pendidikan 4.0-2.jpg

Pendidikan

Kolaborasi 3 Lembaga Ini Siapkan Tenaga Pengajar Unggul, Menyongsong Pendidikan 4.0

Terciptanya Pendidikan 4.0 di Indonesia menjadi dambaan banyak orang. Perusahaan finansial teknologi, Pintek bersama Pinnacle Alfa Edukasi dan Cambrigde University Press berkolaborasi untuk menuntaskan misi mulia membantu sistem pendidikan di tanah air bertranformasi.

Kunci utama dalam proses suksesnya transformasi tersebut adalah kecakapan sumber daya tenaga pengajar di tanah air. Dalam webinar bertajuk 'Achieving Educational Innovation with Strong Budgeting', ketiga lembaga ini menjabarkan kiat-kiat untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui inovasi pengajar juga pelajar.

Selain kiat-kiat, ketiganya juga turut memproyeksikan tantangan apa saja yang akan dihadapi para lembaga pendidikan dalam proses transformasi tersebut, termasuk juga urusan akses pembiayaan pendidikan. Arif J. Tarigan, CEO Pinnacle Alfa Edukasi berpandangan bahwa dalam era pembelajaran digital memerlukan peran aktif semua pemangku kepentingan atau stakeholder. Pasalnya menurut dia, kolaborasi menjadi kata kunci yang paling digaungkan dalam mencapai suatu perubahan.

“Demikian juga kolaborasi di dalam dunia pendidikan, sangat diperlukan. Oleh karena Itu, PT. Pinnacle Alfa Edukasi memandang perlu bekerja bersama dengan seluruh stakeholder dalam dunia pendidikan, yang tujuan akhirnya adalah membantu perkembangan dunia pendidikan dengan bertumbuhnya Human Capital Indonesia dan memberikan solusi dalam pendidikan Indonesia. Sehingga hal ini selaras dengan tagline kami, No.1 partner in education,” ujarnya, seperti yang tertulis dalam siaran pers yang diterima PingPoint.co.id.

Sementara, Tommy Yuwono, Co-Founder dan Direktur Utama Pintek mengatakan Revolusi Industri 4.0 yang sedang terjadi saat ini, mendorong para tenaga pengajar untuk menyiapkan pelajar menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat berubah.

pendidikan 4.0-1.jpg

Dia menuturkan, kebutuhan pengajar yang dapat berpikir secara analitis dan kolaboratif akan dibutuhkan pada masa mendatang. Melalui kesempatan ini, tutur Tommy, ketiga lembaga ini ingin memberikan kemudahan akses untuk tenaga pengajar maupun lembaga pendidikan itu sendiri dalam meningkatkan kompetensi diri juga membangun fasilitas yang dapat mendukung kegiatan belajar.

“Selain itu, kami memahami adanya tantangan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan. Salah satunya adalah mengenai kesiapan dana bagi lembaga pendidikan yang dapat dipergunakan untuk memperbaiki sarana prasarana, pelatihan guru, hingga teknologi yang perlu diimplementasikan dalam membantu proses belajar dan mengajar. Untuk itu, Pintek hadir untuk memberikan solusi pembiayaan yang dibutuhkan oleh seluruh ekosistem pendidikan,” ungkap Tommy.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo pernah menegaskan bahwa peran pengajar semakin strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan berdaya saing. Jokowi memandang, untuk mencapai hal ini, pengajar perlu meningkatkan profesionalisme dengan mengembangkan kapasitas dan potensi diri untuk berperan menjadi pencetak penerus bangsa yang kompeten.

Terkait itu, Yusuf Seto, Country Manager Indonesia, Cambridge University Press menuturkan, salah satu cara meningkatkan kompetensi adalah dengan cara mendorong pengajar untuk meningkatkan keahlian Bahasa Inggris untuk dapat melaksanakan proses belajar mengajar yang mampu meningkatkan daya saing pendidikan di Indonesia.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa edukasi berperan sangat penting dalam menunjang visi pembangunan SDM unggul. Oleh demikian dibutuhkan kreativitas serta inovasi untuk dapat beradaptasi dalam terciptanya sistem pembelajaran yang lebih baik dan interaktif dengan mengutamakan pola pembelajaran aktif yang berfokus pada siswa. Cambridge selalu mendukung instasi pendidikan di Indonesia melalui Program Cambridge With Indonesia yang berfokus kepada pengembangan guru, materi pembelajaran berkualitas internasional serta assesment yang diakui dunia. Sebuah solusi yang terintegrasi untuk menjawab tantangan di era Pendidikan 4.0,” tandas dia.


Read More

Artikel Lainnya

Titipku Perkuat Ekosistem Digital di Pasar Modern Paramount.jpg

Bisnis

Titipku Perkuat Ekosistem Digital di Pasar Modern Paramount

09 February 2023, 14:46

Titipku mengklaim ekosistem digital yang diterapkan perusahaannya di Pasar Modern Paramaount mampu mendorong model bisnis B2B2C, hingga menjadi lahan mengumpulkan pundi-pundi rupiah bagia Jatiper.

Lebih Dari 65 Ribu Penggemar Dewa 19 Sukses Semakkan Konser di JIS.jpg

Hobi dan Hiburan

Lebih Dari 65 Ribu Penggemar Dewa 19 Sukses Semarakkan Konser di JIS

09 February 2023, 11:44

Pada akhir pekan kemarin konser Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya Dewa 19 sukses menghibur puluhan ribu baladewa dan baladewi yang berkumpul di JIS.

580 Usulan Masyarakat Diajukan di Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024.jpg

Berita Kawasan

580 Usulan Masyarakat Diajukan di Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024

08 February 2023, 15:59

Dalam Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024, lima kelurahan mengajukan 580 usulan dengan total pagu mencapai lebih dari ratusan miliar rupiah.

Kasus Diabetes Anak di Indonesia Meningkat Tajam, Ini Saran Pakar UG M.jpg

Kesehatan

Kasus Diabetes Anak di Indonesia Meningkat Tajam, Ini Saran Pakar UGM

08 February 2023, 13:57

Dengan data yang belum lama ini dirilis IDAI terkait semakin meningkatnya kasus diabetes terhadap anak, pakar kesehatan UGM memberikan sarannya agar buah hati Anda terhindar dari penyakit ini.


Comments


Please Login to leave a comment.