Kini Haruskah Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Kesehatan

Kini, Haruskah Pakai Masker Saat Keluar Rumah?

Meskipun kita semua diwajibkan di rumah saja, terkadang ada hal yang membuat Anda perlu keluar rumah. Kini, setelah angka kasus positif COVID-19 terus meningkat, haruskah semua orang memakai masker ketika keluar rumah?

Beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto tidak menyarankan orang yang sehat untuk memakai masker. Masker, tuturnya hanya untuk yang sakit. “Tidak usah [pakai] masker, itu untuk yang sakit. WHO juga sudah bilang tidak ada gunanya. Masker itu untuk yang sakit agar tidak menulari orang lain, tapi yang sehat tidak perlu,” kata Terawan dikutip daritirto.id (03/04/2020).

Kini Haruskah Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Namun, saat angka positif kasus COVID-19 sudah tinggi di Indonesia, apakah imbauan menggunakan masker bagi yang sehat dapat berubah? Ternyata, dalam Pedoman Penanganan Cepat Medis dan Kesehatan Masyarakat COVID-19 di Indonesia, tentang panduan physical distancing sendiri, tertulis imbauan menggunakan masker jika terpaksa berada di tempat umum.

Negara seperti Austria telah mewajibkan masyarakatnya menggunakan masker ketika berada di supermarket. Amerika Serikat juga kini mendorong masyarakat untuk menggunakan masker di tempat umum. Mengapa kini imbauan berubah dari apa yang disarankan WHO?

[Baca Juga: DIY Masker: Bahan-bahan Ini Efektif Cegah Penyebaran Virus Corona]

The Guardian (03/04/2020) mewawancarai para ahli kesehatan untuk membahas hal ini. Jeremy Howard, peneliti di University of San Fransisco menjelaskan, penularan SARS-CoV-2 diketahui dari droplet, dan sebagian besar terjadi dalam tujuh hari pertama setelah seseorang terinfeksi. Namun, kini banyak sekali kasus orang yang sebenarnya positif terinfeksi, tetapi tidak punya gejala atau asimtomatik.

“Jadi, bisa saja Anda terinfeksi dan mungkin tidak mengetahuinya. Kita harus mengasumsikan bahwa kita semua berpotensi menularkan virus di sekitar kita. Kita berpotensi menularkannya ketika kita berbicara, tepatnya saat droplet yang keluar dari mulut menjangkau jarak hingga enam kaki,” jelas Howard.

Kini Haruskah Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Howard mengatakan, ketika seseorang mengenakan masker, tentu saat berbicara droplet yang keluar tidak menempel pada wajah lawan bicara, tetapi terperangkap di masker tersebut. Itulah mengapa masker, menurutnya, dapat membantu mengurangi penularan virus.

Bagi Howard, baik untuk berpikir jika mengenakan masker bisa melindungi masyarakat di sekitar dan meminta mereka untuk melakukan hal yang sama.

[Baca Juga: Ingin Membuat Sendiri? Ini Penelitian Bahan Terbaik untuk Masker]

Bila fenomena adanya orang positif terinfeksi Virus Corona baru tanpa gejala ini menjadi alasan penggunaan masker, mengapa WHO dan CDC Amerika Serikat masih belum mengimbau juga? Howard lebih lanjut menuturkan, WHO dan CDC sedang berusaha melindungi tenaga medis yang kini ada di garda terdepan dalam menangani pasien COVID-19 agar tidak kehabisan masker, terutama masker N95.

“Kalau WHO mempertimbangkan mengubah rekomendasi mereka, mungkin mereka akan berkata biarkanlah masker bedah hanya digunakan untuk keperluan kesehatan [tenaga medis yang menangani pasien], dan mari menggunakan masker buatan sendiri bagi masyarakat untuk mengurangi penularan,” kata Ben Cowling, seorang profesor epidemiologi dan wakil Dikerektur pusat kolaborasi WHO untuk pengendalian dan epidemiologi penyakit menular di University of Hong Kong.

Kini Haruskah Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Saskia Popescu, seorang ahli epidemiologi di Phoenix, Amerika Serikat pun mengatakan, ia mengkhawatirkan orang sakit yang sudah memakai masker. Walaupun orang sakit sudah memakai masker, tetapi ketika Ia menyentuh bagian bawah mulut, tidak mencuci tangan, dan menyentuh permukaan di sekitarnya, tetap saja akan menularkan virus.

“Saya khawatir tentang rasa aman yang salah, tentang orang-orang yang tidak menggunakan masker dengan sesuai atau tidak membersihkannya dengan tepat. Jadi ada banyak hal lain untuk menghentikan penularan dari pada masker,” tutur Popescu.

Cowling lebih lanjut mengimbau, walau sudah menggunakan masker, jangan menyentuh bagian luarnya, karena itu sudah terkontaminasi.

Pointers dapat mengenakan masker saat di luar rumah seperti yang diimbau dalam buku Pedoman Penanganan Cepat Medis dan Kesehatan Masyarakat COVID-19 di Indonesia yang sudah dibuat oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Akan tetapi, tetap waspada untuk tidak menyentuh bagian luar masker yang digunakan dan rutin mencuci tangan dengan sabun.


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.