Ketahui Jenis Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Dunia Maya

Berita Kawasan

Ketahui Jenis Kekerasan Siber Terhadap Perempuan

Kekerasan terhadap perempuan sering terjadi di berbagai tempat tak terkecuali dalam dunia maya. Namun sayangnya, banyak perempuan di luar sana yang belum begitu mawas diri terhadap segala bentuk kekerasan siber terhadap perempuan. Kekerasan tersebut bisa terjadi dengan pelakunya sesama perempuan. Ironi sekali bila hal ini dibiarkan. Oleh karena itu, segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dalam dunia maya harus Anda ketahui dengan baik sebagai langkah mencegah penderitaan pada perempuan secara psikologis.

Ketahui Jenis Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Dunia Maya

Seperti dikutip komnasperempuan.go.id (27/11/2019). Di antara data pengaduan yang langsung ke Komnas Perempuan terdapat fenomena baru kasus kekerasan terhadap perempuan berbasis Cyber atau dunia maya, yang pada Catahu 2018 sebesar 65 kasus, dalam tahun ini bertambah menjadi 97 kasus. Bentuk Kekerasan terhadap perempuan dalam bentuk siber di antaranya:

  • Revenge porn 33 persen
  • Malicious distribution 20 persen
  • Cyber harassment atau bullying atau spamming 15 persen
  • Impersonation 8 persen,
  • Cyber stalking atau tracking 7 persen
  • Cyber recruitment 4 persen
  • Sexting 3 persen
  • Cyber hacking 6 persen

[Baca Juga: Ini Alasan Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Digelar 16 Hari]

Mengutip laman kominfo.go.id (27/11/2019), berikut penjelasan dari delapan jenis Kekerasan terhadap perempuan dalam dunia maya:

  1. Cyber Hacking
    Penggunaan teknologi secara ilegal untuk mengakses suatu sistem dengan tujuan mendapatkan informasi pribadi, mengubah suatu informasi, atau merusak reputasi korban.
  2. Impersonation
    Penggunaan teknologi untuk mengambil identitas orang lain dengan tujuan mengakses informasi pribadi, mempermalukan korban, menghubungi korban atau membuat dokumen palsu.
  3. Cyber Surveillance/Stalking/Tracking
    Penggunaan teknologi untuk menguntit yang dilakukan dengan pengamatan langsung atau pengusutan jejak korban.
  4. Malicious Distribution
    Teknologi untuk menyebarkan konten-konten yang merusak reputasi korban atau organisasi pembela hak-hak perempuan terlepas dari kebenarannya..
  5. Cyber Recruitment
    Penggunaan teknologi untuk menghubungi, mengganggu, mengancam atau menakut-nakuti korban.
  6. Morphing
    Pengubahan suatu gambar atau video dengan tujuan merusak reputasi orang yang berada di dalam gambar atau video tersebut.
  7. Sexting
    Pengiriman gambar atau video pornografi kepada korban.
  8. Revenge Porn
    Bentuk khusus malicious distribution yang dilakukan dengan menggunakan konten-konten pornografi korban atas dasar balas dendam.

[Baca Juga: Demi Kesehatan Psikis, Jangan Katakan 4 Hal Ini Kepada Perempuan]

Kekerasan terhadap perempuan dalam dunia mata dapat memicu dampak sosial dan psikologis perempuan. Untuk itu perlu mengenal lebih dalam jenis-jenis kekerasan terhadap perempuan di dunia maya.


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.