Kemdikbud Siapkan Kurikulum Baru, Gantikan yang Lama

Pendidikan

Kemdikbud Siapkan Kurikulum Baru. Gantikan yang Lama?

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makariem tak henti-hentinya membuat gebrakan di dunia pendidikan. Baru-baru ini kabarnya Kemdikbud tengah menyiapkan kurikulum baru yang tujuannya untuk mendekatkan dunia pendidikan dengan dunia kerja.

[Baca Juga: Ini Beberapa Poin Kerjasama Antara Kemdikbud dan Netflix]

Seperti yang diutarakan Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud Awaluddin Tjalla ketika mewakili Menteri Nadiem dalam acara peluncuran Grow with Google yang diselenggarakan di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat (18/2/2020). Menurut Awal, kurikulum tersebut dirancang untuk mengintegrasikan antara pendidikan dasar, menengah hingga ke pendidikan tinggi agar terus berkelanjutan.

"Satu hal yang ada hubungannya dengan integrasi, menghubungkan antara Dikdasmen dengan Dikti. Itu untuk kurikulum tadi," kata Awaluddin.

Rencananya, kurikulum baru yang masih digodok ini akan mengakomodir kompetensi berpikir secara komputasional (computational thinking) di dalamnya. Metode berpikir secara komputasional itu dianggap menjadi sarana untuk mewujudkan misi tersebut.

Kemdikbud Siapkan Kurikulum Baru, Gantikan yang Lama

Awal menjelaskan bahwa dalam kurikulum 2013 yang digunakan saat ini, hanya mencakup empat kompetensi dasar yang dikenal dengan 4C (critical thinking, creativity, communication, collaboration). Untuk itu dalam kajian yang tengah dilakukan Kemdikbud, ke depannya akan ditambah lagi dua konsep kompetensi, yakni computational logic dan compassion.

“Mas Nadiem menambah computational logic dan compassion. Karena itu, kami di Pusat Kurikulum saat ini ditugaskan untuk melakukan kajian pada kurikulum kita,” katanya.

Saat ini kata Awal, pihaknya sedang ditugasi untuk mengkaji model-model kurikulum yang ada di beberapa negara. Pengkajian juga dilakukan dengan memformulasikan metode yang bisa mendekatkan dunia pendidikan dengan dunia kerja.

[Baca Juga: Kini Giliran Kemdikbud Larang Pegawainya Gunakan Plastik Sekali Pakai]

Meski begitu, Awal belum bisa memastikan kapan kurikulum itu akan selesai. Sebab menurutnya kurikulum tersebut perlu digogok secara komprehensif dan tidak hanya melibatkan internal dari Kemendikbud. "Kalau kurikulum itu kan harus komprehensif. Sementara ini masih internal," jelasnya Awal.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.