KEMAYORAN_KESEHATAN_KLINIK GANGGUAN TIDUR DI RS MITRA KEMAYORAN_OCI_1100 px X 600 px-01.jpg

Kesehatan

Klinik Gangguan Tidur di RS Mitra Kemayoran

Gangguan tidur merupakan hal serius yang banyak diabaikan orang. Gangguan tidur bisa membuat fungsi tubuh tidak maksimal. Jika Anda memiliki masalah tidur baik mendengkur atau sering mengantuk, maka sedikit banyak akan memengaruhi kinerja dan dalam jangka waktu lama akan berpengaruh pada kesehatan tubuh. Kualitas tidur yang buruk memicu komplikasi diabetes dan gangguan jantung. Hal ini yang menjadi kekhawatiran pakar gangguan tidur dr. Andreas Prasadja, RPSGT dari Sleep Disorder Clinic - RS Mitra Kemayoran. Ini merupakan klinik gangguan tidur pertama di Indonesia.

Sejarahnya dimulai sejak 2002, dimana RS Mitra Keluarga Kemayoran berinisiatif untuk mendirikan sleep lab. (laboratorium tidur) pertama di Indonesia. Namun sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan pemeriksaan dan perawatan yang lengkap, laboratorium ini dikembangkan menjadi Sleep Disorder Clinic sejak tahun 2005. Hingga akhirnya di tahun 2010, klinik gangguan tidur ini menjadi yang pertama di Indonesia dengan kapasitas laboratorium tidur hingga dua kamar. Sleep Disorder Clinic – RS Mitra Kemayoran didukung oleh dokter dan tenaga paramedis yang terlatih khusus di bidang kesehatan tidur.

[Baca Juga : 7 Pertanyaan Tentang Kelainan Kaki di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading]

Klinik ini mengembangkan konsep yang diusung Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran. Konsep one stop diagnosis and treatment memungkinkan pasien hanya perlu datang ke satu tempat untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan. Semua sistem pemeriksaan dan perawatan mengikuti standar yang disarankan oleh American Academy of Sleep Medicine. Diantaranya sistem rujukan yang teratur, pemeriksaan tidur dengan Polisomnografi tipe 1, serta program Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) trial yang benar.

Polisomnografi tipe 1 merupakan standar internasional untuk analisa gangguan tidur. Tipe 2 dan 3 merupakan alat pemeriksaan alternatif yang sayangnya sampai saat ini hanya boleh digunakan pada kondisi tertentu. Jadi pemeriksaan tidur pun tak semuanya sama. Masing-masing pemeriksaan harus sesuai dengan indikasinya. Bahkan tak jarang pasien gangguan tidur tidak memerlukan pemeriksaan di laboratorium tidur.

Khusus perawatan sleep apnea, ada berbagai alternatif terapi. Mulai dari tindakan ringan, penggunaan CPAP hingga operasi. Semua juga dilakukan sesuai indikasi dan atas hasil pemeriksaan tidur yang seksama. Semua bisa dilakukan di satu tempat. Khusus bagi pendengkur yang diindikasikan menggunakan CPAP. Sleep Disorder Clinic – Rumah Sakit Mitra Kemayoran menyediakan program trial tersendiri dan langsung berada di bawah pengawasan tenaga medis terlatih.

Mengintip Orang Tidur

Sebagai kepala klinik, Andreas selalu mensosialisasikan pentingnya tidur yang cukup dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Selain dengan menjadi pembicara dalam berbagai talkshow di TV dan radio, dia juga gemar berbagi ilmu di internet termasuk melalui blog dan jejaring sosial.

Di laboratorium tidur tempatnya bekerja, pasien diperiksa saat tidur dan ia akan sabar mengamati pola tidur pasiennya. Dokter yang menjuluki dirinya sebagai “tukang intip orang tidur” ini akan melakukan segala cara agar pasiennya tidak stres saat diperiksa sehingga bisa terlelap saat diperiksa gangguan tidurnya. Berdasarkan artikel dari detik.com yang diakses pada 8 Oktober 2018, pasien yang akan dia periksa pola tidurnya, tubuhnya dipasangi kabel-kabel lalu dipantau dari komputer. Tak jarang pasiennya juga diminta untuk merekam dirinya ketika tidur dan dia akan menganalisa rekaman videonya.

[Baca Juga : 5 Kriteria Desain Kamar Tidur Pria]

Di Indonesia, ilmu kedokteran yang mempelajari kesehatan tidur masih terbilang baru sehingga wajar jika mendengkur dan gangguan tidur lainnya masih sering terabaikan. Data yang dikutip dari artikel kompas.com, ada ratusan gangguan tidur yang bisa menyerang semua golongan usia, dan hampir semua (95 persen) gangguan tidur tidak terdiagnosis.

Gangguan tidur sendiri merupakan suatu pola tidur yang mengganggu. Yang termasuk dalam gangguan tidur antara lain sulit tidur, sulit mempertahankan tidur, tidur pada saat yang tidak tepat, waktu tidur yang berlebihan, atau perilaku abnormal yang berkaitan dengan tidur.

“Pola tidur yang baik merupakan pencegahan terbaik. Olahraga dan diet sehat juga membantu tidur Anda menjadi berkualitas," jelas Andreas. Jika gangguan tidur sudah tergolong parah, pengobatan bisa dilakukan dengan obat, alat, operasi, atau life therapy (perubahan perilaku). Semua cara ini bisa dilakukan di Sleep Disorder Clinic - RS Mitra Kemayoran.

Read More

Artikel Lainnya

GOJEK, #MenangkanIndonesia Untuk Dukung Atlet SEA Games 2019

Bisnis

GOJEK, #MenangkanIndonesia Untuk Dukung Atlet SEA Games 2019

20 November 2019, 20:00

Gojek, mengajak masyarakat Indonesia mendukung putra-putri kebanggaan tanah air yang berlaga di SEA Games 2019, melalui kampanye #MenangIndonesia.

Begini Cara yang Tepat Menikmati dan Mengolah Shabu Shabu

Kuliner

Begini Cara yang Tepat Menikmati dan Mengolah Shabu Shabu

20 November 2019, 19:00

Ternyata menikmati dan memasak shabu shabu ada tips dan triknya. Menurut chef dari Jepang, ini dia cara yang tepat.

Brand realme Segera Hadirkan Ponsel dengan Julukan Flagship Killer

Bisnis

Brand realme Segera Hadirkan Ponsel dengan Julukan Flagship Killer

20 November 2019, 18:00

Digadang-gadang sebagai flagship killer, pihak realme tengah mempersiapkan meluncurkan realme X2 Pro di Indonesia.

Mizzu Luncurkan Lip Cream Aroma Kopi Hasil Kolaborasi dengan Fore

Kecantikan dan Fashion

Mizzu Luncurkan Lip Cream Aroma Kopi Hasil Kolaborasi dengan Fore

20 November 2019, 17:00

Pernah bayangkan jika lip cream beraroma kopi? Mizzu dan Fore berkolaborasi untuk ciptakan lip cream dengan hasil velvet yang terinspirasi dari kopi.


Comments


Please Login to leave a comment.