Kemendikbud Tanggapi Isu Uang Kuliah Naik Kala Pandemi COVID-19

Pendidikan

Kemendikbud Tanggapi Isu Uang Kuliah Naik Kala Pandemi COVID-19

Sejak 2 Juni 2020, isu kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) menjadi pembicaraan hangat di seluruh media sosial. Menanggapi isu tersebut, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Plt Dirjen Dikti) Kemendikbud, Nizam, menegaskan bahwa Kemendikbud memastikan tidak ada kenaikan UKT di masa pandemi Covid-19. Dalam keterangan tertulisnya, Nizam menjelaskan, jika ada perguruan tinggi negeri (PTN) yang menaikkan UKT, berarti keputusan tersebut diambil sebelum masa pandemi dan hanya diberlakukan kepada mahasiswa baru sesuai dengan kemampuan ekonomi orangtuanya.

Dalam keterangan tertulis Nizam juga menyatakan keputusan terkait UKT tidak boleh menyebabkan mahasiswa tidak dapat berkuliah.

Kemendikbud Tanggapi Isu Uang Kuliah Naik Kala Pandemi COVID-19

Sebelumnya, pada 6 Mei 2020 Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) juga sudah memberikan keterangan tertulis mengenai beberapa opsi untuk mengatasi UKT bagi mahasiswa yang terdampak pandemi.

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Jamal Wiwoho mengatakan, mahasiswa dapat mengajukan permohonan perubahan besaran uang kuliah tunggal (UKT) dengan menyertakan data pokok tentang perubahan kemampuan ekonomi mahasiswa.

Selanjutnya, kebijakan untuk memberikan keringanan UKT akan dipertimbangkan dan diputuskan oleh pimpinan PTN berupa beberapa opsi, yaitu pembebasan sementara, pengurangan, pergeseran klaster, pembayaran mengangsur, dan penundaan pembayaran UKT.

[Baca Juga: Mahasiswa Terdampak Pandemi Bisa Ajukan Keringanan UKT]

Seluruh mekanisme pengajuan dan keputusan diatur oleh masing-masing PTN. Kebijakan tersebut diharapkan tidak mengganggu operasional penyelenggaraan maupun pembelajaran di perguruan tinggi serta berbagai aktivitas pendukungnya.

Ketentuan mengenai keringanan UKT diatur dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 39 Tahun 2017 tentang tentang Biaya Kuliah Tunggal dan Uang Kuliah Tunggal pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

[Baca Juga: 3 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Agar Bisa Biayai Kuliah Sendiri]

Pada pasal 5 di Permenristekdikti tersebut disebutkan bahwa pemimpin PTN dapat memberikan keringanan UKT dan/atau melakukan penetapan ulang pemberlakuan UKT terhadap mahasiswa apabila terdapat:

  • Ketidaksesuaian kemampuan ekonomi mahasiswa yang diajukan oleh mahasiswa, orangtua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya
  • Perubahan data kemampuan ekonomi mahasiswa, orangtua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya

Pemberian keringanan UKT dan/atau penetapan ulang pemberlakuan UKT tersebut ditetapkan dengan keputusan Pemimpin PTN.

Untuk mendapatkan keringanan UKT, mahasiswa perguruan tinggi negeri harus mengajukan permohonan ke dekan terlebih dahulu. Selanjutnya dekan akan membawa permohonan itu untuk dirapatkan bersama para pimpinan kampus. Permohonan dari mahasiswa harus disertai bukti atau dokumen, antara lain surat keterangan pemutusan hubungan kerja atau surat keterangan meninggal dunia

Read More

Artikel Lainnya

Sejak dibuka kembali, Jumlah Pengunjung TSTJ Solo Masih Rendah

Berita Kawasan

Sejak dibuka kembali, Jumlah Pengunjung TSTJ Solo Masih Rendah

09 July 2020, 12:30

Tingkat kunjungan di TSTJ Solo setiap hari rata-rata 50 orang. Ini hanya 10 persen dari jumlah rata-rata di hari kerja. Biasanya di akhir pekan mencapai 2.500-3.500 orang per hari.

Membimbing Anak Berkebutuhan Khusus di Masa Pandemi

Pendidikan

Membimbing Anak Berkebutuhan Khusus di Masa Pandemi

09 July 2020, 11:45

Anak berkebutuhan khusus akan sangat membutuhkan bimbingan di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang. Bimbingan ini juga berbeda dengan yang biasa dilakukan sebelum virus corona menyebar.

Terus Berusaha Ingatkan Warga Gunakan Masker, Wali Kota Risma Blusukan.jpg

Berita Kawasan

Terus Berusaha Ingatkan Warga Gunakan Masker, Wali Kota Risma Blusukan

09 July 2020, 11:00

Wali Kota Risma pada pekan ini blusukan di salah satu area Kota Surabaya dengan penyebaran COVID-19 tinggi demi ingatkan warga mengenai penggunaan masker.

Nike Air Force 1s, Sepatu Favorit Para Supermodel

Kecantikan dan Fashion

Nike Air Force 1s, Sepatu Favorit Para Supermodel

09 July 2020, 10:00

Muncul pada tahun 1982, sneaker ini bergaya klasik dan dapat diandalkan sehingga terkenal sebagai salah satu sepatu terlaris di Amerika Serikat hingga hari ini.


Comments


Please Login to leave a comment.