Kelurahan di Depok Rayakan Hari Santri Nasional dengan Cara Ini

Berita Kawasan

Kelurahan di Depok Rayakan Hari Santri Nasional dengan Cara Ini

Semenjak tahun 2015, Presiden Joko Widodo menetapkan setiap tanggal 22 Oktober maka Indonesia akan memperingati Hari Santri Nasional. Di mana setiap wilayah memiliki caranya masing-masing dalam merayakan hari yang ditujukan untuk meneladani semangat perjuangan nasionalisme kepada para santri yang disampaikan para ulama. Salah satu yang merayakan hari peringatan ini adalah kawasan Kota Depok, bahkan kelurahan-kelurahan di wilayah ini yang menentukan “seragam” dalam rangka Hari Santri Nasional.

Kelurahan di Depok Rayakan Hari Santri Nasional dengan Cara Ini

Contoh kelurahan di Kota Depok yang mengikuti peringatan ini adalah Kelurahan Tugu dengan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan menggunakan busana muslim. Mengingat memang terdapat imbauan dari Wali Kota Depok Mohammad Idris yang mewajibkan penggunaan busana tersebut. Dengan para pria yang harus menggunakan baju koko, celana hitam, ditambah peci. Sedangkan para ASN perempuan, diwajibkan menggunakan pakaian muslimah.

[Baca Juga: Wali Kota Bogor Bima Arya Rayakan Hari Santri Bersama 3.000 Santri]

“ASN di Kelurahan Tugu seluruhnya menggunakan baju muslim sebagai peringatan Hari Santri Nasional,” ucap Lurah Tugu Abdul Mutholib, sebagaimana dikutip dari depok.go.id (22/10/2019). Namun ia menyebut, pakaian ini dirasakan tidak mengganggu proses pelayanan terhadap masyarakat dengan para ASN yang mengklaim merasa nyaman berbusana muslim.

Selain sekadar menggunakan busana muslim, Abdul juga berharap bahwa di Hari Santri Nasional mereka juga dapat mendalami peran kehidupan santri dan mencoba merealisasikannya dalam pekerjaan sehari-sehari para ASN. “Nilai-nilai kesantrian juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dalam melayani masyarakat, karena kita bertugas untuk memberikan pelayanan,” tambah Lurah Tugu itu.

[Baca Juga: Wali Kota Depok Bawa Penghargaan untuk Kategori Pelayanan Publik]

Selain di tingkat kelurahan, suasana peringatan Hari Santri Nasional juga turut dirasakan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Depok. Hal ini tentu saja sejalan dengan program yang selama ini terus digaungkan Pemerintah Kota Depok yang menjadikan wilayahnya sebagai kota religius.

Oleh karena itulah, DPRD Kota Depok memutuskan untuk menjadikan hari ini sebagai momen untuk merenungkan kontribusi para santri. “Peran dan kontribusi santri harus mendapatkan apresiasi dan perhatian lebih, karena sudah membantu program pembangunan di wilayah,” ungkap Anggota DPRD Kota Depok Qurtifa Wijaya.

Read More

Artikel Lainnya

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus.jpg

Hobi dan Hiburan

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus

03 June 2020, 21:00

Dengan program terbarunya, JOOX ingin memanjakan para penggemar K-Pop di Tanah Air sekaligus berikan kesempatan berinteraksi dengan idola.

Di Antara Hewan Peliharaan, Kucing Disinyalir Paling Berpotensi Terkena COVID-19.jpg

Kesehatan

Kucing Disinyalir Hewan Peliharaan Paling Berpotensi Terkena COVID-19

03 June 2020, 20:00

Berdasarkan penelitian ahli, di antara semua hewan peliharaan yang dapat terinfeksi COVID-19, kucing berpotensi paling besar terkena.

sejarah KA semarang_1.jpg

Berita Kawasan

Menelusuri Jejak Stasiun Kereta Api Pertama di Semarang

03 June 2020, 19:47

Stasiun Semarang Gudang merupakan stasiun yang dibangun kala penjajahan Belanda. Namun, stasiun tersebut bukanlah stasiun kereta api pertama di Semarang.

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

Kesehatan

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

03 June 2020, 19:30

Pengetesan kedua ini dilakukan karena ditemukan kasus positif sebelumnya, kini ditemukan 15 orang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.