Kenali Tipe Belajar Agar Anak Lebih Mudah Belajar di Rumah

Pendidikan

Kenali Tipe Belajar Agar Anak Lebih Mudah Belajar di Rumah

Memasuki semester baru, para siswa masih dihadapkan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sebagian besar sekolah masih memberlakukan PJJ mengingat angka COVID-19 di Indonesia masih meningkat. Oleh karena itu, para siswa harus kembali belajar dan mengerjakan tugas secara daring.

Pada situasi seperti ini, seringkali siswa merasa bosan ketika belajar atau merasa tidak dapat mengerti materi pelajaran. Bisa jadi siswa tidak memahami dengan benar bagaimana gaya belajar yang nyaman.

Gaya belajar pada dasarnya adalah kunci pengembangan dan kinerja diri. Gaya belajar membantu anak untuk dapat belajar secara efektif dan dapat memaksimalkan belajar, terlebih saat di rumah. Ada berbagai tipe gaya belajar anak yang perlu Anda ketahui. Berikut rangkumannya seperti yang dirangkum dalam rilis Ruangguru (23/1/2021).

Kenali Tipe Belajar Agar Anak Lebih Mudah Belajar di Rumah Auditori

1) Auditori

Tipe belajar yang satu ini adalah tipe belajar yang memanfaatkan indera pendengaran. Anak yang memiliki tipe belajar auditori akan lebih sensitif pada suara, misalnya, jika anak menyukai belajar dengan diiringi suara seperti musik atau mendengarkan penjelasan materi melalui podcast, senang berdiskusi dan menjelaskan sesuatu panjang lebar, tipe belajar itu tergolong auditori.

Kenali Tipe Belajar Agar Anak Lebih Mudah Belajar di Rumah Visual

2) Visual

Tipe belajar yang satu ini hampir digemari oleh kebanyakan anak-anak zaman sekarang. Tipe belajar visual memanfaatkan indera penglihatan. Tipe ini cenderung dimiliki oleh anak-anak yang menyukai belajar dengan gambar, warna, dan membuat catatan yang rapi. Anak yang memiliki tipe belajar ini akan lebih mudah mengingat sesuatu jika ia melihat langsung daripada mendengarkan. Jika anak senang melakukan aktivitas belajar seperti itu, berarti tipe belajar mereka termasuk tipe belajar visual.

Kenali Tipe Belajar Agar Anak Lebih Mudah Belajar di Rumah Kinestetik

3) Kinestetik

Tipe belajar yang terakhir adalah kinestetik. Tipe belajar ini memanfaatkan sentuhan dan fisik. Jika anak menyukai pembelajaran dengan aktivitas fisik seperti menggunakan objek nyata sebagai alat bantu belajar, banyak menggunakan isyarat tubuh, menyukai permainan dan olahraga, belajar melalui praktik, tipe belajar mereka adalah tipe kinestetik.

[Baca Juga: Pemanfaatan Teknologi Audio Visual untuk Mendongeng]

Nah, itulah tipe-tipe belajar anak yang perlu Anda ketahui. Selain tiga hal itu, bisa juga anak memiliki tipe belajar yang merupakan perpaduan, Ada anak yang termasuk dalam ciri-ciri audio dan visual. Kenali dengan baik diri anak Anda, apakah mereka lebih senang belajar dengan iringan suara, melihat gambar atau menggunakan alat peraga? Anak tipe ini mungkin akan lebih mampu mengikuti pelajaran jarak jauh yang bersifat daring.

Read More

Artikel Lainnya

Sewa Tempat Gratis, MRT Jakarta Bantu UMKM Naik Kelas

Bisnis

Sewa Tempat Gratis, MRT Jakarta Bantu UMKM Naik Kelas

27 February 2021, 14:02

Tidak sekadar menyediakan tempat bagi pelaku UMKM, pihaknya juga menyediakan rangkaian program inkubasi mulai dari aspek pembinaan dan pemberdayaan.

PPKM Mikro Tunjukkan Hasil Positif, DIY Tingkatkan Ketahanan Warga

Berita Kawasan

PPKM Mikro Tunjukkan Hasil Positif, DIY Tingkatkan Ketahanan Warga

27 February 2021, 10:01

PPKM Mikro yang menekankan pada pembatasan di tingkat desa/kelurahan utamanya memanfaatkan posko di desa-desa untuk membantu mengurangi penyebaran COVID-19.

Wali Kota Bekasi Terima Penghargaan 10 Kota Toleransi 2020 dari Setara Institute

Berita Kawasan

Wali Kota Bekasi Terima Penghargaan 10 Kota Toleransi 2020 dari Setara Institute

26 February 2021, 18:08

Dalam penilaiannya, Kota Bekasimendapat skor tertinggi ke. 5.530 di peringkat 10 dalam penghargaan Indeks Kota Toleran 2020 dari penilaian 94 Kota/Kabupaten yang di riset.

Lansia Jadi Sasaran Utama Vaksinasi Tahap Dua di Kota Bandung

Kesehatan

Lansia Jadi Sasaran Utama Vaksinasi Tahap Dua di Kota Bandung

26 February 2021, 17:02

Dari 130.000-an orang sasaran vaksinasi COVID-19 tahap dua di Kota Bandung, 92 persen merupakan warga lansia. Mereka diprioritaskan karena tingkat fatalitas kasus tertinggi.


Comments


Please Login to leave a comment.