Kenali 3 Situs Purbakala di Kabupaten Bogor

Berita Kawasan

Kenali 3 Situs Purbakala di Kabupaten Bogor

Bogor merupakan kota yang berdampingan dengan Ibu Kota. Bogor juga merupakan kota tetangga DKI Jakarta yang terkenal dengan cuaca yang dingin karena berada di dataran tinggi. Kerap kali, masyarakat Jakarta meluangkan waktu di akhir pekan untuk sekedar mencari udara segar dan liburan singkat dengan keluarga. Tapi, tempat wisata di Bogor bukan hanya sekedar keindahan alamnya.

Di bogor, peninggalan purbakala juga dikelola baik sebagai destinasi wisata. Sehingga Anda yang ingin memperkaya pengetahuan sejarah, bisa datang ke tempat wisata purbakala. Merangkum dari bogorkab.go.id (6/9/2019) berikut situs purbakala di Kabupaten Bogor yang bisa Anda kunjungi.

Kenali 3 Situs Purbakala di Kabupaten Bogor

  • Situs Batu Dakon

Situs ini berada di lahan sebesar 7x6 meter, walau kecil dan tak seperti situs lainnya, situs dakon kaya akan sejarah kerajaan Sunda. Pada situs ini terdapat dua batu berjajar dari timur ke barat dengan jarak 1 meter. Pada permukaannya, terdapat masing-masin 8-10 lubang. Sedangkan di sebelah selatan batu dakon terdapat dua menhir yang berjajar dari timur ke barat dengan jarak satu meter.

Menhir merupakan batu tunggal yang biasanya berukuran besar berbentuk seperti tugu, biasanya diletakkan tegak berdiri di atas tanah. Menhir biasanya digunakan sebagai tempat untuk pemujaan toh nenek moyang pada zaman itu.

[Baca Juga: Kunjungi Pameran di Museum Seni Rupa dan Keramik]

Situs ini menandakan, kemajuan masyarakat megalitikum yang ada di Bogor saat itu sudah maju dan berada bahkan sebelum masuknya kerajaan Hindu. Situs ini dinamakan Situs Batu Dakon karena bentuk batu yang ada di dana berbentuk mirip dako atau congklak.

Lokasi situs ini persis di belakang masjid yang tak jauh dari Prasasti Kebonkopi I yang berada di Desa Ciaruten Ilir, Cibungbulang, Bogor.

Kenali 3 Situs Purbakala di Kabupaten Bogor

  • Prasasati Kebonkopi I (Tapak Gajah)

Sesuai namanya, prasasti terdapat pahatan tapak kaki gajah yang merupakan peninggalan Kerjaan Tarumanegara. Prasasti ini menampilkan ukuran kaki gajah yang merupakan tunggangan raja Purnawarman yang disamakan dengan gajah Airawata, wahana Desa Indra.

Prasasti ini ditemukan pada abad ke-19 saat proses penebangan hutan untuk perkebunan kopi. Sejak ditemukan, prasasti masih dijual di tempat yang sama. Prasasti tersebut dipahat di atas batu dengan ukuran tinggi 69 cm, lebar 104 cm dan 164 cm. di prasasti tersebut juga terdapat Huruf Palawa dalam Bahasa Sansekerta.

Kenali 3 Situs Purbakala di Kabupaten Bogor

  • Prasasti Ciaruteun

Prasasti yang satu ini juga berasal dari Kerjaan Tarumanegara dan dikeluarkan Raja Purnawarman pada abad ke 5. Situs yang ini terbilang unik karena digunakan sejak masa prasejarah hingga abad ke 16. Pada tahun 1970-an, prasasti ini ditemukan dengan menunjukan jejak megalitik seperti Situs Batu Dakon.

Prasasti Ciarateun ditempatkan di lahan dengan luas pagar 1.000 eter persegi dilengkapi pula dengan cungkup berukuran 8x8 m. Serupa dengan prasasti tapak kaki gajah yang terdapat Huruf Palawa, berbahasa Sansekerta. Isinya merupakan puisi India yang terdiri dari empat baris.

[Baca Juga: Belajar Sejarah di Museum Perjoangan Bogor]

Itulah beberapa situs prasejarah yang terletak di Kabupaten Bogor. Tertarik mengunjuginya? Mana situs yang ingin Anda kunjungi terlebih dahulu?


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.