Kemenristekdikti Bentuk Peraturan Cegah Radikalisme.jpg

Pendidikan

Kemenristekdikti Bentuk Peraturan Cegah Radikalisme di Kampus

Dalam rangka meningkatkan pemahaman akan ideologi bangsa, pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti) menyusun Permenristekdikti Nomor 55/2018 tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi.

Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi membahas tentang Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang dibentuk dan dibina oleh pimpinan pergutuan tinggi.

[Baca Juga: Menilik Komunitas FISIP UI Peduli Hewan]

Anggota UKM Pengawal Ideologi Bangsa (PIB) ini berasal dari organisasi mahasiswa intra kampus dengan organisasi mahasiswa ekstra kampus yang mahasiswanya kuliah di kampus tersebut.

“Peraturan Menteri ini untuk mejembatanai wawasan kebangsaan dan bela negara melalui unit kegiatan mahasiswa,” ungkap Menristekdikti Mohamad Nasir pada acara Silaturahmi, Jalan Sehat, dan Dialog Interaktif Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2018, bersama keluarga Cipayung Plus di Auditorium Lantai 2 Gedung D Kemenristekdikti, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, seperti dikutip ristekdikti.go.id (5/2/2019).

Kemenristekdikti Bentuk Peraturan Cegah Radikalisme di Kampus

Menteri Nasir juga menegaskan bahwa partai politik tidak boleh menyelenggarakan aktivitas di perguruan tinggi.

Adapun fokus dari Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2018 adalah untuk mendorong Pimpinan Perguruan Tinggi, membuka UKM yang kegiatannya adalah untuk pembinaan empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika).

“Kalau partai politik memang saya larang beraktivitas di kampus, karena kampus bukan tempat politisasi bagi suatu golongan. Saya pikir mahasiswa yang punya potensi besar untuk membangun negeri ini, kalau urusan kebangsaannya saja masih bermaslah, ini akan jadi problem bagi mereka untuk membangun negara dimasa yang akan datang,” kata Nasir.

Permenristekdikti Nomer 55 Tahun 2018 tidak mengatur atau mendorong organisasi ekstra kampus untuk membuka cabang atau komisariat di dalam perguruan tingginya, melainkan mengajak mahasiswa anggota organisasi ekstra kampus, untuk berpartisipasi dengan UKM yang akan dibina oleh Pimpinan Perguruan Tinggi.

[Baca Juga: Kemenristekdikti Dorong Penelitian Bebasis Inovasi]

“Apakah nanti semua komisariat dibuka di kampus? Tidak. Yang kami dorong adalah UKM Pembinaan Ideologi Bangsa, yang dibentuk oleh Pimpinan PT dengan keanggotaannya dari mahasiswa/i yang tergabung dalam organisasi ekstra (kampus).

Menteri Nasir menambahkan, perwakilan satu per satu dari mereka, seperti dari HMI, PMII, GMKI, GMNI, PMKRI, Hikmahbudhi, KMHDI maupun organisasi mahasiswa lainnya, dapat bergabung untuk menyuarakan pemikiran-pemikiran mereka ,” ungkap Menristekdikti.

Selain Menristekdikti Mohamad Nasir sebagai narasumber, acara ini dihadiri juga Peneliti Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) R. Siti Zuhro, dan dimoderatori oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Mahasiswa Ismunandar. Turut serta Eselon satu dan dua Kemenristekdikti, dan perwakilan dari alumni organisasi mahasiswa ekstra kampus.


Read More

Artikel Lainnya

danau-siombak.jpg

Hobi dan Hiburan

Menunggu Waktu Berbuka Sambil Menikmati Keindahan di Danau Siombak

16 April 2021, 15:32

Danau Siombak adalah danau buatan bekas penggalian tanah timbunan pada sekitar tahun 1980.

Ikut Salat Tarawih Berjamaah, Ini Pesan Ganjar Pranowo untuk Warga Jawa Teng ah.jpg

Berita Kawasan

Ikut Tarawih Berjamaah, Ini Pesan Ganjar Pranowo untuk Warga Jawa Tengah

16 April 2021, 15:06

Walau saat ini salat Tarawih sudah diperbolehkan, Ganjar Pranowo meminta agar warga Jawa tengah tetap memperhatikan protokol kesehatan tanpa aja kesusu.

Vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya Sudah Sentuh Lebih dari 600 Ribu Jiwa.jpg

Kesehatan

Vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya Sudah Lebih dari 600.000 Jiwa

16 April 2021, 14:07

Pemkot Surabaya mengumumkan program vaksinasi COVID-19 di wilayah mereka sudah mencapai total lebih dari 600.000 orang.

Dunia Usaha dan Pariwisata di Kota Batu, Bantu Cegah COVID-19

Berita Kawasan

Banyak Bendera Hijau di Kota Batu, Libur Lebaran akan Ramai

16 April 2021, 12:01

Tren angka terjangkit COVID-19 di Kota Batu dapat dikendalikan dengan baik. Hal ini menjadi salah satu dasar bagi tempat wisata untuk tetap buka ketika libur Lebaran 2021.


Comments


Please Login to leave a comment.