kai4.jpg

Berita Kawasan

Kereta Api Indonesia Luncurkan Percepatan Waktu Tempuh

Dalam meningkatkan fasilitas dan layanan transportasi umum, PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali berinovasi dengan meluncurkan Percepatan Waktu Tempuh dan Peningkatan Layanan Kereta Api. Salah satu percepatan waktu tempuh yang dikembangkan KAI adalah waktu tempuh Kereta Api Agro Wilis (Bandung – Surabaya Gubeng) yang mana lebih cepat 48 menit dari waktu sebelumnya, yakni 10 jam 43 menit menjadi 9 jam 55 menit. Acara peluncuran tersebut diselanggarakan di Stasiun Bandung pada Jumat (24/09/21) dengan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.

KAI1.jpg

Berdasarkan informasi yang dilansir dalam laman jabarprov.go.id pada (25/09/21), Kang Uu sendiri turut mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api saat hendak bepergian. Karena menurutnya, kereta api merupakan transportasi yang nyaman, aman, dan mudah diakses. "Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Jawa Barat untuk bepergian pakai kereta api. Biayanya murah, nyaman dan ada efek domino yang sangat hebat yaitu semakin banyak orang pakai kereta api, ada konsekuensi tersendiri yaitu pendapatan negara meningkat," ungkap Kang Uu.

[#R]

Selain percepatan waktu tempuh, KAI juga turut mengembangkan fasilitas lainnya seperti, penyediaan layanan WiFi gratis dan penyediaan layanan live cooking di dalam kereta api. "Dengan inovasi pelayanan, inovasi sarana prasarana sangat jauh, sangat hebat dibandingkan dengan beberapa tahun ke belakang. Apalagi sekarang menggunakan WiFi. Ini kami yakin akan jadi daya tarik sendiri bagi para penumpang," sambung Kang Uu.

KAI.jpg

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo yang turut hadir dalam acara tersebut juga mengatakan, berbagai inovasi dihadirkan guna menciptakan customer experience yang lebih baik dan memberi nilai tambah kepada para penumpang. "Harapanya, layanan ini dapat mengobati kerinduan para penikmat perjalanan kereta api serta memberikan pengalaman berkesan," kata Didiek.

KAI2.jpg

Dan yang perlu diperhatikan dalam melakukan perjalanan menggunakan kereta api saat ini adalah tetap patuhi protokol kesehatan sesuai SE Kemenhub No. 58 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian. Calon penumpang juga harus menunjukan kartu vaksin paling tidak dosis pertama, menunjukan surat keterangan hasil negative test PCR maksimal 2x24 jam, dan penumpang dengan usian di bawah 12 tahun dibatasi untuk sementara.


Read More

Artikel Lainnya

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

26 October 2021, 15:01

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji.

Grab dan ViarOK.jpg

Bisnis

Kurangi Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Unit Motor Listrik VIAR

26 October 2021, 14:32

Kolaborasi yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan akan BBM ini akan dilanjutkan dengan mempersiapkan 6.020 kendaraan listrik yang siap didistribusikan di akhir tahun 2021 di seluruh Indonesia.

rshOK2.jpg

Berita Kawasan

Pertama di Semarang! Bonbin Mangkang Akan Miliki Rumah Sakit Hewan

26 October 2021, 14:02

Rumah Sakit Hewan yang akan dibangun ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Kota Semarang karena belum pernah ada rumah sakit hewan di kota Atlas ini sebelumnya.


Comments


Please Login to leave a comment.