Kelurahan Tanah Baru Punya Bank Sampah Baru

Berita Kawasan

Kelurahan Tanah Baru Punya Bank Sampah Gres

Warga RW 7 di Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara kini memiliki bank sampah yang diberi nama Kamsaw Cempaka. Bank sampah yang baru dibentuk seminggu yang lalu ini merupakan bagian program terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS).

Bank sampah sendiri merupakan tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipisah dan dipilah. Biasanya hasil pengumpulan sampah akan disetor ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau pengepul. Bank sampah diciptakan berkat adanya keprihatinan masyarakat akan lingkungan yang makin dipenuhi sampah.

[Baca Juga: Nasabah Bank Sampah Wijaya Kusuma Bisa Dapat Emas]

Sampah yang menumpuk pun kerap kali menimbulkan berbagai jenis masalah, sehingga bank sampah perlu dihadirkan agar bisa diolah kembali jadi barang yang lebih berguna. Pengelolaan sampah dengan sistem bank ini diharapkan mampu membantu pemerintah untuk menangani sampah, selain itu diharapkan bank sampah mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Bank sampah Kamsaw Cempaka merupakan hasil kerjasama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor dan Bank Sampah Berbasis Aparatur (Basiba). "Nasabah Bank Sampah Kamsaw Cempaka adalah 100 kepala keluarga binaan program terpadu P2WKSS. Hari ini, mereka melakukan penimbangan sampah pertama kali," kata Lurah Tanah Baru Dede Suganda.

Melansir dari kotabogor.go.id (5/7/2019) Dede menyebutkan, sampah yang dibawa dan ditimbang nasabah adalah sampah tertentu. Sampah yang bisa disetorkan ke bank sampah merupakan sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi, misalnya kertas, kardus, duplex, plastik dan botol kemasan air mineral dan juga logam.

[Baca Juga: Kerajinan Koran Bekas Bisa Capai Omzet 15 Juta per Bulan]

"Warga atau nasabah yang membawa sampah dari rumah kemudian dibawa ke bank sampah, nantinya akan diklasifikasi jenis sampahnya kemudian ditimbang dan dicatat dalam buku tabungan. Artinya, sampah yang diberikan tidak dibayar tunai tetapi masuk dalam buku tabungan," ujar Dede.

Ia juga menambahkan, sampah yang dibeli dari warga tersebut akan dikumpulkan dan dikelola oleh Basiba. "Mudah-mudahan Dinas Lingkungan Hidup dan Basiba terus mendukung nasabah Bank Sampah agar berkelanjutan. Sehingga hal ini menjadi 'virus' untuk ditularkan kepada warga yang lainnya," ungkap Dede.

Pada kesempatan yang sama, Dede juga membeli sampah botol kemasan air mineral yang disetorkan warga untuk kebutuhan inovasi warga RW 07.

Read More

Artikel Lainnya

8 Camat Jakarta Barat Ikut Pamong Innovation Award Tahun 2019

Berita Kawasan

8 Camat Jakarta Barat Ikut Pamong Innovation Award Tahun 2019

11 December 2019, 15:00

Pamong Innovation Award Tahun 2019 pada 9 Desember 2019 digelar dalam rangka peningkatan kinerja para camat menyelesaikan permasalahan di wilayah masing-masing.

Suzuki Gelar Servis Gratis Untuk Angkot di Jakarta

Bisnis

Suzuki Gelar Servis Gratis untuk Angkot di Jakarta

11 December 2019, 14:00

Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memfasilitasi 500 angkot, tahun ini ada sebanyak 700 angkot yang akan mendapatkan servis gratis

Anggaran Pembangunan Boarding School SMKN 74 Dikaji Kembali

Pendidikan

Anggaran Pembangunan Boarding School SMKN 74 Dikaji Kembali

11 December 2019, 13:00

Pengajuan anggaran pembangunan Boarding School SMKN 74, Jakarta Utara perlu dikaji kembali. DPRD meminta Disdik menundanya.

Hj Delima Tatung Rayakan Ulang Tahun ke-90 Dengan Suka Cita

Berita Kawasan

Hj. Delima Tatung Rayakan Ulang Tahun ke-90 dengan Suka Cita

11 December 2019, 12:00

Usia 90 tahun dan masih menjalani hidup dengan gembira, tentu menjadi anugerah yang patut disyukuri. Itulah yang dialami Hj. Delima Tatung dalam perayaan ulang tahunnya di Jakarta.


Comments


Please Login to leave a comment.