KEMENDES-PDTT-Gelar-Pelatihan-Pembuatan-Biskuit-Rumput-Laut_1.jpg

Kuliner

KKP dan Kemendes PDTT Buat Pelatihan Pembuatan Biskuit Rumput Laut

Di awal bulan Juli, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkolaborasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), menggelar pelatihan pembuatan biskuit rumput laut. Pelatihan ini merupakan bentuk kerja sama KKP dan Kemendes PDTT dalam membina masyarakat kelautan dan perikanan, khususnya yang berada di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T). Pelatihan pembuatan biskuit rumput laut ini dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi Zoom dan diikuti oleh 1.662 peserta yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan beragam profesi.

“Kita melihat bahwa desa-desa kita, terutama daerah pesisir mempunyai potensi yang luar biasa. Indonesia merupakan salah satu penghasil rumput laut terbesar di dunia. Tapi sayangnya, sebagian besar rumput laut produksi Indonesia ini kita ekspor ke luar negeri dalam bentuk mentah atau bahan baku,” papar Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KKP Sjarief Widjaja.

KEMENDES-PDTT-Gelar-Pelatihan-Pembuatan-Biskuit-Rumput-Laut_4.jpg

Oleh karena itu, sudah saatnya Indonesia mengembangkan kapasitas nasional dengan mengubah perdagangan rumput laut yang didominasi bahan baku dan produk bernilai rendah menjadi olahan bernilai tambah. Diawali dengan mencoba belajar tentang bagaimana cara mengolah rumput laut, salah satunya yaitu membuat biskuit rumput laut.

Selama ini, rumput laut banyak diolah menjadi agar-agar, karaginan, semi refined karaginan, alginate, rumput laut yang bisa dimakan (nori, kombu, dan wakame), maupun makanan olahan rumput laut (dodol, kripik, permen, biskuit, dan sebagainya), serta pupuk cair maupun produk non-pangan lainnya.

KEMENDES-PDTT-Gelar-Pelatihan-Pembuatan-Biskuit-Rumput-Laut_2.jpg

“Biskuit merupakan salah satu camilan utama yang banyak dikonsumsi masyarakat. Untuk itu, kita buat inovasi dengan menambahkan rumput laut jenis Eucheuma cottonii yang cukup baru dan menarik. Kita berharap, ini dapat menjadi ide usaha baru bagi masyarakat. Daripada kita beli tepung beras, tepung jagung, tepung terigu dari luar, lebih baik rumput laut yang ada di desa-desa kita olah,” tutur Sjarief.

Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang penyediaan sarana dan prasarana yang baik, pembuatan adonan atau pencampuran bahan baku, pencetakan, pemanggangan, bahkan hingga pengemasan dan penyimpanan. Lebih lanjut mengenai bagaimana dengan biskuit ini, ekonomi rumah tangga kita bisa lebih baik, menambah penghasilan bagi ibu-ibu untuk menopang penghasilan suami.

KEMENDES-PDTT-Gelar-Pelatihan-Pembuatan-Biskuit-Rumput-Laut_3.jpg

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menggiatkan aktivitas ekonomi di tengah pandemi COVID-19 yang sedang melanda. Kita harus bisa mencari peluang dan mengatur strategi agar kita tetap produktif sehingga perekonomian rumah tangga tetap dapat dipertahankan,” jelas Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu (PDTU) Kemendes PDTT Aisyah Gamawati.

Selain sebagai ide usaha, pengolahan rumput laut menjadi biskuit ini juga dapat dimanfaatkan para ibu rumah tangga untuk menyediakan camilan sehat bagi keluarga, terutama anak-anak. Dengan melakukan berbagai inovasi misalnya dengan penambahan topping, selai, maupun aneka rasa, selain bergizi tinggi, biskuit rumput laut yang dihasilkan akan lebih menarik.

Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Tak Ada Buaya, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan.jpg

Berita Kawasan

Pastikan Tak Ada Buaya, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan

06 August 2020, 19:00

Pekan ini Damkar Depok mengerahkan anggotanya untuk menyisir area Kali Pesanggarahan demi memastikan tak ada buaya yang berkeliaran.

Sate H.Romli, Sate RSPP yang Legendaris.jpg

Kuliner

Sate H.Romli, Sate RSPP yang Legendaris

06 August 2020, 18:00

Jika berbicara mengenai menu sate populer di kawasan Jakarta Selatan, maka warung Sate H. Romli atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sate RSPP bisa dipastikan sebagai salah satunya.

Ada Target Gula Darah untuk Pasien Diabetes Agar Terhindar Perparahan COVID-19

Kesehatan

Ada Target Gula Darah untuk Pasien Diabetes Agar Terhindar Perparahan COVID-19

06 August 2020, 16:50

Penyandang diabetes akan lebih rentan mengalami perparahan bahkan menyebabkan kematian jika terinfeksi COVID-19.

Apa yang Bisa Anda Persiapkan Hadapi Resesi Ekonomi 2020

Bisnis

Apa yang Bisa Anda Persiapkan Hadapi Resesi Ekonomi 2020?

06 August 2020, 15:30

Sektor industri, penurunan kinerja ekspor impor, dan tingginya pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mengakibatkan peningkatan angka kemiskinan.


Comments


Please Login to leave a comment.