WSATCC 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Kelas Seni dari WSATCC untuk Merawat Proses Berkesenian

Ada proses panjang yang dijalani pegiat seni dalam menghasilkan karya seni. Banyak orang seringkali lupa soal proses panjang ini. Misalnya dengan riset, residensi, produksi, distribusi, pemasaran, advokasi kebijakan, dan pengarsipan.

Manajer Pengembangan Organisasi dan Kemitraan Koalisi Seni Retha Dungga mengatakan,“Banyak orang seringkali lupa soal proses panjang ini dan hanya melihat hasil akhirnya saja. Padahal kita perlu bersama-sama merawat proses berkesenian ini sebagai bekal dalam berpikiran lebih terbuka dan inovatif.”

Dia melanjutkan, ”Kreativitas yang bebas diekspresikan membantu kita jadi lebih sehat jiwa dan bahagia. Inilah pentingnya kebebasan berkesenian yang jika dipenuhi akan berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.”

Oleh karena itu menggalang dukungan publik dalam proses berkesenian perlu didorong. Koalisi Seni menggandeng White Shoes &The Couples Company (WSATCC) dan RURU Shop dalam hal ini pada Desember lalu.

Kolaborasi ini melalui pembukaan kelas seni daring.

New Project.jpg

Kelas seni yang diampu personel WSATCC dan manajer WSATCC bersama RURU Shop menjadi peserta untuk mengembangkan kemampuan menggambar, bermain musik, dan membuat merchandise musik.

“Merawat proses berkesenian buat kita penting. Musik tidak akan ada tanpa memperhatikan tahapan proses kreatif. Proses itu selalu dirawat sama White Shoes, misalnya dalam tahapan pembuatan album, lagu, dan video klip, juga turunannya seperti membuat merchandise,” kata gitaris WSATCC Saleh Husein.

[Baca Juga: Berpakaian Tradisional Goweser Jogja Deklarasikan Koalisi Sepeda Hijau]

Penabuh drum WSATCC John Navid menyebutkan melalui proses panjang itu WSATCC menemukan ide-ide baru untuk karyanya. “Nongkrong, berkumpul, berstrategi, berinteraksi langsung. Bisa juga saat nonton film dan konser bareng atau naik sepeda dan berenang bareng,” katanya.

Dia menambahkan,“Tetapi yang paling penting adalah makan bareng. Karena di saat kita makan bareng, mau mengkritik atau mau diskusi apapun juga rasanya jadi lebih intim dan rileks.”

WSATCC 2.jpg

Shop Manager RURU Shop Zellda Alienpang menilai membeli merchandise seniman ini cara tepat untuk merawat proses berkesenian. “Misal kita mau membeli oleh-oleh atau kado, carilah produk-produk dari seniman. Dengan begitu seniman menjadi terbantu dan lebih semangat berkreasi,” ucapnya.

“Dengan gotong royong ini, semoga banyak yang lebih peduli merawat proses berkesenian. Semoga ekosistem seni Indonesia pun jadi makin sehat,” pungkas Zellda Alienpang.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.