Kenali Lebih Jauh Efek Samping dari MSG

Kesehatan

Kenali Lebih Jauh Efek Samping dari MSG

Banyak orang mengatakan jika masak tanpa menggunakan micin atau monosodium glutamate (MSG) akan terasa kurang sedap. Penggunaan MSG sebagai penyedap atau penguat rasa dalam masakan sehari-hari memang bukan hal yang aneh. Namun, sebaiknya kenali MSG lebih jauh terlebih dahulu karena terlalu banyak mengonsumsinya bisa memiliki berbagai efek samping.

Kenali Lebih Jauh Efek Samping dari MSG

Sebagaimana dilansir halodoc.com (21/3/2019), beberapa organisasi seperti Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Food and Agriculture Organization (FAO), Food and Drug Administraion (FDA) dan World Health Organization (WHO) mengkategorikan MSG sebagai bahan makanan yang secara umum dianggap aman dikonsumsi, namun dalam jumlah yang kecil.

MSG memang memiliki kemampuan menambah cita rasa makanan menjadi lebih lezat, tetapi perlu diwaspadai akibat mengonsumsi MSG yang berlebih yang bisa berakibat fatal bagi kesehatan tubuh.

[Baca Juga: Ketahuilah Gejala dan Pengobatan untuk Kanker]

Berikut beberapa efek samping yang akan terjadi jika terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung vetsin (nama lain MSG) yang dirangkum PingPoint.co.id dari berbagai sumber (21/3/2019).

Jika Anda mengalami sakit kepala yang terasa seperti menusuk setelah mengonsumsi suatu makanan yang mengandung MSG, bisa jadi sakit kepala yang Anda alami karena Anda mengonsumsi makanan yang mengandung micin yang berlebih. Sakit kepala merupakan salah satu efek samping yang paling umum terjadi. Namun, jangan dibiarkan jika kondisi ini terus menerus terjadi karena dapat menyebabkan kematian sel-sel saraf di otak (neuron).

Hal tersebut karena MSG mampu memicu berbagai aktivitas yang tidak normal pada saraf-saraf di otak melalui sel yang ada di lidah. Jika saraf di otak terstimulasi secara berlebihan, maka Anda akan lebih mungkin mengalami sakit kepala dan pusing.

Beberapa penelitian telah membuktikan MSG bisa menyebabkan masalah tekanan darah jika dikonsumsi secara berlebihan. Kandungan asam glutamat pada MSG diyakini bisa membuat pembuluh darah menyempit dan melebar. Jika hal itu terjadi, bisa menyebabkan kenaikan tekanan darah yang signifikan.

Orang-orang yang berlebihan mengonsumsi MSG bisa mengalami masalah pada denyut jantung yang tidak teratur sehingga bisa membuat rasa nyeri pada bagian dada.

[Baca Juga: 4 Tanda Fungsi Hati Bermasalah]

MSG bisa memicu kerusakan pada hati dengan merusak sel darah merah, mematikan sel-sel di hati dan radang pembuluh darah jika dikonsumsi berlebihan. Sebuah studi menunjukkan bahwa bahan penguat rasa ini bisa memproduksi senyawa kimia dalam tubuh yang menyebabkan peradangan. Selain itu, makanan yang mengandung MSG cenderung memiliki kandungan lemak yang tinggi. Sehingga apabila MSG dikonsumsi terus menerus dan secara berlebihan, maka akan menyebabkan penyakit perlemakan hati non alkohol yang merupakan bentuk penyakit yang serius. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi penyakit tersebut bisa menyebabkan sirosis dan gagal hati.

Kerusakan hati akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan yang memiliki penyedap rasa MSG juga bisa memicu terjadinya penumpukan gula dalam darah. Hal itu terjadi karena jika hati mengalami kerusakan bisa memicu pankreas memproduksi insulin yang tidak digunakan seperti yang seharusnya pada sel-sel dalam tubuh atau yang disebut resistensi insulin. Jenis resistensi insulin ini sama dengan yang terjadi pada penyakit diabetes tipe dua, maka jika sudah terjadi penumpukan gula darah harus ditangain dengan tepat dan cepat.

MSG yang mempengaruhi pankreas dan kadar gula darah secara tidak langsung juga bisa membuat Anda makan dengan porsi yang lebih banyak. Dengan demikian tentu Anda akan mengalami obesitas.

[Baca Juga: Kasus Obesitas Bisa Ditangani dengan Bedah Bariatrik]

Keenam efek samping di atas akan Anda alami jika mengonsumsi makanan yang mengandung MSG berlebihan dan secara terus menerus. Cara ampuh untuk mencegah efek samping MSG tentu dengan cara membatasi atau bahkan tidak mengonsumsi MSG sama sekali.

Bagi Anda yang gemar memasak, Anda bisa memasak tanpa menggunakan MSG sebagai penyedap rasa. Anda bisa gunakan bahan-bahan yang ada di dapur seperti bawang bombai, jamur, asparagus, ayam, seafood dan lain sebagainya. Serta Anda juga bisa gunakan garam laut dan garam Himalaya sebagai pengganti MSG yang sehat.

Read More

Artikel Lainnya

Tips Menambah Jaringan Bisnis Selama Pandemi COVID-19

Bisnis

Walau Pandemi, Jalani Tips ini untuk Menambah Jaringan Bisnis

29 November 2020, 18:11

Meskipun tidak bertemu langsung, ada banyak peluang untuk memperluas jaringan bisnis dan membangun hubungan profesional baru.

Koleksi T-shirt Supreme Diperkirakan Terjual 2 Juta USD

Kecantikan dan Fashion

Koleksi T-shirt Supreme Diperkirakan Terjual 2 Juta USD

29 November 2020, 12:01

Koleksi T-shirt Bogart ini akan disajikan sebagai penjualan pribadi bersamaan dengan lelang online barang-barang Supreme langka lainnya.

Tentang Bulimia, Gangguan Makan yang Diderita Putri Diana

Kesehatan

Kenali Bulimia, Gangguan Makan Putri Diana

28 November 2020, 17:08

Alur cerita The Crown Season 4 telah menghidupkan kembali pembicaraan tentang gangguan makan tersebut dalam kehidupan nyata Putri Diana, Princess of Wales.

3 Resep Masakan Beraroma Segar dengan Daun Kemangi

Kuliner

3 Resep Masakan Beraroma Segar dengan Daun Kemangi

28 November 2020, 10:08

Orang Sunda mengenal kemangi dengan sebutan seraung atau lampes. Lampes juga nama yang dikenal bagi orang Jawa. Selain di Pulau Jawa, daun kemangi juga banyak dipakai dalam masakan di Indonesia bagian timur.


Comments


Please Login to leave a comment.