Ketua PJCI Ini Empat Pilar untuk Preventif Blackout

Berita Kawasan

Ketua PJCI: Ini Empat Pilar untuk Preventif Blackout

Setelah setelah pemadaman listrik massal atau blackout di sejumlah wilayah Pulau Jawa beberapa waktu lalu, PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN terus membangun kembali kepercayaan publik. Insiden pemadaman listrik massal yang terjadi pada 4 Agustus 2019 lalu merupakan pelajaran berharga bagi PLN.

Sebagai organisasi yang mendorong implementasi jaringan listrik cerdas di Indonesia, Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI) pun mengajukan agar PLN mampu menciptakan sistem listrik yang bersifat mampu beradaptasi dalam kondisi yang terkena masalah.

Ketua PJCI Ini Empat Pilar untuk Preventif Blackout

Pendiri sekaligus Ketua PJCI Eddie Widiono memberikan beberapa solusi dalam konferensi pers Electric & Power Indonesia 2019 di Hotel Fairmont, Tanah Abang, Jakarta Pusat (27/8/2019), yaitu sistem kelistrikan yang tidak hanya fokus pada efisiensi. PLN perlu memperhatikan resilensi yang mampu beradaptasi dengan gangguan yang terjadi terhadap sistem kelistrikan. Menurut Eddie untuk mencapainya dibutuhkan empat pilar yang terdiri dari:

1. Hardening the System atau Menambah Kapasitas yang Ada

Menurut Eddie, salah satu langkah yang bisa dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN dalam pilar ini adalah dengan mengganti kabel listrik yang saat ini digunakan dengan yang lebih baik yang dapat menampung daya arus yang lebih besar. Selain itu, bisa juga trafo di gardu listrik diperbesar.

[Baca Juga: PLN Diminta Jangan Hanya Fokus Terhadap Efisiensi Listrik]

Ia melanjutkan, PLN sebenarnya sudah melakukan proses penguatan sistem tapi sayangnya masih dengan rancang bangun sistem yang terpusat. “Padahal yang kita inginkan lahirkan adalah suatu sistem bila sistem pusatnya gagal bisa dapat berdiri sendiri. Ini membutuhkan kecerdasan atau intelegensi (AI) di jaringan,” tutur Ketua PJCI itu kepada PingPoint.co.id di sela-sela konferensi pers Electric & Power Indonesia 2019 di Hotel Fairmont, Tanah Abang, Jakarta Pusat (27/8/2019)

2. Smartening the System atau Sistem yang Lebih Cerdas

Dalam pilar kedua ini, langkah yang bisa diambil PLN kata Eddie adalah menambah sensor-sensor yang sudah ada, mengurangi latensi, memperkecil scanning rate agar bisa lebih banyak data yang dibawa, dan menaikkan kemampuan memroses data.

3. Distributing the Generators atau Pembagian Pembangkit Listrik

Dalam pilar ketiga ini, PLN dipandang harus bisa mengajak kerjasama para konsumen dalam mendirikan microgrid untuk membantu memasok listrik yang masuk kategori energi terbarukan atau renewable energy. Salah satunya adalah mendorong penggunaan panel surya yang pengaturannya bisa dikerjasamakan antara pemiliknya dengan PLN sehingga dapat membantu distribusi listrik.

4. Prioritizing Demands atau Mengajak Konsumen untuk Ikut Berpartisipasi

Pilar keempat ini masih memiliki hubungan dengan pilar ketiga di mana pendirian cluster pembangkit listrik dari sisi konsumen. Namun bila menunggu PLN akan lama waktunya sehingga lebih baik perusahaan BUMN mempermudah konsumen yang sudah memiliki solar panel atau panel surya agar mendapatkan baterai untuk memasok energi yang dihasilkan ke tetangganya.

[Baca Juga: Panel Surya, Efektifkah Jadi Solusi Pemadaman Listrik?]

Dengan empat pilar ini, PLN dipandang dapat dibantu melakukan langkah preventif dalam mencegah terjadinya blackout. Walau menurut Eddie tidak ada sistem yang 100 persen kebal dari insiden tapi dengan empat langkah ini, setidaknya PLN sudah memiliki kesiapan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kondisi yang terburuk seperti pemadaman listrik massal.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesi a.jpg

Hobi dan Hiburan

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesia

20 May 2022, 18:40

Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan produk entry-level mereka yang terbaru dengan kehadiran Redmi 10A.

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill.jpg

Bisnis

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill

20 May 2022, 16:37

Startup yang berfokus meningkatkan skill para pencari kerja di Tanah Air, My Skill, disebut meraih pendanaan awal dari East Ventures.

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Adakan Diskon Hingga 90 %.jpg

Bisnis

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Diskon Hingga 90%

20 May 2022, 14:36

Bagi Anda yang berniat membelikan mainan untuk buah hati maka bisa memanfaatkan momen Crazy Sale di Toys Kingdom Mall Gandaria City.

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kot a.jpg

Berita Kawasan

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kota

20 May 2022, 11:34

Pemprov DKI Jakarta mengumumkan akan melakukan uji coba penerapan CFD alias Hari Bebas Kendaraan Bermotor di wilayahnya pada akhir pekan ini.


Comments


Please Login to leave a comment.