Kemenperin Ciptakan Penyimpan Energi Portabel, Solusi Listrik Padam

Properti dan Solusi

Kemenperin Ciptakan Penyimpan Energi Portabel, Solusi Listrik Padam

Ketersediaan dan akses layanan energi listrik sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat saat ini. Namun terkadang ada beberapa masalah yang menyebabkan pelanggan harus mengalami pemadaman listrik. Misalnya yang beberapa waktu silam dialami di area pulau Jawa bagian Barat. Kejadian ini memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat luas baik itu dari sisi ekonomi maupun sosial.

Menanggapi kondisi tersebut, Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T), sebagai salah satu unit penelitian dan pengembangan di bawah Balai Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian atau Kemenperin, tergerak untuk menciptakan solusi inovasi produk penyimpan energi listrik atau powerbank yang diberi nama B4TPowerHouse.

Kemenperin Ciptakan Penyimpan Energi Portabel, Solusi Listrik Padam

“Produk ini mempunyai fungsi untuk menyimpan daya seperti powerbank, namun dengan kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar. Inovasi ini memberikan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan energi listrik yang praktis dan siap digunakan kapan saja dan di mana saja, terutama pada kondisi darurat,” papar Kepala BPPI Kementerian Perindustrian Ngakan Timur Antara dalam rilis yang diterima PingPoint.co.id (19/8/19).

[Baca Juga: Wali Kota Bogor Pantau Sejumlah Titik Setelah Listrik Padam]

B4TPowerHouse mempunyai kapasitas 20.000 mAh dan dapat ditingkatkan sesuai dengan pesanan konsumen. Masukan untuk pengisian adalah 12 -17 V DC dan dapat dilakukan dari adaptor PLN maupun dari sumber energi baru terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Sedangkan, keluarannya dapat berupa arus searah bertegangan 5 V DC dan arus dua arah bertegangan 220 V AC.

B4TPowerHouse dapat dimanfaatkan untuk perangkat elektronik seperti lampu, laptop, aneka charger dan sebagainya. Pengisian tergantung kapasitas dan kondisi baterainya, namun rata-rata memakan waktu sekitar 2-3 jam, dan dapat menyalakan lampu LED sampai lebih dari lima hari.

“B4TPowerHouse dapat dibawa ke mana-mana karena desainnya seperti tas koper kecil yang praktis dan ringan. Bobotnya sekitar 2 kilogram, serta tahan hujan,” jelas Kepala B4T Budi Susanto. Inovasi ini merupakan salah satu dari upaya B4T dalam pengembangan teknologi yang berbasiskan baterai lithium-ion.

[Baca Juga: Panel Surya, Efektifkah Jadi Solusi Pemadaman Listrik?]

Material lithium-ion pada saat ini merupakan baterai yang sangat canggih karena mampu menyimpan energi listrik yang besar pada ukuran dan berat baterai yang lebih ringan dari jenis baterai lainnya. Penelitian dan pengembangan ini akan memanfaatkan sumber daya mineral lokal Indonesia dan dikembangkan oleh para peneliti Indonesia.

Penelitian ini pada mulanya difokuskan pada pengembangan sel baterai saja, lalu berlanjut dengan pengembangan produk. Penelitian dan pengembangan produk B4TPowerHouse telah dimulai sejak tahun 2017. “Diharapkan dengan kemajuan pengembangan teknologi ini akan memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan ketersediaan listrik yang andal dan ekonomis,” imbuh Budi.

Pengembangan produk B4TPowerHouse untuk menjawab permasalahan kebutuhan energi di daerah-daerah yang belum terjangkau aliran listrik. Ke depannya, produk ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber energi bagi kebutuhan yang lebih luas.

Read More

Artikel Lainnya

Kisah #AksiHidupBaik Sang Inisiator Penghijauan Kelurahan Karang Anyar

Berita Kawasan

Kisah #AksiHidupBaik Sang Inisiator Penghijauan Kelurahan Karang Anyar

18 November 2019, 19:00

Euis Kurniawati adalah salah satu nominasi Ibu Ibukota Awards Bidang Pelestarian Lingkungan. Simak #AksiHidupBaik yang dilakukannya di sini.

Kapal Pembersih Sungai Siap Dioperasikan di Kota Bekasi

Berita Kawasan

Kapal Pembersih Sungai Siap Dioperasikan di Kota Bekasi

18 November 2019, 18:00

Kapal pembersih sungai yang diberikan oleh Waste4Change ini mampu menjaring sampah setidaknya 200-300 kilogram.

Ini Dia Tips Memilih Sepatu Lari Untuk Pemula

Kesehatan

Ini Dia Tips Memilih Sepatu Lari untuk Pemula

18 November 2019, 17:00

Pemilihan sepatu lari yang pas berpengaruh terhadap performa loh. Salah-salah malah bikin kaki kamu terkilir. Berikut tips bagi kalian yang ingin membeli sepatu lari.

Sekolah Pribumi Pertama di Batavia Ada di Cikini

Berita Kawasan

Sekolah Pribumi Pertama di Batavia Ada di Cikini

18 November 2019, 16:00

Gedung sekolah yang kini menjadi SMPN 1 Jakarta ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Inilah sejarah sekolah pribumi pertama di Batavia.


Comments


Please Login to leave a comment.