PONDOK INDAH-KAWASAN-KEMENHUB SEGERA TERBITKAN BELEID PENGGANTI PERMENHUB-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Berita Kawasan

Kemenhub Akan Segera Mengatur Taksi Daring

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera menerbitkan beleid pengganti Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek atau taksi berbasis aplikasi daring.

Permenhub 108/2017 ini sebelumnya sempat digugat masyarakat sipil ke Mahkamah Agung (MA) karena dianggap merugikan mitra pengemudi. Tahun lalu, MA juga membatalkan sejumlah poin pada Permenhub 26 Tahun 2016, yang merupakan beleid pendahulu Permenhub 108/2017.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya diminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk cepat menyelesaikan pembetulan Permenhub 108/2017.

[Baca Juga: Rujukan BPJS Daring Permudah Layanan di Fasilitas Kesehatan]

"Harapan Pak Menteri sekitar pertengahan November ini atau mungkin paling lambat tanggal 20 (November) sudah ditandatangani dan kami sudah bisa sosialisasi terhadap regulasi ini," ujarnya seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (7/11/2018).

Standar Pelayanan Minimal (SPM) Taksi Daring

Beleid tersebut akan mengatur mengenai Standar Pelayanan Minimal (SPM) taksi daring, termasuk mengenai kondisi kendaraan dan pengemudi, serta aspek yang terkait perlindungan menyangkut masalah keselamatan, kenyamanan dari para penumpang.

Sama seperti Permenhub 108/2017, beleid pengganti itu juga mengatur mengenai ketentuan tarif batas bawah dan atas yang harus dipatuhi oleh aplikator taksi daring seperti Go-jek dan Grab. Sebagai catatan, dalam Permenhub 108/2017, tarif batas bawah ditetapkan Rp3.000 per kilometer dan tarif batas atas Rp6.500 per kilometer.

Lanjut Budi, Kemenhub telah mengirimkan surat kepada Grab dan Go-Jek untuk mematuhi aturan tentang batasan tarif yang ditentukan. Jika melanggar, Kemenhub akan mengirim surat peringatan pertama dan kedua. Jika terulang kembali, Kemenhub bisa meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menutup aplikasi tersebut.

Kemenhub juga telah melakukan uji publik terhadap beleid baru taksi daring di beberapa kota besar yaitu Medan, Surabaya, dan Makassar guna mengantisipasi agar tidak digugat kembali ke MA. Selanjutnya, Kemenhub juga akan melakukan uji publik di Bandung, Yogyakarta dan Jakarta. Dalam uji publik, Kemenhub melibatkan perwakilan aliansi mitra pengemudi aplikator.

Standar Pelayanan Minimal (SPM) Taksi Daring

Sementara itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta adanya standar layanan minimum terkait operasional taksi daring. Mengutip Liputan6.com, standar layanan ini demi memberikan jaminan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bagi penumpang.

“Jadi harus ada layanan minimal dalam hal keselamatan dan keamanan baik untuk pelaku usaha dan konsumen harus diperlakukan sama,” kata Ketua Bidang Pengaduan dan YLKI Sularsi.

Sampai saat ini, keberadaan taksi daring cukup membantu. Pasalnya, Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Djoko Setijowarno menyampaikan, menurunnya kinerja serta besarnya biaya transportasi umum membuat orang lebih menyukai berkendara dengan sepeda motor, atau beralih ke angkutan daring.

“Akibat buruknya layanan angkutan umum, publik beralih ke angkutan bertarif murah, seperti ojek atau taksi daring,” katanya mengutip Liputan6.com.

Meskipun kota besar, seperti Jakarta, Depok, Bekasi mengalami tingkat kemacetan yang tinggi, tapi sebagian besar dari masyarakatnya lebih memilih taksi daring. Pasalnya, konsumen merasa lebih efesien, praktis dan mudah, lebih aman dan terpercaya, rapih, dan kemudahan dalam pembayaran, serta tarif pasti.

Read More

Artikel Lainnya

Pemprov Jabar Sudah Ambil Puluhan Ribu Sampel Swab Test COVID-19.jpg

Kesehatan

Pemprov Jabar Sudah Ambil Puluhan Ribu Sampel Swab Test COVID-19

03 July 2020, 17:00

Pemprov Jabar mengumumkan sudah mengambil lebih dari 70.000 sampel swab test COVID-19 dalam usaha mengejar standar minimal WHO.

Indonesia-dan-WHO-Kerja-Sama-Studi-COVID-19.jpg

Kesehatan

Sinergi Indonesia dan WHO Untuk Lakukan Studi COVID-19

03 July 2020, 15:00

Berpartisipasi dalam studi internasional ini adalah cara untuk mendapatkan lebih banyak informasi mengenai COVID-19.

Jadi Alumni ILVP, Ini yang Dibawa Dahlan Iskan ke Indonesia.jpg

Pendidikan

Jadi Alumni ILVP, Ini yang Dibawa Dahlan Iskan ke Indonesia

03 July 2020, 14:00

Ternyata aspek modernisasi di media pada era Orde Baru didorong Dahlan Iskan usai ia mengikuti program ILVI ke Amerika Serikat.

Hanya Dalam 4 Menit! Realme C11 Terjual 10.000 Unit .jpg

Bisnis

Hanya Dalam 4 Menit! Realme C11 Terjual 10.000 Unit

03 July 2020, 13:45

Tampaknya penjualan realme C11 berhasil jadi kesuksesan untuk realme Indonesia karena kurang dari lima menit, sudah ada 10.000 unit ponsel pintar ini yang terjual.


Comments


Please Login to leave a comment.