Jathayu.jpg

Berita Kawasan

Komunitas Seni Jathayu Umeg Menggugah Seni dengan Lomba Tari Kreasi

Masa pandemi kali ini menjadi salah satu pukulan bagi pemrakarsa kesenian di Indonesia. Mulai dari penayangan film di bioskop yang sempat dilarang, panggung-panggung pun sepi oleh sebab keresahan dan ketakutan. Masyarakat pegiat seni tidak ingin menjadi pusat dari penyebaran COVID-19 sebagaimana masyarakat penonton kesenian juga enggan terlibat dalam keramaian yang biasanya ada dalam panggung kesenian. Sempat terpikirkan bahwa ruang-ruang kesenian pun akan redup oleh sebab pandemi yang tak kunjung berakhir.

Meskipun demikian, banyak pegiat seni yang mulai mentransformasikan kebutuhan panggung konvensional menjadi ruang virtual. Pertunjukan-pertunjukan teater mulai ditayangkan secara daring dengan beragam platform, lomba-lomba kesenian mulai digelar tanpa panggung, dan keduanya menggunakan media videografik sebagai sarana. Hal yang sama dilakukan oleh Jathayu Umeg dengan mengadakan Lomba Tari Kreasi Tradisional.

Jathayu Umeg memproklamasikan diri sebagai Komunitas Seniman Wajak. Dalam komunitas ini ada kegiatan teater, seni tari, seni lukis, seni wicara, bonsai, dan sebagainya. Sebagai sebuah komunitas mereka tidak memiliki ruang kesenian pasti, mereka bergerak secara nomaden sesuai kebutuhan dan lokasi anggota yang hendak mengadakan kegiatan. Namun demikian, sebagaimana namanya, komunitas ini bisa dikontak di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Jathayu 2.jpg

Dalam masa pandemi ini Jathayu Umeg termasuk komunitas kesenian yang menolak mati. Banyak senimannya yang masih berkarya, seperti melukis, membuat lakon teater, sampai membuat beragam pelatihan daring. Hal ini menjadi salah satu alasan Lembaga Pengembangan Seni Jatim untuk menggandeng Jathayu Umeg dalam menyelenggarakan Lomba Tari Kreasi Tradisional. Lomba ini diikuti oleh praktisi seni tari dari berbagai kota di Indonesia.

“Lomba ini merupakan wujud penawaran dan pemantik kreasi tradisi untuk kaum milenial,” ungkap Jathayu Umeg ketika kami konfirmasi tentang visi lomba ini pada 31 Maret 2021. Sejak dibukanya pendaftaran sampai seminggu setelahnya, beragam peserta mengunggah video tari di akun instagram pribadi dan tag akun instagram @jathayu.umeg untuk dapat dianggap sebagai peserta sah. Peserta-peserta dengan bakat kreasi tradisi pun bermunculan, justru bukan dari penari senior, tetapi para milenial muda, seperti Wildan dari Bantul, Silvi dari Malang, dan Uwik dari Wajak.

Apa yang dikerjakan oleh Jathayu Umeg ini membuktikan bahwa semesta kesenian tidak berhenti meskipun didera pandemi. Boleh jadi pertemuan antara penonton dan pegiat seni tidak terjadi, tetapi tepuk tangan virtual masih dapat tersambungkan.


Read More

Artikel Lainnya

UTBK di ITB Capai 23.705 Orang 3.jpg

Pendidikan

Sebanyak 23.705 Orang Ikuti UTBK di Institut Teknologi Bandung

15 April 2021, 09:00

Pelaksanaan UTBK di ITB terdapat di beberapa lokasi, yakni di Kampus ITB dan di sejumlah sekolah menengah

pusdai3.jpg

Berita Kawasan

Kasus Terkonfirmasi COVID-19 Menurun, Masjid Pusdai Bandung Gelar Salat Tarawih Berjamaah

15 April 2021, 08:30

Kota Bandung menunjukan grafik menurun, sehingga beberapa Masjid besar di Kota Bandung sudah diizinkan untuk melakukan salat tarawih berjamaah.

Vaksinasi UPi 3.jpg

Kesehatan

Universitas Pendidikan Indonesia Lakukan Vaksinasi untuk Ribuan Dosen dan Tenaga Kependidikan

15 April 2021, 08:00

Sebanyak 2.000 Dosen dan Tenaga Kependidikan melakukan vaksinasi di Gymnasium UPI pada 5-7 April kemarin. Vaksinasi kali ini mayoritas diperuntukan bagi dosen dan tenaga pendidikan UPI yang berusia di bawah 60 tahun.

Dekan Psikologi Undip

Pendidikan

Prof. Dian Ratna Sawitri, Sosok di Balik Prodi Terfavorit UNDIP

14 April 2021, 06:30

Prodi paling Favorit yang banyak diminati calon mahasiswa pada SBMPTN tahun 2021 di Universitas Diponegoro adalah Prodi Psikologi. Prodi ini memiliki peminat mencapai 3.538 orang.


Comments


Please Login to leave a comment.