ads
PONDOK INDAH-PENDIDIKAN-KEMENDIKBUD JALIN KERJASAMA PT POS INDONESIA DUKUNG PROGRAM GLN-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Pendidikan

Kemendikbud dan PT. Pos Indonesia Dukung Program Gerakan Literasi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan PT. Pos Indonesia (Persero) menandatangani nota kesepahaman tentang pemanfaatan layanan pos dalam pengembangan pendidikan dan kebudayaan. Hal ini sebagai upaya mendukung Gerakan Literasi Nasional (GLN).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, dengan adanya kepastian payung hukum kerjasama antara Kemendikbud dan PT. Pos Indonesia, program GLN yang telah dicanangkan Presiden dapat segera dilaksanakan tanpa hambatan.

“Tentu saja bisa lebih berkembang, baik dari segi volume pengiriman maupun cakupan atau coverage-nya,” kata Muhadjir Effendy seperti dikutip kemdikbud.go.id (23/1/2019).

[Baca Juga: Mulai 2019, Pendidikan Antikorupsi Ada di Sekolah]

Nota kesepahaman yang ditandatangani Sekertaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi dan Direktur Utama PT. Pos Indonesia Gilarsi W. Stijono ini memuat mengenai cakupan tugas dan ruang lingkup kerjasama kedua belah pihak, yakni Kemendikbud sebagai pihak pertama dan PT. Pos Indonesia sebagai pihak kedua.

Pihak pertama mempunyai tugas dan tanggung jawab menerima daftar penerima buku kepada pihak kedua, menentukan lokasi penerimaan buku, menerima dan menyeleksi buku dari donator, mengemas buku dalam paket siap kirim, menginformasikan kepada pihak kedua terkait waktu dan tempat pengambilan buku, dan menyosialisasikan program pengiriman buku dalam pelaksanaan GLN.

Penandatanganan Kerjasama Kemendikbud dan PT Pos Indonesia

Sedangkan pihak kedua mempunyai tugas dan tanggung jawab menerima daftar penerima buku dari pihak pertama, mengambil paket buku, mengirimkan buku pada tanggal 17 setiap bulannya sesuai daftar, menyosialisasikan program pengiriman buku, dan menyediakan fasilitas serta melaporkan hasil pelaksanaan pengiriman buku yang berlaku.

Terhitung sejak ditandatanganinya perjanjian kerjasama ini berlaku untuk jangka waktu empat tahun dan dapat diperpanjang, diubah, atau diakhiri sesuai kesepakatan. Menurut Muhadjir, setelah penandatanganan akan terjadi pelonjakan arus dan pengiriman buku.

[Baca Juga: Post Santa, Komunitas Pecinta Buku di Pasar Santa]

“Saya mohon kita bersama PT. Pos Indonesia dapat mengampanyekan, sehingga semua elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam gerakan pengumpulan buku. Ini bisa menjadi awal yang baik, kerjasamanya juga saya harap stabil,” ujar Muhadjir.

Gilarsi W. Setijono menyampaikan dukungannya terhadap Gerakan Literasi Nasional. Program literasi ini diyakininya sangat dekat dengan semua orang. Dengan Kemendikbud menyelenggarakan program ini, akan memudahkan upaya mendorong dan membangkitkan perkembangan literasi anak-anak Indonesia.

Read More

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

5 Manfaat Markisa untuk Kesehatan tubuh

Kesehatan

5 Manfaat Markisa untuk Kesehatan Tubuh

21 April 2019, 12:00  |  9 Views

Walaupun wujudnya unik tak seperti buah lainnya, markisa mengandung banyak manfaat lho. Berikut manfaat markisa untuk kesehatan.

Wakil Wali Kota Bekasi Motivasi Masyarakat Peduli Terhadap Sampah

Berita Kawasan

Wakil Wali Kota Bekasi Motivasi Warga Peduli Terhadap Sampah

21 April 2019, 14:00  |  4 Views

Dalam Diskusi Kota Bekasi Bersih, Wakil Wali Kota Bekasi berikan motivasi warga untuk peduli mengelola sampah.

Museum Sejarah Jakarta Gelar Pameran Foto Sejarah Islam di Australia

Berita Kawasan

Museum Sejarah Jakarta Gelar Pameran Foto Sejarah Islam di Australia

21 April 2019, 10:00  |  6 Views

Pameran foto kisah panjang Islam di Australia digelar di Museum Sejarah Jakarta hingga 30 April 2019.

Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang

Berita Kawasan

Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang

21 April 2019, 16:00  |  6 Views

Beberapa daerah, termasuk DKI Jakarta mulai mendengungkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai. Apakah cara ini efektif mengurangi konsumsi plastik?


Comments


Please Login to leave a comment.

ads