Ketiga Kalinya, Warga Cilandak Panen Sayuran Organik

Berita Kawasan

Ketiga Kalinya, Warga Cilandak Panen Sayuran Organik

Keberadaan urban farming di beberapa gang Jakarta dipakai untuk ditanami berbagai sayuran dan buah-buahan yang dimanfaatkan sebagai lahan terbuka hijau. Kegiatan ini sudah berjalan dari tahun 2016 yang bertujuan untuk menciptakan penghijauan lingkungan. Hal ini tentunya juga membawa keuntungan bagi warga yang melakukan praktik urban farming di wilayahnya. Hasilnya untuk menambah penghasilan atau pendapatan warga. Selain itu, panen yang dihasilkannya dapat mewujudkan bertambahnya gizi keluarga.

Penanaman sayuran atau buah-buahan yang ditanami di gang-gang Jakarta yang sempit jadi solusi konkret bagi warga untuk mendapatkan gaya hidup yang sehat. Pentingnya mendapatkan lingkungan yang sehat membuat warga khususnya RT 02/RW 11 Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan panen sayuran organik yang berada di Gang Hijau RT 02/ RW 11. Dari praktik urban farming tersebut, warga memetik hasilnya berupa 10 kilogram sayuran.

[Baca Juga: Bintaro Persiapkan Lahan untuk Urban Farming]

Camat Cilandak Sjamsul Idris mengatakan, dirinya memberikan apresiasi terhadap inisiatif warga yang memanfaatkan gang hijau untuk praktik pertanian perkotaan. "Ini merupakan inisiatif warga, dalam rangka memanfaatkan gang yang ada di wilayah kecamatan untuk urban farming tanaman hijau," ujarnya seperti dilansir dari laman selatan.jakarta.go.id (09/07/2019).

Sementara itu, Koordinator Urban Farming RT 02 Arpan Dadi mengatakan, 10 kilogram sayuran organik telah berhasil dipanen warga yang terdiri dari pakcoy, selada merah, kangkung dan samyong dengan menerapkan sistem vertiminaponik. "Ini panen yang ketiga kalinya. Praktik urban farming di wilayah ini merupakan efek dari pembuatan gang hijau RW 2 pada awal 2018 lalu," katanya.

[Baca Juga: Urban Farming di BKB Petamburan Panen 25kg Kacang Panjang]

Arpan menjelaskan, berangkat dari gang hijau, pihaknya mulai menerapkan praktik urban farming dari hasil swadaya bersama warga setempat. "Mulai dari media tanam, bibit, dan pemupukan kami lakukan dengan swadaya. Hasil panennya pun untuk dimanfaatkan bersama," tandasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.


Comments


Please Login to leave a comment.