Komnas Perempuan Gelar 16 Hari Kampanye Anti-Kekerasan terhadap Perempuan

Berita Kawasan

Komnas Usung 16 Hari Kampanye Anti-Kekerasan terhadap Perempuan

Sejak tahun 2001, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan menggandeng masyarakat serta berbagai organisasi di Indonesia untuk turut dalam kegiatan kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan. Sesuai namanya, kampanye ini ditujukan untuk menggaungkan upaya-upaya dalam menghapus segala bentuk kekerasan terhadap kaum Hawa. Kampanye ini pun sudah mulai diperingati sejak 25 November dan akan terus berlanjut hingga 10 Desember 2019.

Pada kegiatan kampanye ini, setiap tahunnya Komnas Perempuan mengajak masyarakat untuk turut andil dalam agenda yang terdiri tiga hal. Pertama adalah solidaritas kesadaran mengenai kekerasan terhadap perempuan merupakan pelanggaran HAM. Kedua, mendorong untuk bersama-sama melindungi para penyintas. Terakhir, mengajak semua elemen masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan.

Komnas Perempuan Gelar 16 Hari Kampanye Anti-Kekerasan terhadap Perempuan

Untuk Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan 2019, pihak Komnas Perempuan fokus terhadap pandangan mengenai kasus kekerasan seksual yang saat ini terjadi di Indonesia. Di mana dipandang sudah bersifat kompleks dan meluas, bahkan hal ini cenderung tak tertangani. Apalagi ini ditambah dengan ditolaknya RUU PKS oleh sejumlah pihak hingga memicu tidak disahkannya undang-undang ini oleh DPR RI. Dari sinilah, Komnas Perempuan memandang momen kampanye 16 hari ini sebagai waktu yang tepat untuk memperlihatkan bagaimana pentingnya sosialisasi mengenai kasus kekerasan seksual terhadap khalayak umum.

[Baca Juga: Bangkit dari KDRT Hingga Terkucilkan, Ini Kisah Avrist Warrior Woman]

Sebagai gambaran mengenai permasalahan mengenai kekerasan terhadap perempuan di Nusantara, Komnas Perempuan memperlihatkan data-data yang masuk ke mereka mengenai kasus-kasus ini. Berdasarkan catatan akhir tahun Komnas Perempuan dengan periode tahun 2016-2018, setidaknya terdokumentasikan ada sekitar 17.088 kasus kekerasan seksual dari 40.849 total kasus kekerasan terhadap perempuan.

Dari data ini telah tercermin bagaimana besarnya jumlah kasus kekerasan seksual terhadap perempuan. Oleh karena itulah pihak Komnas Perempuan ingin melakukan sosialisasi mengenai hal ini demi memperlihatkan kepada masyarakat di Indonesia bahwa ini sudah berada dalam kondisi darurat dan pelur mendapatkan empati, bukan hanya dari masyarakat tapi juga pemerintah.

[Baca Juga: Cinta Laura Jadi Duta Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak]

Dari sisi Komnas Perempuan sendiri sudah melakukan kerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Di mana kedua pihak bersepakat dalam memperkuat koordinasinya dengan kepolisian dan pelayanan korban kekerasan untuk bersama-sama menangani kasusnya sekaligus melindungi korbannya hingga ke wilayah pelosok di Tanah Air.

Pada momen kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan 2019, Komnas Perempuan juga menyerukan agar Pemerintah dan DPR RI dapat memberikan perhatian terhadap kasus kekerasan seksual terhadap perempuan. Selain itu lembaga ini juga meminta peran aktif masyarakat agar mengawal penanganan kasus kekerasan seksual. Kampanye ini juga turut digaungkan Komnas Perempuan melalui media sosial dengan #GerakBersama, #AkuPeduli, #TemaniAku dalam rangka untuk menunjukkan kepedulian terhadap para penyintas kasus kekerasan terhadap perempuan.


Read More

Artikel Lainnya

Karang Taruna Ratujaya Depok Adakan Festival BBM untuk Pembangunan Masjid

Berita Kawasan

Karang Taruna Ratujaya Depok Adakan Festival untuk Pembangunan Masjid

01 February 2023, 16:19

Festival BBM tersebut telah digelar oleh Katar RW 04 Ratujaya pada Sabtu, 28 Januari 2023 lalu.

Bogor Street Festival CGM 2023 Lebih Meriah, Jangan Sampai Ketinggalan

Berita Kawasan

Bogor Street Festival CGM 2023 Lebih Meriah, Jangan Sampai Ketinggalan!

01 February 2023, 13:56

Bogor Street Festival Cap Go Meh yang akan digelar pada 5 Februari mendatang, selain memberikan keberkahan dalam hal ekonomi, juga menjadi simbol kebersamaan dan persatuan.

Kenali PCOS, Pakar UNABPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicuny a.jpg

Kesehatan

Kenali PCOS, Pakar UNAIR: BPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicunya

31 January 2023, 16:40

Berdasarkan keterangan Pakar UNAIR, terdapat sejumlah pemicu kaum hawa terkena PCOS dengan di antaranya adalah paparan bahan kimia BPA sampai obesitas.

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.


Comments


Please Login to leave a comment.