Karja Bakti cara Antisipasi Banjir.jpg

Berita Kawasan

Kerja Bakti, Salah Satu Cara Antisipasi Banjir

Hujan datang kadang tak terkendali, saat pagi cuacanya sangat cerah sedangkan saat siang, tiba-tiba hujan deras. Bukan hanya hujan deras, di beberapa titik bahkan terjadi angin besar yang menyebabkan pohon dan beberapa bangunan milik warga rubuh.

Curah hujan yang tinggi membuat banyak pihak khawatir akan datangnya banjir. Terlebih lagi untuk warga yang tinggal di bantaran kali atau daerah langganan banjir. Untuk persiapan menghadapi banjir, beberapa daerah sudah melakukan beberapa langkah antisipasi. Sebenarnya langkah menghadapi apa yang bisa Anda lakukan untuk pencegahan atau antisipai banjir?

[Baca Juga: Melirik Sistem Anti-Banjir ala Pemukiman Pantai Indah Kapuk 2]

Melansir dari hellosehat.com (31/1/2019), berikut beberapa langkah yang harus Anda lakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi banjir,

  1. Kenalis sistem peringatan bencana di lingkungan Anda. Biasanya setiap lingkungan memiliki tanda khusus jika terjadi bencana. Namun jika area tempat tinggal Anda tak memiliki sistem ini, segera diskusikan dengan pihak setempat.
  2. Pahami tanda-tanda datangnya banjir. Biasanya banjir akan hadir jika terjadi hujan lebat terus menerus atau sungai yang keruh dan meluap.
  3. Perhatikan selokan di lingkungan Anda. Jika selokan rumah Anda tersumbat ada baiknya Anda dan tetangga merencanakan kerja bakti supaya tidak terjadi penumpukan. Penumpukan sampah di selokan tentu menyebabkan aliran air tersumbat, hal ini dapat mengakibatkan air meluber keluar
  4. Simpan surat penting seperti sertifikat tanah, ijazah, akte, dan lainnya dalam tempat antiair seperti plastik.

Salah satu daerah yang melakukan atisipasi banjir adalah Rangkapan Jaya. Warga daerah ini diimbau agar mengikuti dan berperan aktif dalam kegiatan kerja bakti. Hal ini dilakukan untuk antisipasi banjir yang biasanya terjadi di Kecamatan Pancoran Mas, Kelurahan Rangkarapan Jaya, Kota Depok.

[Baca Juga: Wujudkan Konsep Smart City, Pemkot Depok Bangun DeCOR]

Pihak pemerintah kota lewat Sekertaris Kelurahan Rangkapan Jaya Dudi S Azhar mengimbau masyarakat lewat sosialisasi setiap Jumat ke semua RW di Kelurahan Rangkapan Jaya. Melansir dari depok.go.id (31/1/2019), Dudi mengatakan, setiap sosialiasi, pihaknya sekaligus memberikan fasilitas berupa penyediaan tiga bak sampah yang dibuat untuk pemilahan sampah plastik, sampah logam, sampah makanan.

Dengan memisahkan jenis sampah akan membuat lingkungan menjadi bersih, lingkungan jadi lebih sehat, memudahkan proses daur ulang dan terhindar dari penumpukan sampah yang menyebabkan banjir. “Dengan berperan aktif dalam kegiatan kerja bakti, masyarakat turut serta membantu kelurahan untuk membuat lingkungan makin bersih,” kata Dudi.

Read More

Artikel Lainnya

Tetap Fit di Kala PSBB, R Fitness Hadirkan Kelas Digital.jpg

Kesehatan

Tetap Fit di Kala PSBB, R Fitness Hadirkan Kelas Digital

24 September 2020, 18:28

Dengan tren mengalihkan kegiatan kebugaran dari gym ke rumah di masa pandemi seperti sekarang, R Fitness baru-baru ini meluncurkan kelas digitalnya.

LanggananDisney+ Hotstar dan Spotify Kini Bisa Menggunakan OVO

Bisnis

Langganan Disney+ Hotstar dan Spotify Kini Bisa Menggunakan OVO

24 September 2020, 16:09

OVO sebagai platform pembayaran digital, rewards, dan layanan finansial terkemuka berkolaborasi dengan Disney+ Hotstar dan Spotify untuk memberikan kemudahan akses hiburan selama pandemi.

Unik! Berlian Entertainment Siap Gelar Konser untuk Tanaman dan Manusia.jpg

Hobi dan Hiburan

Unik! Berlian Entertainment Siap Gelar Konser untuk Tanaman dan Manusia

24 September 2020, 15:06

Usai sukses menggelar konser drive-in, Berlian Entertainment siap kembali menghadirkan konser dengan konsep unik di tengah pandemi COVID-19.

Guru Digital Jadi Realisasi Kerjasama Garena DJ Alok dan YCAB Foundation.jpg

Pendidikan

Guru Digital Jadi Realisasi Kerjasama Garena DJ Alok dan YCAB Foundation

24 September 2020, 14:08

Guru Digital dihadirkan Garena, YCAB Foundation dan DJ Alok demi mendorong keterampilan digital generasi muda di Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.