Gambir-Kawasan-Komunitas-Beauty-Line-Dance-Berkumpul-untuk-Kesehatan-Emil.jpg

Berita Kawasan

Komunitas Beauty Line Dance, Menari demi Kebugaran

Komunitas biasanya terbentuk dari orang-orang yang memiliki hobi atau minat yang sama. Baik itu dalam perihal hewan peliharaan, makanan, fotografi sampai olahraga. Menariknya terdapat satu komunitas yang mengombinasikan menari sekaligus olahraga untuk berkumpul dan saling bersosialisasi. Nama komunitas yang kerap berkumpul di dekat kawasan Gajah Mada Jakarta Pusat tersebut adalah Beauty Line Dance.

Komunitas Beauty Line Dance

Sekadar informasi, line dance merupakan tarian yang terkoreografi dengan urutan langkah yang berulang. Biasanya tarian ini terdiri dari sekelompok orang yang berada berada dalam satu baris atau lebih, di mana mereka berhadapan di arah yang sama dan melakukan gerakan yang sama sesuai dengan irama lagu. Line dance dipopulerkan di Amerika Serikat dan terinspirasi dari beragam tarian yang berkembang di Negeri Paman Sam pada tahun 1800-an.

[Baca Juga: Les Tari Balet untuk Latih Disiplin pada Anak]

Hitungan langkah dalam bahasa Inggris mengantarkan para anggota komunitas Beauty Line Dance untuk mengikuti irama serta mengingat gerakan. Di barisan terdepan komunitas ada seorang perempuan bernama Meimei yang menjadi “motor” sekaligus instruktur koreografi. Tanpa lelah ia memberikan instruksi untuk langkah selanjutnya dalam menari sembari sesekali bercanda dengan para anggotanya. Hal ini menjadi pengingat bahwa komunitas ini merupakan kumpulan orang-orang yang memang menyukai dunia line dance.

“Line dance adalah olahraga berdansa, di mana kita menari dan berolahraga bersama-sama dengan diiringi musik dan live music. Pembelajarannya bertahap, step by step,” jelas ketua komunitas Beauty Line Dance Meimei kepada PingPoint di restoran Eka Ria. Membahas tahapannya, di komunitas ini ada beberapa tingkatan yang bisa dipilih para anggotanya yaitu beginner, improver serta intermediate.

Komunitas Beauty Line Dance

Walau di Amerika Serikat, line dance biasanya diiringi dengan lagu country, komunitas Beauty Line Dance menggunakan beragam lagu untuk mengiringi tarian serta ritme dalam koreografinya. “Musiknya itu banyak, ada waltz, cha-cha, jive, pop, hip-hop. Untuk iramanya sendiri tergantung jenis lagunya, tentunya line dance sendiri juga gerakannya berbeda-beda untuk setiap tarian,” ucap Meimei.

[Baca Juga: Melawan Alzheimer dengan Line Dance]

Beauty Line Dance belum berdiri lama, tapi komunitas yang menjadikan restoran Eka Ria sebagai markasnya tersebut sudah memiliki anggota sekitar 80 orang yang berasal dari beragam usia. “Untuk line dance dari anak kecil usia tiga tahun, empat tahun, lima tahun sampai nenek-kakek umur 70-an lebih bisa bergabung selama gerakannya bisa diikuti,” kata Meimei.

Terkait usia, ketua komunitas ini menuturkan bahwa salah satu anggotanya yang berusia 78 tahun masih terbilang enerjik dalam menggerakan tubuhnya untuk mengikuti irama. Namun musik yang dipilih berjenis slow dengan gerakan yang tidak terlalu banyak dan rumit.

Komunitas Beauty Line Dance

Selain menggunakan musik yang diputar dengan ponsel dan pengeras suara, komunitas ini juga memanfaatkan live music yang didendangkan Bahana Band saat di restoran Eka Ria untuk menari line dance. “Bahana Band sudah puluhan tahun mengiringi dunia line dance,” pungkas Meimei

Read More

Artikel Lainnya

Sensus Penduduk Tetap Berjalan Secara Daring Selama Pandemi COVID-19

Berita Kawasan

Sensus Penduduk Tetap Berjalan Secara Daring Selama Pandemi COVID-19

07 April 2020, 11:00

Menurut data Disdukcapil Kota Tangerang, per 2 April, sejumlah 103.667 keluarga Kota Tangerang telah berpartisipasi sensus penduduk online 2020.

Kemendikbud Akan Beri Sertifikat Penghargaan 15.000 Relawan Mahasiswa

Pendidikan

Kemendikbud Akan Beri Sertifikat Penghargaan 15.000 Relawan Mahasiswa

07 April 2020, 10:00

Relawan mahasiswa kesehatan yang membantu menangani COVID-19 ini akan diberikan sertifikat yang dapat dikonversikan menajdi SKS.

4 Rekomendasi Film Romantis Selama Isolasi Diri

Berita Kawasan

4 Rekomendasi Film Romantis Selama Isolasi Diri

07 April 2020, 09:00

Film-film romantis berikut bisa temani Anda isolasi diri di rumah. Ada empat film pilihan kami yang bisa ditonton dari beberapa aplikasi streaming film.

Terminal Giwangan Rajin Disinfeksi untuk Antisipasi Covid-19

Berita Kawasan

Terminal Giwangan Rajin Disinfeksi untuk Antisipasi COVID-19

07 April 2020, 08:00

Sebagai salah satu upaya untuk mencegah menyebarnya Virus Corona, Terminal Giwangan rajin didisinfeksi per tiga hari.


Comments


Please Login to leave a comment.