragam pilihan menu di Kedai Iwata dengan harga mulai dari Rp5.000-Rp30.000 saja. Saat baru membuka kedainya, ia mengaku menemukan kesulitan, salah satunya adalah mencari pelanggan tetap. Akan tetapi, seiring berjalananya waktu, pelanggan tetap kedainya sudah semakin banyak.

Hingga kini, Tari masih mengurus operasional kedai bersama kedua orang tuanya dengan dibantu dua karyawan lainnya. Walaupun sudah memiliki karyawan ia tetap mengawasi dan melayani para konsumen sendiri, menurutnya hal ini ia lakukan agar tahu perkembangan kedai setiap harinya seperti apa. Menurutnya untuk menjaga kekompakan dengan karyawannya ia rutin melakukan briefing setiap pagi sebelum kedai resmi dibuka.

[Baca Juga: Ingin Memulai Bisnis Kuliner? Simak Kisah dari Kafe Robina]

Kedai Iwata berhasil bertahan hingga sekarang karena mempertahankan cita rasa yang otentik, tak pernah berubah, serta meningkatkan kualitas tempat agar konsumen yang datang nyaman dan betah berlama-lama di kedai. “Kulitas rasa dan tampilan makanan itu sangat penting, gunanya agar konsumen selalu mengingat cita rasa masakan yang kita hidangkan,” ujar Tari saat diwawancarai PingPoint.co.id (10/11/2018).

Kedai Iwata sendiri lokasinya berada di Perumahan Villa Bekasi Indah Raya Blok A2 No.12 Jejalenjaya, Sumberjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17510.

Read More

Artikel Lainnya

3 Masterpiece Sutradara Mouly Surya Bisa Ditonton di Netflix

Hobi dan Hiburan

3 Masterpiece Sutradara Mouly Surya Bisa Ditonton di Netflix

01 December 2020, 18:49

Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, fiksi., Yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta, ketiganya bisa Anda tonton mulai Desember 2020 ini di Netflix.

Aplikasi Si Poltak Permudah Warga Medan yang Alami Kecelakaan

Berita Kawasan

Aplikasi Si Poltak Permudah Warga Medan yang Alami Kecelakaan

01 December 2020, 17:28

Angka kecelakaan di Kota Medan cukup tinggi sehingga perlunya penanganan yang cepat bagi korban kecelakaan agar korban dapat segera ditangani dan diselamatkan.

Warganya Mulai “Kendor” Protokol Kesehatan, Risma Peringatkan Gelombang Kedua COVID-19.jpg

Kesehatan

Warganya Mulai “Kendor” Protokol Kesehatan, Risma Peringatkan Gelombang Kedua COVID-19

01 December 2020, 16:42

Wali Kota Risma khawatir dengan masyarakat Kota Surabaya yang semakin menurun tingkat kesadaran protokol kesehatannya padahal terdapat potensi gelombang kedua COVID-19.

Bandara Abdulrachman Saleh Tidak Terpengaruh Aktivitas Gunung Semeru

Berita Kawasan

Bandara Abdulrachman Saleh Tidak Terpengaruh Aktivitas Gunung Semeru

01 December 2020, 15:57

Aktivitas di Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur, masih berlangsung normal dan belum terpengaruh oleh aktivitas vulkanik Semeru.


Comments


Please Login to leave a comment.