Kementerian Bangladesh Penasaran Program KB Puskesmas Sawangan

Kesehatan

Kementerian Bangladesh Penasaran Program KB Puskesmas Sawangan

Puskesmas Sawangan Depok terus berupaya menyukseskan program Keluarga Berencana (KB) yang membutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak. Melansir laman depok.go.id (31/07/2019), Sebanyak sembilan orang perwakilan dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga, Bangladesh pada 30 Juli 2019 mengunjungi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Sawangan. Kedatangan mereka untuk mempelajari program Keluarga Berencana (KB) yang dijalankan UPT Puskesmas Sawangan, Depok.

Saat berkunjung dan menemui Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Sawangan, Winarni Naweng Triwulandari. Winarni mengakui, program Keluarga Berencana (KB) di wilayahnya berjalan baik. “Meski begitu, kami tidak bisa berjalan sendiri, namun juga membutuhkan kerjasama dari seluruh stakeholder yang ada,” kata Winarni.

Kementerian Bangladesh Penasaran Program KB Puskesmas Sawangan

Ketua rombongan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga, Bangladesh, Mannan mengakui pihaknya tertarik dengan program KB yang diberikan UPT Puskesmas Sawangan dari pemerintah secara gratis. Pelayanan kontrasepsi ke warganya diberikan gratis dilakukan dengan berbagai cara, yaitu dengan IUD, suntik, pil, implant, Metode Operasi Wanita (MOW), Metode Operasi Pria (MOP) hingga kondom.

[Baca Juga: Puskesmas di Kecamatan Kota Depok Ini Adakan Penyuluhan AIDS]

Winarni mengatakan, Puskesmas Sawangan membawahi dua kelurahan yang menjadi wilayah kerja yakni Kelurahan Sawangan dan Sawangan Baru. Dalam pelaksanaan kegiatan KB di dua kelurahan ini tercatat pada tahun 2018 setidaknya terdapat 5.280 akseptor KB dengan tujuh metode KB yang ada. Diantaranya 3.251 menggunakan suntik, 366 menggunakan IUD, 811 orang menggunakan pil, dan 398 orang menggunakan implan.

Selain itu, lanjutnya, untuk Metode Operasi Wanita (MOW) sebanyak 206 orang, Metode Operasi Pria (MOP) sebanyak 31 orang, serta yang menggunakan kondom sebanyak 217 orang. Kemudian, sambung Naweng, khusus untuk MOP dan MOW, Puskesmas Sawagan sifatnya hanya mengumpulkan orang yang mau menggunakan metode tersebut. Selanjutnya mereka akan dirujuk ke rumah sakit. “Hanya MOW dan MOP saja yang di rumah sakit, metode lainnya bisa dilakukan di Puskesmas Sawangan,” tuturnya.

[Baca Juga: Puskesmas Depok Bertekad Cegah Anemia Pada Remaja]

Dirinya menambahkan, di Depok sendiri ada beberapa strategi dalam peningkatan cakupan angka KB. Antara lain dengan adanya program Kampung KB, serta program TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) yang rutin dilaksanakan baik tingkat kota maupun kecamatan.

“Dalam kegiatan ini terlihat kolaborasi yang erat antara Puskesmas dengan TNI maupun Polri dalam rangka menyukseskan program KB di Depok,” pungkasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.