TEBET_KAWASAN_KOMUNITAS-ARCANUM-WADAH-BERKUMPULNYA-PARA-PENGGEMAR-BOARD-GAMES_EMIL_REVISI-02.jpg

Berita Kawasan

Komunitas Arcanum, Wadah Berkumpulnya para Penggemar Board Games

Gelak tawa serta sunggingan senyuman terlihat di wajah orang-orang yang berkumpul di Lantai 2 Main District pada Sabtu, 8 September 2018. Itulah ekspresi dari para anggota Komunitas Arcanum yang tengah sibuk bermain board games jenis party games. Namun kira-kira apa itu board games serta komunitas yang menaunginya ini?

Mungkin tidak semua orang tahu dengan istilah board games. Namun untuk memudahkannya, board games sederhananya merupakan permainan yang bisa dimainkan di atas meja dan biasanya memiliki beragam pieces yang perlu digerakkan atau diletakkan di atas board atau papan, acap kali permainan ini melibatkan dadu serta kertas atau buku informasi yang menjelaskan peraturannya.

Salah satu contoh board games yang paling populer di Indonesia adalah monopoli, ludo dan ular tangga. Namun masih banyak jenis board games lainnya dengan berbagai peraturan serta genre yang beragam, dari mulai yang sederhana seperti ular tangga hingga yang kompleks seperti Dungeon & Dragons.

Komunitas Arcanum pun mulai berdiri dari tahun 2005 sebagai komunitas game lokal. Komunitas ini berdiri atas pencanangan sang pendiri yaitu Galih Aristo. “Zaman dulu nyari board games itu susah banget. Kemudian dengan susah payah mendapatkan board games, Galih memulai membuat Komunitas Arcanum ini,” jelas Audi Tri Harsono selaku salah satu founder dari Komunitas Arcanum sekaligus toko Arcanum Hobbies kepada PingPoint.

Komunitas ini memiliki misi yaitu membuat orang-orang Indonesia duduk bersama dan saling berinteraksi langsung dengan media board games. Pasalnya, pihak Komunitas Arcanum memandang hal ini semakin terkikis dengan semakin majunya teknologi. Hal ini memang sejalan dengan keadaan generasi milenial yang tertarik berinteraksi menggunakan gadget dibandingkan duduk bersama sembari menikmati kebersamaan.

Karena itu, komunitas yang bermarkas di Mal Kuningan City ini kerap berpartisipasi dalam berbagai event untuk mengenalkan board games kepada masyarakat luas. Sebut saja seperti POPCON, Indonesia Comic Con, sampai Indonesia Game Experience, merupakan beberapa event yang kerap diikuti Komunitas Arcanum setiap tahunnya.

Hingga kini, anggota Komunitas Arcanum terbilang banyak karena sudah mencapai angka ratusan orang. “Member di grup WhatsApp ada 200-an, tapi kita sebenarnya tidak ada sistem keanggotaan yang harus registrasi formal dan membayar iuran. Cuman kita lebih komunikasi via WhatsApp bila ingin main bareng jadi kita komunitas yang sederhana,” tutur Audi Tri Harsono.

Salah satu anggota Komunitas Arcanum, Charlie, menyatakan bahwa awalnya dia bisa menemukan komunitas ini karena kecintaannya terhadap board games. “Sebelum saya ketemu Arcanum ini, saya bermain board games seperti ludo, ular tangga, monopoli dan cash flow. Terus teman saya mengenalkan dengan ‘Bang’. Semenjak itu saya mencari-cari mengenai board games lainnya di Indonesia dan secara tidak sengaja bertemu dengan komunitas ini,” ucap pria berusia 30 tahun tersebut.

Selain itu, Charlie juga mengungkapkan daya tarik utama yang membuatnya bergabung adalah respon dari para anggota di komunitas pecinta board games ini ketika ia mencoba ikut bermain. “Pertama begitu saya datang mereka ramah dan main di sini memang fun. Banyak orang-orang yang tipenya berbeda (genre board game-nya), ada yang suka mini, ada yang suka role play, ada yang suka euro. Jadi masing-masing gamesnya saya bisa mencoba dan bisa bareng mereka main itu pengalaman yang menyenangkan,” kenangnya.

Bila Anda tertarik dengan komunitas ini atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai board games, Anda bisa langsung datang ke Mal Kuningan City di bagian lantai 2 Main District. Karena komunitas ini juga membuka pintu untuk masyarakat umum agar mengenal lebih dekat mengenai board games.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.