Kelurahan Rawa Bunga Kini Miliki Bank Sampah

Berita Kawasan

Kelurahan Rawa Bunga Kini Miliki Bank Sampah

Kelurahan Rawa Bunda meresmikan Bank Sampah Barokah di Lapangan Bulu Tangkis Jalan Bekasi Timur 2 RT015/RW04 pada 20 Oktober 2019 lalu. Pendirian bank sampah ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi sampah plastik.

Peresmian Bank Sampah Barokah ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Lurah Rawa Bunga Agustina dan Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Zita Anzani. Usai pengguntingan pita, Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Zita Anzani melakukan peninjauan yang didampingi oleh Wakil Camat Jatinegara Imron dan Lurah Rawa Bunga Agustina. Peresmian Bank Sampah Barokah dihadiri kurang lebih 150 orang.

[Baca Juga: Nabung di Bank Sampah Ini Bisa Liburan ke Luar Negeri]

Lurah Rawa Bunga Agustina menyebutkan, peresmian Bank Sampah Barokah Kelurahan Rawa Bunga merupakan instruksi Wali Kota Administrasi Jakarta Timur yang tertera pada Nomor 47 Tahun 2018 dalam rangka mengurangi sampah plastik di seluruh wilayah Jakarta Timur.

"Dengan diresmikan bank sampah ini, secara bertahap mulai dari rumah tangga sudah dapat memilah sampah organik dan nonorganik, juga secara tidak langsung mengurangi penggunaan plastik.” Kata Agustina. Ia pun melanjutkan, sampah plastik dan bahan perca sudah didaur ulang menjadi pot bunga dan bunga hias. Bukan hanya itu, bahan kaleng juga dibuat mainan dan vas bunga.

[Baca Juga: Kelurahan Tanah Baru Punya Bank Sampah Gres]

Melansir dari timur.jakarta.go.id (21/10/2019) Kelurahan Rawa Bunga sudah menjalani pemilahan sampah dan pemanfaatannya selama enam bulan. Salah satu hasil yang didapat dari uji petik RW 01 adalah, setiap harinya bank sampah ini mampu mendapatkan tujuh kilogram sampah kabel dan kresek, selain botol plastik yang dihasilkan. Setiap hari juga bank sampah ini mampu memproduksi satu pot bunga.

Sedangkan untuk pupuk kompos, setiap bulannya bank sampah ini menghasilkan kurang lebih 15-20 kilogram. Sudah banyak warga pula yang membeli pupuk kompos dan pot dari bank sampah. Di bank sampah ini tentunya juga ada buku tabungan, di mana hasil penimbangan sampah akan dikonversikan dengan uang. "Untuk sampah organik akan diolah menjadi pupuk kompos padat dan cair. Kita juga memiliki alat timbang, mesin komposting dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, dan alat cetak pot serta vas bunga," ujar Agustina.

Agustina berharap, dengan adanya gerakan bank sampah seluruh RW di Kelurahan Rawa Bunga dapat mengurangi sampah plastik dengan mulai membiasakan diri membawa botol minum sendiri, belanja dengan memakai tas dan tidak menggunakan sedotan plastik, serta memanfaatkan sampah daur ulang yang bernilai ekonomis.


Read More

Artikel Lainnya

Bulu Mata Menjulang dengan Maybelline Sky High Waterproof Mascara

Kecantikan dan Fashion

Bulu Mata Menjulang dengan Maybelline Sky High Waterproof Mascara

02 July 2022, 12:51

Maybelline Sky High Waterproof Mascara ini mengandung ekstrak bambu dan fiber yang dapat membantu memanjangkan dan menebalkan bulu mata.

Hadirkan Full Team, Tiket Konser Pre-sale 1 & 2 Dewa 19 di Candi Prambanan Ludes!.jpg

Hobi dan Hiburan

Hadirkan Full Team, Tiket Konser Pre-sale 1 & 2 Dewa 19 di Candi Prambanan Ludes!

01 July 2022, 15:58

Dengan kehadiran formasi lengkap, empat vokalis dan dua drummer di satu panggung, pemesanan tiket konser 30 Tahun Dewa 19 di Candi Pramabanan jenis pre-sale satu serta dua telah habis dengan tiket harga normal yang saat ini tersedia.

Melalui Flexi Hospital & Surgical, Astra Life Gaungkan Asuransi Kesehatan Cashles s.jpg

Bisnis

Melalui Flexi Hospital & Surgical, Astra Life Gaungkan Asuransi Kesehatan Cashless

01 July 2022, 14:44

Demi mengikuti tren digitalisasi serta iklim cashless yang bersifat kekinian, Astra Life juga memiliki produk asuransi kesehatan yang bersifat non-tunai.

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri.jpg

Berita Kawasan

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri

01 July 2022, 10:42

Baru-baru ini gapura Chinatown di kawasan Glodok Jakarta kembali diresmikan usai proyek restorasinya pasca-puluhan tahun yang lalu dihancurkan tentara Jepang.


Comments


Please Login to leave a comment.