MENTENG-KAWASAN-KEMENDAG GELAR DISKUSI BERSAMA MEDIA-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Bisnis

Kemendag Ajak Warga Pantau Harga Barang Pangan

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar acara Diskusi Bersama Media di di Hotel Artotel, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018). Dalam acara tersebut, Sekertaris Jenderal Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih menerangkan berbagai hal.

Di antaranya, menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 pemerintah, melalui Kemendag terus memantau ketersediaan pasokan dan harga pangan di setiap daerah. Seperti diketahui, selama periode tersebut harga barang pangan selalu mengalami kenaikan.

Melihat kondisi itu, pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap adanya potensi permainan oknum di pasar yang menyebabkan stok bahan pokok menurun namun harga meningkat. Dengan begitu, Karyanto pun menegaskan akan menindak tegas oknum yang sengaja mempersulit masyarakat untuk memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

[Baca Juga: Berburu Perlengkapan Bayi Lengkap dengan Harga Bersahabat]

Pihaknya akan mengawasi perusahaan-perusahaan besar dan tidak menutup kemungkinan mencabut izin mereka, serta memasukkannya ke daftar hitam (balck list) jika memang kedapatkan melakukan perbuatan curang memainkan pasar. Penindakan yang akan disasar Kemendag yakni penimbunan yang membuat harga pangan meningkat.

“Kalau ada yang nakal kita akan cabut izinnya dan di black list. Bukan itu saja, kita juga catat namanya, jika sewaktu-waktu membuka usahanya lagi, kita cek kembali,” ujarnya.

Karyanto memastikan ketika nama perusahaan sudah masuk ke daftar hitam, pelaku tidak bisa membuka atau menjalankan usaha di bidang yang sama. Daftar tersebut juga akan masuk sistem yang sudah terintegrasi sehingga catatannya tidak akan hilang.

Selain itu, Karyanto juga mengatakan telah membuat jadwal untuk menyebarkan para staf ahlinya ke seluruh wilayah di Indonesia. Hal ini bertujuan mengawasi kestabilan ketersediaan bangan pangan dan harga pangan.

[Baca Juga: Pelatihan Pangan Nusantara di Kabupaten Tangerang]

Untuk warga Jakarta Selatan, Anda bisa mengakses info pangan di infopangan.jakarta.go.id. Sebagai contoh, pada 15 November 2018 di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan antaranya sebagai berikut ; Besar IR. I (IR64) Rp12.500 per kilo, Minyak Goreng (Kuning/Curah) Rp12.500 per kilo, Cabe Merah Kriting Rp38.000 per kilo, Cabe Merah Besar (TW) Rp37.000 per kilo, Bawang Merah Rp30.000 per kilo, Bawang Putih Rp30.000 per kilo, Ayam Broiler/Ras Rp32.000 per ekor, Telur Ayam Ras Rp22.000 per kilo.

Nantinya, Kemendag juga akan menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengawasi peredaran barang di pasar guna menunjukan keseriusannya dalam mengantisipasi kenaikan harga. "Kami kerja sama (dengan TNI), kalau tidak salah sebulan yang lalu kita sudah mengadakan MoU dengan panglima TNI, supaya tidak main-mainlah pelaku usaha," tutur Karyanto.

Pelaku Usaha Lokal

Dalam gelaran diskusi bersama media, Karyanto juga menerangkan soal meningkatnya transaksi perdagangan elektronik (e-commerce). Dengan memanfaatkan pasar dalam negeri, pelaku usaha lokasl sejatinya bisa melebarkan sayap untuk bersaing di e-commerce luar negeri.

Namun, ia tak menampik adanya kendala dalam merealisasikan hal tersebut terutama bagi pelaku usaha mikro dan menegah (UMKM). Sektor ini dinilai masih gagap terhadap teknologi sehingga kesulitan untuk masuk ke pasar e-commerce.

“Perdagangan daring produk lokal ingin mencakup pasar luar negeri, namun kendala kita adalah para pelaku belum melek dengan teknologi informasi,” katanya.

Read More

Artikel Lainnya

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

Bisnis

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

05 December 2020, 09:05

Dalam perjalanan 10 tahun partisipasi Indonesia di SEM, ada peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat yaitu sebanyak lebih dari 200 persen.

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

Kesehatan

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

04 December 2020, 15:33

Bima Arya membagi tiga kategori warga yang enggan diberi vaksin, yakni ada warga yang tidak ingin diberi vaksin karena tidak percaya bahwa COVID-19 itu ada dan nyata, ada juga karena alasan keagamaan dan ada juga karena takut.

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

Berita Kawasan

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

04 December 2020, 14:37

Ketua Koni Kabupaten Bogor Junadi Syamsudin mengatakan, di kukuhkannya kepengurusan PCI periode 2020-2024. Dapat menjalankan berbagai program kegiatan dengan inovatif sehingga Cabor Cricket bisa lebih maju.

14 Hari Kedepan, Sejumlah Ruas Jalan di Bandung Ditutup

Berita Kawasan

14 Hari Ke Depan, Sejumlah Ruas Jalan di Bandung Ditutup

04 December 2020, 13:49

Hal ini sebagai tindak lanjut atas kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional yang diambil sebagai langkah penanganan pandemi di Kota Bandung.


Comments


Please Login to leave a comment.