Keluarga Jadi Elemen Penting untuk Pendidikan Anak dengan Autisme

Pendidikan

Keluarga Jadi Elemen Penting untuk Pendidikan Anak dengan Autisme

Menjadi orangtua merupakan bagian terpenting ketika membina keluarga. Mengingat sejak Anda membawa buah hati ke dunia, maka layaknya tanggung jawab yang dititipkan Tuhan, Anda kan berusaha membesarkannya dan mengajaraknnya berbagai hal sekaligus mendidiknya agak kelak mereka sukses dan mampu membina keluarga sendiri.

Hal ini pun juga turut dilakukan oleh para orangtua yang memiliki buah hati dengan autisme atau Spektrum Autisme (SA). Namun pembinaan ini tak henti di usia tertentu layaknya anak-anak lainnya. Karena keluarga merupakan elemen terpenting untuk seorang anak dengan autisme.

Keluarga Jadi Elemen Penting untuk Pendidikan Anak dengan Autisme

Tak bisa dipungkiri bahwa tidak ada satu pun orangtua yang benar-benar siap membesarkan anak penyandang autisme. Sama halnya dengan Erita Sitrous terhadap putranya bernama Cohen. Ibu yang berprofesi sebagai tenaga pendidik di Fakultas Vokasi UKI ini tidak menampik bahwa ia memiliki harapan besar pada awalnya terhadap tumbuh kembang buah hatinya itu.

“Seperti pada umumnya para orangtua, khususnya dari sisi ibu, dulu saya punya banyak sekali harapan terhadap anak saya Cohen. Ingin dia bisa bicara, tidak banyak menangis, marah dan mengamuk (kenyataannya sampai sekarang bicara masih terbatas). Di sekolah dapat mengerjakan dan mengikuti pelajaran (ternyata tidak mampu dia melakukannya),” sebut Erita kepada PingPoint.co.id melalui aplikasi chat (1/4/2020).

[Baca Juga: Menyatukan Keberagaman di Hari Kesadaran Autisme Sedunia]

Rasa kecewa serta kesedihan juga turut membayangi Erita dengan seiring berjalannya waktu dalam masa tumbuh kembang Cohen. Karena dengan terapi yang dijalankan ternyata tak membuat putranya itu memperlihatkan perubahan. Bahkan proses membawa Cohen ke lokasi terapi juga tidak mudah dengan anaknya itu yang kerap mengamuk hingga memukul orang lain secara tiba-tiba.

Selain berada dalam kondisi tersebut, suami Erita juga cenderung tak menerima keadaan Cohen yang membuatnya semakin sedih dalam membesarkan putranya itu. Apalagi ini ditambah dengan kurangnya edukasi dari masyarakat. Pasalnya, acap kali Erita merasa khalayak umum yang tak memahami mengenai SA dan menganggap orangtua yang memiliki buah hati dengan autisme sebagai bentuk “hukuman” atau “karma”.

[Baca Juga: Hari Kesadaran Autisme Sedunia, Mengenal Apa Itu ASD]

Namun semua ini berubah ketika dirinya merasa terketuk hatinya dan mencoba untuk mengeyahkan semua perasaan negatif yang muncul serta fokus untuk merangkul putranya sebaik mungkin. Dari sinilah mulai secercah harapan terlihat dengan pendidikan tumbuh kembang Cohen tampak sangat efektif dan ini semuanya berawal dari keluarga.

“Saya disadarkan oleh Tuhan. Untuk menerima Cohen, untuk mengasihi tanpa syarat, menerima Cohen apa adanya. Kemudian Cohen bersekolah di Sekolah Luar Biasa. Sejak saya mengubah mindset dan mengubah hati, saya lihat terjadi perubahan di tengah-tengah keluarga. Saya mengasihi dan menerima Cohen apa adanya, saya tidak malu punya anak seperti Cohen. Cohen ada perubahan, tidak lagi mengamuk, dia bisa berkata ‘terima kasih mama’,” tambahnya. Sejak itulah Cohen disebut mampu melakukan kegiatan secara baik, seperti sikat gigi, berpakaian, bahkan hingga berdoa.


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.